fbpx

Membedah Strategi Perang Para CEO Pemenang

Sumber: freepik.com/@yanalya

 

Menjalankan bisnis dapat ibaratkan sebagai perang. Menurut Anda, faktor apa yang menyebabkan terjadinya kemenangan atau kekalahan? Tidak perlu susah payah mencari jawabannya karena Anda adalah jawaban tersebut. Kemenangan atau kekalahan ada di tangan Anda. Ini bukan tentang apa bisnisnya tapi siapa CEO-nya.

Sebauh petuah bijak berbunyi:

Orang paling penting dalam keluarga adalah orang tuanya

Orang paling penting dalam pasukan perang adalah jenderalnya

Orang paling penting dalam kelas adalah gurunya

Mereka adalah sang pemegang kendali. Sang pengambil keputusan. Garda terdepan.

 

Nah, dalam bisnis Anda sebagai CEO adalah sang pemegang kendali. Anda yang menentukan apakah tim Anda menang atau kalah dalam medan perang. Dalam segala macam situasi, performa bisnis ada di bawah kendali Anda. Anda yang bisa mengatur bagaimana tim bekerja mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Bahkan di saat krisis sekalipun, Anda adalah orang yang harus bisa diandalkan. Tak sedikit kisah CEO yang sukses menjadi pemeang di tengah keganasan krisis. Bisnisnya tumbuh hingga 10x lipat. Gila kan?

Semua kegilaan tersebut terjadi karena strategi dan taktik yang digunakan CEO dalam melewati masa-masa normal dan krisis. Untuk itu, Sekolah CEO hadir kembali. Menjadi ruang para CEO bertemu dan belajar dari para pembicara yang tidak diragukan lagi kemampuannya dalam dunia bisnis.

Acara in sangat cocok untuk para CEO garda terdepan. Apalagi di tengah situasi pandemi seperti sekarang. Setiap bisnis berusaha survive dan bertahan di tengah serangan pandemi. Mencoba menjadi pemenang. Di balik upaya untuk bertahan ini terdapat sosok hebat yang terus bergerilya mencari cara kreatif agar perusahaan dapat menampilkan performa yang baik.

 

Dari acara ini, apa yang Anda dapatkan:

  1. Menjadi arsitek dan merancang Business Framework untuk bisnis Anda secara utuh
  2. Langkag-langak merekrut dan membina tim kelas A yang loyal dan 100% agresif berjuang membesarkan bisnis Anda
  3. Cara menemukan produk terbaik untuk ditawarkan dan dijual dalam bisnis Anda
  4. Bagaimana meledakkan penjualan dengan cara yang murah tapi ultra efektif. Kombinasi dari penawaran yang tak akan ditolak, Viral Marketing, Growth Hacking, Geurilla Marketing, dan Digital Marketing
  5. Menggunakan copywriting untuk website, social media, dan email blast yang menghipnotis audien
  6. Scale up sistem Anda untuk meraig free cash yang lebih besar. Bisnis itu yang penting bukan asetnya tapi cash-nya dan free cash-nya
  7. Modul Fisik Training untuk membantu Anda set up bisnis
  8. Networking dengan puluhan CEO untuk memperluas jaringan

Temukan strategi dan perang dari para CEO yang sudah jago dalam melewati krisis. Anda bisa belajar dari pengalaman mereka menjadi pemenang perang.

Kesalahan Fatal yang Seharusnya Tidak Anda Lakukan Bila Tidak Ingin Calon Karyawan Kabur

Sumber: freepik.com/@stories

Rekrutmen itu perkara susah-susah gampang. Dalam bisnis, rekrutmen merupakan proses penting tapi bila tidak tangani dengan serius akan menjadi batu sandungan perjalanan bisnis Anda. Memimpin sekumpulan orang yang berbeda merupakan tantangan besar. Menggerakkan orang-orang yang berbeda baik dalam hal karakter dan latar belakang bukanlah urusan yang bisa disepelekan seolah menjentikan jari begitu saja.

Apalagi dalam bisnis tidak ada yang namanya single fighter. Bisnis adalah tentang kinerja tim. Anda tidak akan melangkah kemana-mana tanpa kerja tim. Namun membangun tim yang solid juga tidak bisa dilakukan dalam sekedipan mata. Belum lagi persoalan-persoalan semacam ini; tim banyak tapi nggak efektif, tim sedikit tapi nggak solid karena setiap orang ingin maunya sendiri. Bagaimana kepala tidak pusing jika dihadapkan dengan permasalahan sumber daya manusia tersebut/?

Permasalahan ataupun permasalahan yang muncul itu wajar. Tidak ada bisnis tanpa permasalahan. Tinggal bagaimana Anda sebagai leader menyikapinya.

Hidup adalah tentang melakukan kesalahan, kesalahan, dan kesalahan. Dari sanalah kita belajar Yang perlu menjadi catatan adalah tidak melakukan kesalahan yang sama. Jangan sampai Anda masuk ke lubang yang sama!

Berikut ini adalah kesalahan-kesalahan dalam pengelolaan SDM yang kerap terjadi. Daftar kesalahan fatal ini seharusnya tidak Anda lakukan lagi.

 

1. Asal Merekrut Orang

Ibaratnya, Anda tengah mencari seseorang yang siap diajak bertarung di medan perang. Anda tentu tidak ingin merekrut sembarang bukan? Bayangkan! Apa jadinya tim Anda bila diisi oleh orang-orang yang tidak sesuai? Jangankan meraih kemenangan, membayangkanya sudah terlalu jauh.

Kunci merekrut orang adalah ketahui tim yang ingin Anda bentuk seperti apa. Semua bergantung pada apa yang Anda inginkan. Jika Anda saja tidak tahu tim seperti apa tim yang hendak dibentuk, Anda tidak akan menemukan orang yang tepat karena menentukan kriterian orang yang Anda inginkan saja tidak bisa.

Buat kriteria sejelas mungkin sehingga baik Anda maupun calon karyawan benar-benar tahu tingkat kecocokan kalian saat bekerja nantinya. Semakin jelas apa yang Anda inginkan, semakin mudah pula Anda menemukan tim yang tepat.

 

2. Tidak Memperhatikan Faktor Kecocokan

Kesalahan fatal lainnya yang sebaiknya tidak dilakukan. Kualifikasi memang penting tapi jangan sampai mengabaikan faktor kepribadian calon karyawan. Anda perlu memastikan bahwa kepribadiannya memang cocok dengan budaya perusahaan Anda. Tanpa kecocokan, Anda dan tim tidak akan pernah sejalan.

 

3.  Tidak Memberikan Job Description yang Jelas

Job Description yang jelas akan sangat membantu pelamar kerja untuk mengetahui apa yang dikerjakannya nanti. Dari sinilah, pelamar kerja bisa menimbang-nimbang apakah pekerjaan ini sesuai dengan mereka atau tidak. Anda sebagai pemilik bisnis pun akan semakin mudah memberikan arahan bila job description diterangkan secara jelas.

Ketidakjelasan job description akan mempengaruhi kinerja Anda dan karyawan. Apabila job description tidak dijelaskan dengan baik di awal, kemungkinan besar terjadi miskomunikasi antara Anda dan karyawan.

Kalau Anda Kalah Modal, Anda Harus Menang Gila!

 

Sumber: freepik.com/@cookie.studio

Di dalam bisnis, tidak dikenal dengan istilah single fighter. Semua merupakan hasil jerih payah tim. Semua anggota saling membantu dan mendukung demi tercapainya tujuan yang sudah ditetapkan. Namun, untuk menuju ke sana, ada saja kendalanya. Ada pemimpin yang memiliki banyak tim tapi tidak produktif. Ada pemimpin yang memiliki sedikit tim, tapi maunya banyak. Karena ada banyak kepala di dalamnya, pikiran setiap anggota tim punya kecenderungan saling berbenturan.  

 

Terkadang muncul perselisihan, namun hal itu sangat wajar terjadi. Yang tidak wajar adalah ketika perselisihan tersebut awet bersarang di kantor. Hingga menciptakan vibrasi yang tidak menyenangkan. Ujungnya bikin tim sulit untuk mencapai kerja yang maksimal. 

 

Perkara tim jangan pernah dianggap sepele. Waspada! Tim bermasalah bisa menghancurkan bisnis Anda. Tim seakan pisau bermata dua, bila dikelola dengan baik akan memberi efek luar biasa. Sebaliknya, bila salah treatment siapkan mental dan bendera putih, tanda bisnis berada di ujung tombak hanya karena perilaku tim. 

 

Bermula dari obrolan dengan para pebisnis dan pengalaman selama beberapa tahun, BisnisHack mencanangkan untuk mengadakan Sekolah HRD. Event ini digelar atas kepedulian BisnisHack untuk terus maju bersama dengan sesama pelaku bisnis untuk memajukan Indonesia. Karena setelah mengikuti event ini pun, para alumni tidak akan dibiarkan dan dilepas. BisnisHack selalu menjaga komunikasi dan hubungan dengan tetap menerima keluhan terkait permasalahan bisnis di kemudian hari. Karena tujuan kami pada akhirnya adalah untuk menjalin keluarga bukan sekadar sebagai hubungan event organizer dan peserta saja. 

 

Melihat banyaknya kasus pebisnis yang mengeluh timnya susah diatur, timnya kurang produktif menjadi urgensi bagi para pebisnis lainnya untuk belajar dan mendalami strategi daging dari para pemateri yang kredibilitasnya telah teruji. Sebelum terjatuh ke lubang yang sama, lebih bijaksana untuk waspada dan cari celah untuk tidak ikutan jatuh. Karena belajar dari pengalaman orang lain merupakan guru terbaik. Bayangkan, pemateri yang telah melewati jatuh bangun bertahun-tahun cukup membeberkan strategi yang teruji works hanya dalam waktu dua hari. Artinya Anda tak perlu ikut-ikutan menghabiskan waktu selama bertahun-tahun juga untuk bongkar pasang cara yang pas. 

Sekolah HRD ini adalah satu-satunya training yang tidak akan banyak membahas teori dalam buku-buku HRD mainstream. Sebaliknya Anda akan diajak praktik dari materi hasil pengalaman dan walk the talk Satia Pradana, Founder Inspira Group selaku pemateri Sekolah HRD kali ini. Poin penting yang akan diajarkan di sini berupa hiring, handling, dan retaining tim dengan cara efektif dan tidak biasa. Dari situlah kami beri nama event ini ‘Sekolah HRD Gila’. 

 

Mengenal Hasnul Suhaimi, Orang Paling Berpengaruh dalam Pengembangan Perusahaan Telekomunikasi

Sumber: swa.co.id

 

Membicarakan perusahaan telekomunikasi ternama di Indonesia tidak lengkap kalau tidak menyebutkan nama Hasnul Suhaimi. Orang paling berpengaruh dalam bisnis telekomunikasi ini tak perlu diragukan lagi track recordnya. Ia benar-benar membuktikan sebagai leader dan CEO yang andal dalam memimpin perusahaan.

 

Dikenal sebagai praktisi telekomunikasi asal Indonesia. Hasnul memegang jabatan sebagai CEO PT Excelcomindo Pratama dari tahun 2006 hingga 2015.  Sebelumnya ia juga diketahui pernah bekerja di PT Indosat dari tahun 1983 sampai 2006. Pengalamannya dalam bisnis telekomunikasi sudah belasan tahun.

 

Semenjak ia memegang jabatan sebagai CEO perusahaan telekomunikasi tersebut, catatan prestasi banyak ditorehkan oleh Hasnul. Ia membuat gebrakan besar dan melakukan transformasi signifikan. Menerapkan startegi baru untuk menguatkan jaringan dan pemasaran. Selain itu ia juga melakukan konsolidasi internal perusahaan.

 

Apa dampaknya?

Jaringan telekomunikasi yang dihasilkan oleh perusahaan pimpinannya tersebut menawarkan layanan bertarif rendah. Layanan ini memikat konsumen dan menaikkan pangsa pasar, pendapatan, dan keuntungan perusahaan. Keputusan Hasnul ini dinilai sangat berani dan mengagumkan karena memberikan pengaruh besar. Strategi bisnisnya diacungi jempol oleh para pebisnis lainnya.

 

Perjalanana Hasnul sebagai pebisnis tidak bisa dikatakan mulus dan mudah. Sebelum menjabat sebagai CEO perusahaan telekomunikasi, ia mengawali karir sebagai instrument engineer. Ia mampu menunjukkan performa yang mengesankan karena berhasil memerbaiki alat dalam 3 hari. Akhirnya ia pun diterima di perusahaan Schlumberger Indonesia. Karir awalnya bisa dikatakan sebagai tukang solder.

Saat terjadi penurunan harga minyak tahun 1982 dan berdampak pada perusahaan tempatnya bekerja, ia mulai mengambil ancang-ancang untuk melihat peluang lain. Ia pun memutuskan terjun dan industri telekomunasi. Semenjak itu, ia terus menorehkan prestasi dalam industri ini.

Strategi Challenge ini Bisa Bikin Tim Anda Solid dan Siap Perang Kapan Saja

Bicara soal pemimpin, sepertinya tidak akan ada habisnya. Banyak yang bilang untuk menjadi pemimpin, Anda harus tegas. Ada yang bilang juga, Anda harus detail dan disiplin. Ada juga yang bilang pemimpin harus kreatif dan inovatif. Semuanya memang benar, pemimpin menjadi image perusahaan. Menjadi corong perubahan. Menjadi kambing hitam ketika kalah. Sering dilupakan ketika menang. 

Sebentar… sebelum terlalu jauh, sebenarnya apa sih definisi pemimpin itu? Menurut John C. Maxwell, ‘Leadership is influence, nothing more, nothing less’. Jadi pemimpin itu proses influence untuk memberdayakan orang agar bisa mencapai goals. Untuk bisa memberdayakan orang, pastinya kita harus mampu menemukan cara untuk treatment tim. 

 

Ngomongin soal handling dan treatment tim, saya rasa Founder Inspira Group, Satia Pradana adalah orang yang tepat untuk dijadikan pembelajaran. Dari awalnya ia mengelola puluhan hingga kini mencapai ratusan tim yang isi kepalanya berbeda-beda namun tetap produktif.

Menurutnya, ada poin penting yang harus selalu diterapkan ketika Anda ingin meng-handle tim. Apakah itu? Yap, apresiasi. Riset menyebutkan salah satu yang paling diinginkan karyawan dari pemimpinnya adalah apresiasi. ‘If you don’t show appreciation to those that deserve it, they’ll learn to stop doing things you appreciate’. 

Kebanyakan dari kita dididik dengan cara mengevaluasi. Dengan cara melihat, memperhatikan, mengkritik ketika ada yang salah. Tapi sepertinya berat sekali untuk memuji, menyemangati, mengapresiasi, berterima kasih dengan tulus ke orang-orang yang berprestasi. Lihat saja di sekolah, guru berfokus ke murid yang nakal, berisik, nilai jelek, datang telat, bolos, dan seterusnya. Jangan-jangan itu kebawa juga sama kita di kantor. Kita fokus ke orang-orang yang bermasalah. Sampai lupa kalau yang berprestasi butuh diapresiasi biar merasa dihargai. Jadi, sebagai leader yang keren dan dicintai timnya, Anda perlu sering mencari-cari alasan untuk mengapresiasi tim Anda. 

 

Selain apresiasi, ada beberapa challenge yang dilakukan oleh Satia Pradana dalam meng-handle dan membentuk mental timnya. Bahkan menjadi ciri khas dan jadi pembicaraan kalangan luar. Bagi sebagian orang mungkin tak percaya tentang hal tersebut. Tapi bagi orang-orang terdekat atau mereka  yang berguru padanya, mereka mengamininya. Apapun yang dia lakukan ke timnya adalah hal GILA! 

 

Nah, ada satu challenge yang paling fenomenal dan paling tidak masuk akal menurut kebanyakan orang di luar sana. Yap, ‘bankrupt game’. Satia Pradana memang hobinya ‘ngebuang’ tim ke luar kota bahkan ke luar negeri. Cara main game ini adalah, beberapa tim akan dipilih secara random. Kemudian di hari itu juga, beberapa orang terpilih akan disebar ke beberapa daerah tanpa membawa apapun kecuali kartu identitas dan baju yang menempel di badannya. Nah, orang-orang tadi akan diberi tiket pesawat terbang sesuai tujuan yang sudah ditentukan. Selanjutnya mereka diharuskan survive dan harus menyelesaikan misi tertentu setelah sampai di daerah tujuan. Lalu bagaimana mereka pulang? Mereka harus bisa pulang dengan caranya sendiri. 

Mungkin sebagian orang akan menganggap ini adalah cerita bualan saja. Namun siapa sangka, challenge ini justru berhasil membentuk timnya untuk lebih militan, solid, dan rela perang kapan saja dan bagaimana pun caranya. 

 

Strategi yang dipakai Satia Pradana tak harus Anda terapkan di perusahaan yang Anda pimpin. Karena setiap orang pasti punya cara dan gayanya masing-masing. Strategi tadi menjadi salah satu amunisi yang barangkali Anda tertarik untuk menduplikasinya.

Sekarang Saatnya! Belajar dari Masternya Langsung

 

Bisnis Anda masih gitu-gitu aja?

Kini saatnya Anda berbenah dan bawalah bisnis ke level berikutnya. Jika saat ini bisnis Anda masih di level 1.0 maka sekarang waktunya untuk menaikkan ke level 2.0. Ada tiga level bisnis yakni level 1.0, level 2.0, dan level 3.0. Setiap level memiliki tantangan dan masalahnya masih-masing. Tantangan dan masalah tersebut mendorong bisnis Anda untuk mencapai banyak hal daripada sebelumnya.

Untuk itu pebisnis diharapkan tidak hanya berpuas dengan pencapaian bisnisnya. Dengan prinsip improvement Anda tentu ingin bisnis tersebut mencapai hal-hal lain dan jauh lebih besar.  Ketika sudah naik ke level baru, Anda akan menemukan tantangan-tantangan baru yang membutuhkan trik-trik tertentu.

Di level 1.0 biasnaya Anda akan dihadapkan empat masalah dasar yakni produksi, omset/penjualan, biaya-biaya, dan pembukuan. Setelah masalah teratasi di level 1.0, artinya Anda juga telah mencapai tujuan yang selama ini telah direncanakan. Tidak ada masalah dengan penjualan dan produksi.

Sementara itu bisnis level 2.0 cenderung lebih rumit dan kompleks. Masalah yang dihadapi adalah masalah operasional, pelanggan/konsumen, sumber daya manusiia, hingga mitra usaha. Ada satu masalah di level 2.0 yang terkenal cukup memusingkan dan sangat menantang untuk pebisnis, yakni masalah keuangan.

Nah dalam bisnis level 3.0, bisnis Anda telah stabil. Permasalahan-permasalahan di level 1.0 dn 2.0 sudah terselesaikan. Kini Anda bisa lebih santai. Yang perlu Anda lakukan adalah ekspansi bisnis.

Mengingat pentignya scale bisnis ke level berikutnya dan banyaknya permintaan dari para CEO, Bisnishack bekerjasama dengan para master di bidang bisnis. Mereka telah melewati level-level bisnis selama ini. Bersama dengan mereka, para CEO bisa belajar mengenai pengembangan bisnis.

Bisnishack mengajak Helmy Yahya, Sandiaga Uno, Gita Wirjawan, hingga Mardigu Wowiek. Mendatangkan mereka dan menyatukan dalam satu ruang. Mereka akan buka-bukaan selama tiga hari penuh dan sangat intens tentang bisnis. Kini, Anda bisa belajar dari masternya langsung.

Menjadi Leader? Ini Loh yang Harus Anda Perhatikan

Sumber: freepik.com/@pch.vector

 

Leader atau pemimpin bukanlah orang yang sekadar nyuruh-nyuruh. Ia adaah `dalang` di balik berjalannya sebah perusahaan. Ialah otak yang mengatur sebuah perusahaan bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan.  Bisa dikatakan leader itu adalah Master of Mind.

Sebagai Master of Mind, leader harus mampu menggerakkan timnya agar dapat bekerja sama dalam mewujudkan tujuan yang telah direncanakan. Mengapa Anda harus menjadi Master of Mind? Jawabannya sederhana karena adalah bisnis itu tentang siapa, bukan apa. Siapa yang menjadi pemimpinnya. Andalah yang membawa bisnis ke tangga kesuksesan atau kegagalan.

 

It`s not the gun, it`s man behind it

 

Anda sebagai leader mempunyai peran besar dan penting. Apapun bisnisnya, bagaimanapun kondisinya, hidup dan mati bisnis Anda ada di genggaman Anda. Ketika keadaan sedang sulit-sulitnya dan muncul pesimisme, Andalah yang punya kendali untuk memecahkan masalah dan memunculkan optimisme.

Banyak pengalaman dari bisnis besar yang melewati setiap masa. Mampu bertahan karena sosok CEO di baliknya. CEO-CEO inilah leader yang sesungguhnya. Sebagai contoh, bisnis Ciputra yang hampir gulung tikar pada masa krisis 1998. Namun berkat optimisme dan kemampuan leadership yang baik, Ciputra mampu membawa bisnisnya ke luar dari krisis dan melenggang menuju kesuksesan.

Menjadi leader memang tidak mudah. Apalagi leader dengan kemampuan leadership yang baik. Namun bukan berarti tidak dapat dipelajari. Siapapun bisa belajar menjadi CEO dengan kemampuan leadership yang baik. Salah satu kriteria leader yang baik adalah leader dengan kemampuan komunikasi yang mumpuni.

Dari sekian poin yang menggambarkan leader yang baik, kemampuan komunikasi menempati poin nomer pertama. Inilah salah satu kemampuan yang harus Anda kuasai.

Kenapa komunikasi itu penting dalam leadership?

Tak semua orang mampu berkomunikasi dengan baik. Apalagi menjadi komunikator yang andal. Nah dalam membangun tim, Anda harus menerapkan komunikasi terbuka dan menyesuaikan gaya komunikasi berdasarkan kondisi dan preferensi agar tim bergerak selaras dan satu arah.

Bayangkan! Tanpa kemampuan komunikasi, leader tidak hanya kesulitan membangun relasi dengan pihak internal perusahaan tapi juga pihak eksternal. Leader akan kesusahan menjalin kerjasama dengan investor atau klien. Ia juga tidak akan mampu menjalin negosiasi bisnis B2B. Sehingga impian untuk ekspansi bisnis kian jauh.

Jadi, jangan sampai Anda tidak punya kemampuan ini!

Mardigu Wowiek, Pengusaha Sukses yang Nyeleneh dengan Sebutan Bossman Sontoloyo

Sumber: timesindonesia.co.id

 

Sosok satu ini sering melontarkan pernyataan kontroversial. Ia cukup sering mengeluarkan pernyataan berkaitan dengan terorisme, geopolitik, dan geoekonomi. Terbaru pernyataannya tentang virus Covid-19 juga menyita perhatian. Namun di luar semua kontroversinya, Mardigu Wowiek yang kerap disapa Bossman Sontoloyo ini tetaplah pengusaha suskes yang patut dikagumi. Pengalamannya di dunia bisnis begitu cemerlang dan bersinar.

Mengapa ia dipanggil Bossman Sontoloyo? Julukan ini disematkan dalam namanya karena Mardigu dinilai sebagai sosok yang aneh dan nyeleneh. Bagi kawan-kawannya, cara berpikir dan strategi-strategi yang dipakai oleh Mardigu selama ini cukup tak biasa dan tak terpikirkan banyak orang.

Si Bossman Sontoloyo ini adalah pemilik 32 perusahaan berskala nasional dan regional. Bidang usaha yang digelutinya rata-rata adalah minyak dan gas. Tebak berapa pendapatan Mardigu? Dilansir dari telisik.id, pendapatan Mardigu mencapai 2.96 triliun.

Saking suksesnya Mardigu menjalani bisnis ini, diperkirakan apabila ia mematikan kegiatan ekspor gas ke Singapura maka dipastikan negara dengan julukan Kota Singa ini akan mengalami kegelapan karena tidak ada penerangan. Bayangkan! Hebat bukan?

Mardigu Wowiek yang berkecimpung dalam dunia bisnis selama 25 tahun ini juga merambah bisnis digital. Selain dikenal sebagai pebisnis, ia juga adalah penulis buku terutama topik psikologi. Sesuai dengan background pendidikannya saat masih kuliah.

 

Anda Tertarik Belajar Investasi?

Mardigu adalah sosok yang bisa Anda jadikan role model nih. Pengalamannya di dunia bisnis dan bagaimana ia membuat platform urun dana untuk pelaku bisnis dan investor bisnis bisa Anda jadikan pembelajaran. Ia berhasil membuat Santara equity crowdfunding,investasi bagi kaum milenial. Menjadi jembatan untuk pelaku bisnis dan investor bisnis bertemu.

Crazy Rich Indonesia yang Harus Anda Ketahui Pengalamannya di Dunia Bisnis

Sumber: akurat.co

 

Apakah Anda tahu Menteri Perdagangan yang ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat masih menjabat?

Waktu itu, dari deretan nama menteri baru Gita Wirjawan adalah Menteri paling kaya. Ia menggantikan Mari Elka Pangestu. Pemilihan Gita sebagai Menteri Perdagangan tentunya bukan tanpa alasan. Salah satu pertimbangan adalah jejak Gita di dunia bisnis selama ini.

Ia dikenal sebagai salah satu Crazy Rich Indonesia. Harta kekayaannya mencapai 397.6 miliar. Harta yang dimiliki Gita kemungkinan besar terus meningkat. Apalagi harta kekayaan yang dilaporkan Gita saat itu adalah kekayaannya tahun 2009.

Gita juga diketahui sebagai founder dari Ancora Foundation. Yayasan ini bergerak di bidang pendidikan. Memberikan beasiswa kepada anak-anak Indonesia. Tak hanya itu, jejaknya di dunia bisnis semakin luas tatkala ia mengembangkan bisnis properti hunian kelas elit The Maj Collections Hotel and Residence. Kemudian ia juga mengembangkan taman rekreasi Cartoon Network di Bali.]

Dalam bidang investasi, karir Gita juga berjalan dengan baik. Ia mendirikan Ancora Group yang berfokus pada penanaman modal. Perusahaan yang dipimpinya ini mempunyai sektor konsumen dan sumber daya alam. Jadi, selain dikenal sebagai pegiat sosial, politikus, ia adalah banker invetasi.

Gita menjadi sekian nama yang tidak boleh dilewatkan ketika Anda ingin memulai bisnis di bidang investasi. Pengalaman dan pengetahuannya di bidang ini dapat Anda jadikan pembelajaran. Dari Gita, Anda bisa belajar banyak tentang investasi. Apalagi banyak pebisni yang mulai melirik bidang investasi karena dalam ekspansi bisnis, investasi sangat dibutuhkan.

Anda mau ekspansi bisnis?

Mau scale up bisnis?

Mau dapatkan suntikan dana miliaran?

Belajar dulu dengan Gita mengenai investasi dan segala hal yang berkaitan dengan bidang ini.

Inspiratif! Jatuh-Bangun Pengusaha yang Masuk Orang Terkaya Versi Majalah Forbes

Sumber: dara.co.id

 

Sosok satu ini cukup gemilang di kancah perpolitikan Indonesia. Karirnya di dunia politik terbilang mulus. Sosok kelahiran Pekanbaru ini berhasil memegang jabatan sebagai Ketua Tim Pemenangan Pemilu Partai Gerindra. Karirnya kian menanjak kala dia naik menjadi calon Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017.

Sudah bisa menebak siapa dia?

Ya, benar sekali. Dia adalah Sandiaga Uno. Tak hanya dikenal sebagai politikus tapi juga pebisnis sukses. Namanya sempat nangkring dalam daftar deretan orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes. Penasaran dengan rekam jejak Sandiaga?

Sandiaga masuk dalam jajaran dewan direksi:

  • Adaro Indonesia
  • Indonesia Bulk Terminal
  • Mitra Global Telekomunikasi Indonesia
  • Interra Resources Limited
  • iFORTE SOLUSI INFOTEK.

Sejak muda ia telah terjun dalam investasi bisnis. Dimulai tahun 1993, ia bergabung Seapower Asia Investment Limited di Singapura sebagai manajer investasi. Lantas berpindah ke MP Holding Limited Group tahun 1994. Setelahnya ia juga berpindah-pindah perusahaan di bidang investasi. Namun tak seindah bayangan, pada akhirnya perusahaan tempatnya bangkrut dan ia mau tidak mau harus kembali ke Indonesia dengan status sebagai pengangguran.

Selama di Indonesia ia tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Sampai akhirnya ia memutuskan untuk membuka jasa konsultan keuangan. Langkahnya tak berhenti di situ, ia bersama dengan pendiri PT Astra International yakni Edwin Soeryadjaya sukses membangun perusahaan investasi PT Saratoga Investama.

Semenjak itu, Sandi merambah bisnis lain seperti kehutanan, pertambangan, dan telekomunikasi. Sampai-sampai ia dijuluki sebagai pengusaha dengan bermacam-macam bidang.

Investasi dalam dunia bisnis merupakan hal penting. Untuk ekspansi bisnis, Anda harus terjun ke bidang ini dan menjadi investor. Investasi adalah kegiatan penanaan modal. Dari penanaman modal ini, Anda akan mendapatkan dana bagi hasil dari pelaku bisnis yang menjalankan usaha.

Nah, Anda yang tertarik dengan investasi tentunya tidak boleh melewatkan Sandiaga Uno. Anda bisa mendapatkan pengetahuan dari pengalaman Sandi dalam menjalankan investasi selama ini. Ibaratnya nih, ngomongin investasi ya berarti ngomongin Sandiaga Uno.

Jadi, apakah Anda tidak ingin belajar dari jagoan di bidang bisnis dan investasi ini?