10 Tips Menjadi Kaya dengan Bisnis Properti

Kaya, ya kata ini tentu menggiurkan bagi Anda. Menjadi kaya merupakan impian semua orang. Memiliki segalanya dan tidak kekurangan apapun merupakan bagian dari tujuan hidup. Bekerja untuk mendapatkan pundi-pundi kekayaan adalah hal yang dilakukan hampir semua orang. Tapi jika masih dengan menjadi pegawai kemungkinan tersebut sangatlah kecil. Bisnis, ya dengan kegiatan ini tentu akan menjadi pintu tersendiri menuju kemapanan finansial. Salah satu bisnis yang memberikan tawaran keuntungan yang tinggi adalah bisnis properti. Jika Anda berminat untuk mengumpulkan pundi-pundi kekayaan melalui bisnis ini maka sebaiknya Anda memperhatikan sepuluh tips berikut ini.
1. Mulailah berinvestasi dengan seimbang

Bagi Anda yang masih terbilang pemula di bidang bisnis maka jangan mengambil keputusan dengan cepat dalam menggunakan modal yang dimiliki. Mulailah berpikir jangka panjang dan mulailah menginvestasikan modal awal yang Anda miliki dengan seimbang. 
Sembari mengenali lingkungan bisnis, maka Anda bisa menginvestasikan modal yang dimiliki di bisnis properti orang lain. Dari situ nantinya akan didapat banyak pelajaran untuk perkembangan bisnis Anda sendiri.
2. Pahami seluk beluk dunia properti
Sama halnya dengan mengkomsumsi makanan, bisnis pun demikian. Sebelum masuk menjadi bagian dari bisnis properti maka sebaiknya Anda mengenali kebutuhan dan berbagai hal yang berhubungan dengan dunia properti. Karena setiap bisnis memiliki tantangannya sendiri, sebaiknya Anda menjadi pelaku bisnis yang cerdas dan penuh pertimbangan yang matang.
3. Tentukan sasaran konsumen
Setelah menentukan pilihan bisnis properti maka yang selanjutnya menjadi fokus Anda adalah menentukan sasaran konsumen. Bisnis properti adalah bisnis yang langsung menyentuh kemasyarakat, sehingga penggolongan sasaran konsumen menjadi hal penting. Jika masyarakat yang menjadi sasaran konsumen adalah menengah kebawa maka mulai memikirkan tentang tipe properti yang mereka perlukan bahkan harga properti yang bisa mereka jangkau nantinya. 
4. Pahami kebutuhan konsumen 

Kebutuhan konsumen adalah hal penting yang harus diketahui oleh seorang produsen. Bisnis properti tidak pernah jauh dari yang namanya hitung-hitungan harga. Kebutuhan konsumen akan selalu berbanding lurus dengan harga. Contohnya jika konsumen membutuhkan rumah dengan fasilitas wifi dan sebagainya, maka sebagai pebisnis Anda harus menyiapkannya, begitupun dengan kebutuhan rumah yang unik dengan fasilitas tertentu yang harus menjadi fokus untama Anda sebagai pengembang. 
5. Mengumpulkan tabungan sebelum memulai bisnis sendiri

Modal. Ya, inilah yang sering membuat pusing pebisnis pemula. Memulai mendirikan sebuah bisnis memang memerlukan modal yang tidak sedikit.  Jadi jika Anda memang serius dalam bidang bisnis nantinya, maka sedari sekarang pikirkan kebutuhan modal yang harus dimiliki dan cara untuk mendapatkannya. 
6. Buatlah riset-riset kecil tentang lokasi
Dunia bisnis khususnya properti sangat berpengaruh besar terhadap lokasi. Karena salah satu pertimbangan utama bagi konsumen untuk membeli ataupun berinvetasi dibidang properti adalah lokasi. Masyarakat akan cenderung memilih tempat tinggal yang lokasinya memudahkan mereka terhubung dengan tempat kerja ataupun bagian-bagian tertentu yang menjadi fokus mobilitas mereka. Lakukanlah riset ataupun survei untuk menentukan lokasi bagi bisnis Anda. Riset ini penting sehingga nantinya ketika Anda berinvestasi tidak akan mengalami kerugian.
7. Mencari mitra usaha

Mencari mitra usaha. Bagaimana pun juga sebuah bisnis tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain. Sebagi pemula Anda perlu mencari mitra agar dalam proses bisnis ini ada yang memberikan masukan ataupun ide-ide yang lebih baik lagi dan Anda tidak bekerja sendirian. 
Mitra usaha ini dapat membantu permodalan ataupun dalam proses pengembangan bisnis nantinya. Selain itu, mitra bisnis juga dapat membantu dalam penjualan maupun pemasaran. Pilihan mitra bisnis bisa individu, kelompok ataupun media patner. Yang perlu diperhatikan ketika memilih mitra bisnis yaitu antara kedua belah pihak memiliki visi dan misi yang sama, sehingga akan memudahkan bisnis yang dirintis tersebut  mencapai kesuksesan.
8. Strategi prencanaan lahan

Setelah melakukan berbagai hal non teknis maka sebagai pelaku usaha Anda perlu memikirkan perencanaan lahan terhadap bisnis properti. Lahan merupakan bagian langsung dan menjadi bagian yang akan menentukan keuntungan dari bisnis ini. menggunakan lahan dengan fungsi yang semaksimal mungkin akan memberikan keuntungan tersendiri. 
Bisnis properti seperti perumahan ataupun apartemen sangat membutuhkan perencanaan lahan yang efisien sehingga investasi yang dilakukan benar-benar menguntungan. Semakin bagus perencanaan lahannya maka keuntungan yang diperoleh pun akan semakin tinggi. 
9. Strategi keuangan
Hal yang sangat sensitif untuk sebuah bisnis adalah menyangkut tentang keuangannya. Memulai usaha dengan modal dan mendapatkan keuntungan adalah tujuan utama. Maka diperlukan kemampuan khusus dalam strategi keuangan. Bisnis properti adalah bisnis yang memerlukan modal besar dan sebagai pemilik binis Anda harus mampu melakukan strategi manajemen keuangan yang baik. Sehingga seluruh modal tidak akan habis hanya untuk pembuatan rumah atau apartemen namun beberapa modal masih tersisa untuk kebutuhan lainnya.
10. Strategi penjualan
Sehebat apapun bisnis properti yang ditawarkan tidak akan berhasil apabila strategi penjualannya gagal. Hal ini berdampak besar terhadap usaha properti yang ada, bahwa pemasaran harus mampu menjual segala jenis properti yang disediakan dan itu harus tepat sasaran. Seperti yang dipaparkan sebelumnya tentang sasaran konsumen bahwa pemasaran ini baiknya sejalan dengan konsumen yang menjadi sasaran. Selain sejalan dengan konsumen, pemasarannya pun harus menggunakan cara-cara yang membuat konsumen tertarik dan tidak terlalu dibebankan secara finansial. 
Salah satu contoh dalam pemasaran bisa menggunakan sistem kredit yang tidak menggunakan bunga atau DP dan sebagainya. Ini penting mengingat saingan di dunia properti juga tidak sedikit. Anda harus mengimbangi kemampuan membangun bisnis dengan kemampuan memasarkan bisnis tersebut.
Inilah sepuluh tips yang bisa Anda coba apabila ingin menjadi kaya melalui bisnis properti. Selamat mencoba dan jangan pernah menyerah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *