11 Sifat yang Dimiliki oleh Pebisnis Sukses dalam Tiap Generasi

Kerja keras dan keberuntungan semata tidak cukup untuk meraih kesuksesan. Ada sifat-sifat yang mutlak dibutuhkan. Jika dicermati, para pebisnis sukses memiliki sejumlah sifat yang sama. Kumpulan sifat akan membentuk kebiasaan, kumpulan kebiasaan akan menentukan kesuksesan. Maka kembangkanlah sifat-sifat yang positif. Berikut ini beberapa sifat yang perlu Anda miliki untuk menjadi pebisnis sukses:

1. Kejujuran

Banyak orang berpendapat bahwa kejujuran lebih penting daripada kepandaian. Hal itu berkaitan erat dengan kepercayaan. Bagaimana mungkin seseorang mau bekerja sama dengan Anda jika ia tak bisa mempercayai Anda? Maka pupuklah kejujuran sedari awal. Kelihatannya berbuat curang itu menguntungkan, tetapi sebenarnya tidak. Keuntungan yang diperoleh hanya sedikit. Sama sekali tak sebanding dengan kerugian jangka panjang yang menjadi dampaknya.

2. Pantang menyerah

Banyak pebisnis yang harus berjuang berkali-kali dulu baru meraih kesuksesan. Jangan mudah menyerah. Jika keinginan untuk itu sudah tak tertahankan, ingat-ingatlah alasan yang membuat Anda berjuang sejauh ini. Sungguh sayang apabila menyerah di saat keberhasilan tinggal satu inci lagi. Jika di tengah perjuangan menjumpai tembok, lompati tembok itu! Jika tidak bisa dilompati maka hancurkanlah!

Supaya bisa menumbuhkan sifat pantang menyerah, Anda harus memiliki mental baja dan semangat yang membara. Kemampuan itu bisa ditarik keluar dengan motivasi yang kuat. Mengapa Anda memutuskan untuk berbisnis? Apakah untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik bagi keluarga? Atau untuk membuka kesempatan kerja bagi orang lain? Apa pun alasannya, guratkan di benak Anda dalam-dalam.

3. Manajemen waktu

Setiap orang memiliki waktu 24 jam dalam sehari. Pebisnis sukses dapat menggunakan waktunya semaksimal mungkin. Caranya adalah dengan membuat skala prioritas. Bayangkan pekerjaan besar sebagai batu besar, dan pekerjaan kecil sebagai batu kecil. Anda harus memasukkan semua batu itu ke dalam toples. Bagaimana caranya? Supaya muat, ternyata batu besar harus dimasukkan terlebih dahulu. Baru kemudian batu-batu kecil menyusul.

Begitulah yang sebaiknya dilakukan terhadap waktu Anda. Kerjakan terlebih dahulu hal yang mendesak. Jangan terlalu memberi perhatian pada hal remeh yang bisa dikerjakan nanti-nanti. Selain itu, belajarlah untuk tidak menunda-nunda pekerjaan. Hal tersebut justru membuat pekerjaan bertambah. Waktu yang bisa digunakan untuk beristirahat terpaksa dipakai untuk menyelesaikan tumpukan pekerjaan. Maka sebisa mungkin kerjakan tugas segera setelah Anda memperolehnya.

4. Keberanian

Ketika hendak menerima hal baru, sifat yang diperlukan adalah keberanian. Sebab hal baru selalu mengandung risiko. Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Pengecut tak akan keluar dari zona nyamannya. Sedangkan pebisnis sukses akan mengambil segala kemungkinan. Mereka percaya bahwa ada potensi bagus yang tak terlihat begitu saja. Ia bisa tersembunyi dalam kesempatan yang sekilas tidak menarik. Di saat seperti itulah keberanian dibutuhkan.

5. Kesabaran

Membangun bisnis itu seperti memelihara tumbuhan. Dibutuhkan waktu yang lama untuk menanam benih, menyirami setiap hari, dan memberi pupuk. Begitu pula bisnis. Anda harus melakukannya secara bertahap. Ibaratnya di perusahaan: Anda harus menjadi karyawan dulu baru bisa menjadi bos. Sebab jabatan tinggi yang diperoleh secara instan biasanya tidak akan bertahan lama. Maka mesti sabar untuk berjuang dari bawah.

Ada kemungkinan bisnis Anda terjegal dana atau hal lainnya. Segala kerja keras menjadi terasa tak berarti. Di saat seperti inilah kesabaran mesti ditarik keluar. Jangan mengambil keputusan dengan gegabah. Tunggu momen yang tepat. Jangan pula langsung melampiaskan ketidakpuasan pada rekan kerja. Jagalah kepala Anda tetap dingin.

6. Kemampuan membangun jaringan

Anda tidak bisa bekerja sendirian. Dibutuhkan orang-orang untuk membantu, menyalurkan, atau mengonsumsi produk Anda. Karena itulah jaringan bisnis sangat penting. Biasakan datang ke acara-acara bisnis seperti seminar atau pembukaan perusahaan baru. Momen tersebut bisa dimanfaatkan untuk menambah kenalan. Jangan batasi pergaulan Anda, berkenalanlah dengan sebanyak mungkin orang. Sebab tak ada kenalan yang sama sekali tak berguna.

7. Mempunyai visi

Sebelum berbisnis, buatlah visi yang jelas. Visi adalah tujuan bisnis dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Hal ini perlu dibuat untuk mengarahkan bisnis Anda. Visi bagaikan pondasi yang menyokong tindakan-tindakan bisnis. Tanpanya, tindakan menjadi goyah. Sebaiknya visi dirumuskan bersama orang-orang yang bekerja dengan Anda. Sebab nantinya harus dipatuhi bersama. Maka pastikan semua orang setuju dengan visi tersebut.

8. Memiliki passion di bidang yang ditekuni

Bisnis tanpa passion tak akan bertahan lama. Sebab ketertarikan bisa menyusut dengan cepat. Saat menentukan bidang bisnis, pahami passion diri sendiri. Jangan memaksakan diri untuk melakukan pekerjaan yang tak disukai tetapi bayarannya besar. Uang tak bisa bertahan selamanya. Sedangkan passion bisa.

Jujurlah pada diri sendiri. Apa hal yang betul-betul menjadi passion Anda? Mungkin sebenarnya Anda suka menulis. Namun orang tua mengharapkan Anda untuk meneruskan perusahaan asuransi keluarga. Jangan takut untuk menolak keinginan mereka. Justru jika dituruti, kemungkinan besar perusahaan itu tak akan berkembang. Ikuti saja hati nurani Anda. Pekerjaan adalah sesuatu yang harus dilakukan seumur hidup, maka pastikan Anda menikmatinya.

9. Kemampuan beradaptasi

Dunia bisnis identik dengan kedinamisan. Segala hal bisa berubah dengan cepat. Misalnya saja konsumen, dalam satu hari keinginan mereka bisa berubah-ubah sesuai kondisi. Tak perlu panik dengan perubahan itu. Kepanikan Anda justru dapat berakibat buruk pada kinerja orang lain. Tetaplah berpikir dengan tenang. Sesuaikan pekerjaan Anda dengan kebutuhan yang ada.

Selain itu, kemampuan beradaptasi sangat diperlukan ketika masih dalam fase belajar. Para calon pebisnis sukses biasanya rela belajar dari satu tempat ke tempat lain, dari satu orang ke orang lain. Padahal setiap tempat memiliki budaya dan kebiasaan yang berbeda. Begitu pula dengan manusia, masing-masing memiliki karakter yang berlainan. Bagaimana cara menghadapinya? Cukup dengan bersikap luwes. Jangan paksakan kebiasaan lama ke lingkungan baru. Juga jangan keras kepala, terimalah masukan dari orang lain.

10. Kemampuan melihat potensi orang lain

Apabila dijalankan dengan baik, bisnis akan berkembang. Kebutuhan akan tenaga kerja menjadi bertambah. Untuk memilih karyawan atau partner, Anda mesti pandai-pandai melihat potensi orang lain. Hal itu bisa dilihat sejak pertemuan pertama. Cermati orang lain dengan teliti: bagaimana penampilannya, seperti apa postur tubuhnya, bagaimana caranya berbicara, dan sebagainya. Pebisnis sukses biasanya memiliki mata yang jeli. Ia bisa membedakan mana orang yang kompeten dan mana yang tidak. Kemampuan tersebut penting untuk menghemat waktu. Jangan sampai Anda mengorbankan waktu berbulan-bulan untuk melatih karyawan baru, tetapi ternyata ia tak mampu mencapai target yang diinginkan.

11. Selalu berpikir positif

Masalah bisa datang kapan saja. Tinggal bagaimana cara Anda menghadapinya. Para pebisnis sukses selalu menjaga pikiran positif. Jika muncul suatu masalah, mereka tidak akan berlarut-larut dengan masalah itu, tetapi segera mencari solusinya. Selain itu berpikir positif juga membuat Anda lebih bahagia. Tak ada prasangka dan sentimen yang tak perlu. Kerja menjadi lebih fokus.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *