Kisah Perjalanan dan Filosofi Bisnis Jack Dorsey

Mungkin masih banyak orang yang tidak tahu atau bahkan tidak pernah mendengar nama Jack Dorsey. Namun, bagaimana jika yang disebutkan adalah nama “Twitter”? Pasti Anda akan langsung mengetahui situs media sosial yang sangat terkenal ini. Jack Dorsey adalah pendiri dari situs media sosial yang sering Anda gunakan untuk update dan berkomunikasi dengan rekan-rekan Anda. Pertama-tama mungkin kita aneh mendengar ketentuan Twitter yang hanya memberikan kita 140 karakter dalam satu tweet, namun nyatanya ide ini sangat disukai oleh masyarakat luas.
Sekilas tentang Jack Dorsey
Jack Dorsey merupakan seorang web developer dan seorang pengusaha yang dikenal atas penciptaannya akan Twitter. Dia juga dikenal sebagai pendiri dan CEO dari Square, layanan pembayaran pada perangkat seluler. Atas pencapaiannya, ia disebut sebagai satu dari 35 inovator sukses di dunia yang masih berusia di bawah 35 tahun oleh MIT Technology Review TR35 pada tahun 2008. Tidak hanya sampai di situ, pada tahun 2012 ia dianugerahi “Innovator of the Year Award” oleh The Wall Street Journal pada tahun 2012 untuk bidang teknologi.
Jack Dorsey lahir di St. Louis, Missouri, pada tanggal 19 November 1976. Ia dibesarkan di tempat kelahirannya oleh kedua orang tuanya yang bernama Marcia (Smith) dan Tim Dorsey. Ia adalah keturunan Italia yang dibesarkan dengan agama Katolik. Ia juga sudah tertarik dengan hal-hal yang berbau teknologi dan komputer. Ia juga sudah belajar banyak hal mengenai pemrograman, muali dari logika dasar sampai dengan bahasa pemrograman yang sudah ia kuasai. 
Ketertarikannya ini membuat Dorsey menjadi seorang anak yang selalu ingin tahu mengenai perkembangan zaman. Rasa ingin tahunya ini mencapai puncaknya ketika ia melihat sistem informasi yang bertujuan untuk mengordinasi para supir taksi yang terorganisir dengan baik dan cepat sehingga ia berhasil membuat sebuah perangkat lunak yang berfungsi untuk mengontrol sistem antrean para supir taksi ketika usianya masih 15 tahun. Perangkat lunak buatannya ini kini masih digunakan di beberapa perusahaan taksi.
Setelah lulus dari sebuah sekolah menengah atas Katolik bernama Bishop DuBourg High School, ia melanjutkan studinya di Missouri University of Science and Technology dan pindah ke New York University. Di New York University itulah ia pertama kali mendapatkan idenya untuk membuat situs bernama Twitter. Sambil bekerja sebagai programmer, ia pindah ke California.
Asal mula Twitter
Pada saat itu, instant messaging merupakan hal yang sangat populer. Terinspirasi dari LiveJournal dan AOL Instant Messenger, ia mulai berencana untuk membuat layanan pesan singkat yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan sebuah kelompok kecil. Ia ingin memasukan konsep SMS ke dalam situsnya ini. Idenya ini ia sampaikan kepada sebuah perusahaan IT bernama Odeo di Silicon Valley.
Dengan bantuan dana dari Evan Williams, mantan eksekutif Google, Jack Dorsey bersama dengan Biz Stone memulai pengerjaan proyeknya ini. Twitter siap diluncurkan pada tahun 2006. Pada tanggl 21 Maret 2006, Dorsey mempublikasikan tweet pertamanya pada pukul 21.50 yang berisi “just setting up my twttr”. Pada awalnya, situs ini diketahui memiliki nama Twttr hingga saat menjelang peluncuran resminya disebut sebagai Twitter dengan Dorsey sebagai CEO.
Pada tanggal 16 Oktober 2008, Williams mengambil alih posisi CEO dan Dorsey menjabat sebagai Chairman of the Board. Pada tanggl 28 Maret 2011, Dorsey menjabat sebagai executive chairman setelah Dick Costolo menggantikan posisi Williams sebagai CEO. Dorsey memiliki sebuah prinsip yang selalu ia jadikan pedomannya. Ia menyebarkan prinsipnya itu kepada seluruh perusahaannya. Prinsip tersebut adalah simplicity (kesederhanaan), constraint (keterbatasan), dan craftsmanship (keahlian).
Dulu, Twitter memang sempat menghadapi beberapa masalah karena orang masih merasa tidak nyaman dalam meng-update status tentang kehidupan pribadinya yang dpat dibaca banyak orang. Namun kini, orang-orang dari semua kalangan, dari pelajar, pedagang, hingga presiden Barak Obama menggunakan Twitter. Selain untuk berkomunikasi dengan orang lain, Twitter juga kini digunakan sebagai media iklan, kampanye, dan berjualan.
Pada tahun 2007, sudah lebih dari 400 ribu tweet dipublikasikan dalam waktu tiap satu kuartal (tiga bulan). Kemudian bertambah lagi menjadi 100 juta tweet per kuartal pada tahun 2008. Kemudian menjadi 2 miliar tweet per kuartal pada tahun 2009. Pada tiga bulan pertama tahun 2010, jumlah tweet yang di-post bertambah menjadi 4 miliar dengan rara-rata jumlah tweet yang di-post adalah sebanyak 50 juta tweet. Pada bulan Juni 2010, tweet yang di-post bertambah lagi menjadi 65 juta tweet per hari yang berarti sekitar 750 tweet dikirim setiap detik. Tentu saja dilihat dari jumlah ini, banyak orang yang benar-benar menyukai situs buatan Jack Dorsey ini..
Jack Dorsey sekarang
Selain membuat Twitter, Jack Dorsey juga mengembangkan sebuah bisnis kecil yang menerima pembayaran debit dan kartu kredit pada perangkat seluler bernamaa Square. Alat keicl berbentuk kotak ini dirilis ada bulan Mei 2010 dan digunakan pada iPhone, iPad, iPod Touch, dan Android. Selain itu, Square juga merupakan sebuah sistem untuk mengirim struk melali pesan teks atau email. 
Aplikasi ini tersedia gratis untuk iOS dan Android OS. Dalam dua tahun, perusahaan yang berlokasi di Market Street, San Fransisco, ini telah mengalami perkembangan. Pada bulan Desember 2009, perusahaan ini hanya memiliki 10 pegawai dan pada bulan Juni 2011, perusahaan ini sudah memiliki lebih dari seratus pegawai. Menurut majalah Business Insider, perusahaan dengan Dorsey sebagai CEO-nya ini dihargai sebesar 3,2 miliar US Dollar.
Pada bulan Maret 2013, Jack Dorsey diwawancara dalam sebuah segment di CBS 60 Minnutes bernama “The Innovator: Jack Dorsey” yang diproduseri oleh Tom Anderson dan koresponden Lara Logan. Pada wawancaranya, Dorsey mengungkapkan rasa kagumnya terhadap Michael Bloomber dan penemuannya dalam desain. Pada akhir tahun 2013, Dorsey diumumkan sebagai anggota baru dari Dewan Direktur The Walt Disney Company. Pers menyebutkan bahwa Dorsey merupakan pengusaha yang berbakat.
Jack Dorsey pernah mengatakan bahwa ketika sebuah kesempatan datang, kita harus selalu siap karena kesempatan tidak datang dua kali. Situsnya yang sangat populer ini dapat tercipta sebagai hasil dari kesiapan Dorsey menghadapinya. Ia bahkan telah mempersiapkan diri sejak masih kecil. Memang dibutuhkan kesabaran yang luar biasa dan juga kerja keras sehingga pada saatnya nanti kita akan menjadi orang yang siap terhadap berbagai bentuk kesempatan yang datang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *