7 Kebiasaan Saat Kuliah Yang Dapat Membantu Anda Menjadi Jutawan

Bagaiman rasanya menjadi seorang sarjana muda? Sarjana berarti sudah menyelesaikan pendidikan dan siap untuk terjun di lapangan. Perasaan rindu pasti akan muncul di setiap mahasiswa yang baru lulus. Anda pasti merindukan teman-temanmu, rindu kebebasan, dan rindu suasana akademik di kampus. Atau mungkin merindukan fasilitas dan kemudahan yang hanya bisa didapat ketika mahasiswa.
Tentu banyak sekali perbedaan di dunia kampus dan di dunia kerja. Dunia kampus diibaratkan sebagai dunia fiksi. Dunia kerja diibaratkan sebagai dunia nyata. Salah satu perbedaan dapat dilihat dari segi keuangan. Menjadi mahasiswa memang istimewa dan spesial. Harga yang ditawarkan untuk mahasiswa jauh lebih murah jika dibandingkan untuk umum. Apalagi jika di kampus tersebut memiliki asrama khusus sehingga tidak perlu membayar sewa tempat tinggal. Meskipun dunia kerja dan dunia kampus begitu berbeda, tetap ada cara untuk mensiasatinya. Sarjana yang baru lulus dan belum banyak bergaul dengan dunia kerja memiliki kelebihan tersendiri. Ilmu dan kebiasaan yang didapat masih benar-benar murni dari kampus. Banyak kebiasaan-kebiasaan saat kuliah yang dapat membantu mengatasi masalah keuangan.
1. Carilah Makanan Gratis


Pernahkah anda menghadiri suatu seminar gratis hanya untuk mencari makan siang gratis? Atau ikut ke acara nikahan temannya teman juga hanya untuk mencari makanan gratis? Pernahkah anda mengikuti kuis di radio untuk memenangkan tiket nonton gratis? Pernahkah anda pergi ke bazar pakaian untuk mencari baju bekas yang masih layak pakai? Kemampuan untuk mencari sesuatu yang serba gratis boleh dikatakan hanya dimiliki oleh mahasiswa. Di dunia kerja, para karyawan sudah malu melakukan hal tersebut karena merasa cukup uang untuk membeli. Tidak ada sesuatu yang memalukan sepanjang tidak menyalahi aturan. Kebiasaan-kebiasaan di atas dapat menghemat pengeluaran. Kalau perlu, gunakan juga kartu mahasiswa selagi masih bisa dimanfaatkan.
Ketika di kampus, pada umumnya mahasiswa tidak mempunyai penghasilan tetap. Pemasukan berasal dari beasiswa, kerja paruh waktu, dan bisnis kecil-kecilan. Pemasukan dari tiga sumber tersebut tidak dapat ditentukan waktu dan besarannya. Akan lebih baik jika Anda menganggap penghasilan Anda sebagai penghasilan tidak tetap. Asumsikan bahwa bulan depan gaji Anda tidak turun sesuai jumlah yang diharapkan. Atau sama sekali tidak turun. Dengan menganggap penghasilan dari pekerjaan sebagai penghasila tidak tetap, Anda akan berhati-hati dalam membelanjakan uang. Kesempatan untuk berhemat jauh lebih besar.
2. Terlibat Aktivitas Di Luar Pekerjaan

Meskipun sudah bekerja, sempatkan untuk aktif organisasi di luar pekerjaan. Organisasi yang membutuhkan interaksi dengan orang lain. Bukan organisasi yang berorientasi pada benda seperti klub mobil atau anggota arisan berlian. Terlibat organisasi akan membuatmu menjadi lebih bijaksana. Menurut para ahli, terlibat organisasi merupakan metode belajar yang efektif karena tidak menyadari bahwa sebenarnya anda sedang belajar.
3. Berjalan Atau Bersepeda 


Pertahankan kebiasaan berjalan dan bersepeda. Kebiasaan ini akan sangat menghemat pengeluaran. Uang yang digunakan untuk membeli bahan bakar bisa dialokasikan untuk membeli kebutuhan lain. Jika satu dua hari mungkin belum terlihat penghematannya. Namun jika dalam waktu satu bulan atau bahkan satu tahun, hematnya baru terasa. Selain lebih irit, hal ini juga menyehatkan. Anda bisa tetap sehat tanpa mengalokasikan waktu khusus untuk berolahraga.
4. Peran Ganda

Hampir semua mahasiswa memainkan peran ganda yaitu sebagai mahasiswa, pekerja paruh waktu, ketua organisasi, dan masih dipenuhi dengan kegiatan ekstrakurikuler. Ketika sudah bekerja, hal tersebut hilang. Tadinya yang menyandang banyak status, ketika bekerja status yang disandang hanya satu, misalkan sebagai manajer di perusahaan A. Ada keuntungan tersendiri ketika melakukan banyak peran yaitu ahli dalam menentukan prioritas. Agar kebiasaan ini tidak hilang, carilah pekerjaan lain yang bisa dilakukan selain bekerja di satu kantor. Tidak ada salahnya untuk membuka bisnis sendiri. 
5. Tinggal Dengan Teman

Tinggal dengan teman akan menghemat biaya untuk sewa apartemen. Satu apartemen akan lebih murah jika ditinggali dua orang daripada sendirian. Pengeluaran untuk listrik dan air bisa dibagi berdua. Selain apartemen, anda juga bisa hemat beberapa barang seperti tisu, deterjen, dan pembersih lantai. Terapkan giliran belanja dengan teman satu kamar. Dengan begitu anda bisa berbelanja benda-benda itu satu bulan sekali.
6. Menyewa, Menjual Kembali, dan Berbagi


Di mana biasanya anda mencari buku kuliah untuk belajar? Tentu saja di tempat penyewaan buku. Tidak mungkin bagi seorang mahasiswa dengan dana pas-pasan untuk memiliki semua buku kuliah. Hal yang paling mungkin dilakukan adalah menyewanya. Untuk buku-buku yang sudah dibeli, jika sudah tidak dipakai lalu dikemanakan? Buku tersebut bisa dijual kembali sehingga kembali menghasilkan uang. Namun alangkah baiknya jika tidak hanya memimikirkan uang saja, tidak ada salahnya berbagi buku dengan teman yang membutuhkan.
7. Cari Penghasilan Tambahan

Mahasiswa seringkali mencari penghasilan tambahan. Apapun bisa menjadi uang, apalagi ketika keadaan terdesak. Mencari penghasilan tambahan bagi orang yang sudah bekerja masih bisa dilakukan. Bagaimana caranya? Cara mendapat penghasilan tambahan misalkan dengan menawarkan barang tertentu seperti membawa makanan untuk dijual, tas, sepatu, dan lain-lain. Abaikan rasa malu karena hal itu tidak beralasan. Sepanjang tidak bertentangan dengan aturan tentu tidak masalah untuk dilakukan.
Bagaimana dengan tips di atas? Cukup membantu bukan? Kebiasaan-kebiasaan tersebut kalau perlu jangan dihilangkan. Banyak manfaat yang diperoleh jika tetap menanamkan sikap seperti di atas. Jika rasa malu mulai tumbuh, ingatlah ketika masih kuliah dulu. Anda bahkan tidak malu dan tidak segan melakukannya di hadapan orang banyak. Tidak ada yang salah dengan mencari makanan gratis. Tidak ada yang salah dengan bersepeda ke kantor. Jika dihitung-hitung, pengeluaran Anda akan banyak berkurang. Hal itu secara tidak langsung akan menambah penghasilan. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *