10 Rahasia Membongkar Bisnis Aksesoris Wanita

Bisnis aksesoris wanita adalah bidang yang patut dilirik. Dengan modal kecil, Anda bisa menghasilkan keuntungan besar. Bahkan Anda tak perlu menyewa tempat untuk toko. Buat saja booth sebagai tempat berjualan yang bisa ditempatkan di depan toko atau tempat lainnya. Kemampuan yang diperlukan dalam bisnis ini juga sederhana. Yang jelas, Anda membutuhkan kesabaran serta ketelitian tinggi. Coba buat aksesoris sendiri. Aksesoris yang dijual dapat dibuat dari perak dan batu-batuan yang dirangkai menjadi berbagai macam bentuk.

Liliek Setiawan adalah salah satu pebisnis aksesoris wanita yang sukses. Awalnya ia hanya membuat aksesoris untuk mengisi hari tua. Dengan modal Rp 500 ribu, ia memasarkan aksesoris-aksesoris buatannya. Ternyata banyak orang yang tertarik untuk membeli. Keunggulan dari kerajinan tangan Liliek adalah, semua produk dapat disesuaikan dengan keinginan konsumen. Semakin banyak jumlah produk yang dipesan, harga yang ditawarkan lebih murah. Usaha Liliek semakin maju. Dengan menggunakan merk Zidy Handycraft, kini ia berhasil meraup keuntungan Rp 20-30 juta per bulan. Ingin menjadi sukses seperti Liliek? Pelajari cara berbisnis aksesoris wanita. Berikut ini adalah rahasianya:

1. Bidik target konsumen yang jelas

Supaya bisnis Anda fokus, tentukan sasaran konsumen. Biasanya konsumen yang sering membeli aksesoris berasal dari kalangan menengah ke atas, bukan kalangan menengah ke bawah. Anda bisa memanfaatkan kecenderungan tersebut. Target konsumen juga bisa ditentukan lewat usia. Jika sasaran Anda adalah remaja, sediakan aksesoris berwarna cerah dan mencolok. Namun jika sasaran Anda adalah wanita karier, sediakan aksesoris yang simpel tapi elegan.

2. Perbanyak variasi produk

Sebaiknya sediakan banyak variasi produk. Dengan demikian, konsumen bisa membeli semua kebutuhan aksesorisnya di toko Anda. Aksesoris yang dijual bisa terbuat dari perak, misalnya cincin, kalung, bros, gelang, dan sebagainya. Bisa juga terbuat dari batu-batuan seperti mutiara dan akik. Anda bisa merangkainya menjadi kalung dan gelang. Selain itu, sediakan pelengkap busana seperti syal, topi, ikat pinggang, kacamata gaya, dan sebagainya. Pembeli tak akan bosan berbelanja di toko Anda.

3. Buka layanan konsultasi

Tak semua wanita bisa memilih aksesoris yang tepat dengan dirinya. Tak ada salahnya menyediakan layanan konsultasi untuk pelanggan. Konsultannya bisa Anda sendiri. Pelajari berbagai macam pengetahuan mengenai aksesoris. Misalnya saja, aksesoris apa yang tepat digunakan bagi wanita berwajah lonjong atau bulat. Jika Anda merasa kurang mampu, sewa saja konsultan profesional di bidang mode. Layanan ini akan menjadi daya tarik toko Anda. Tak perlu memungut biaya lagi. Anda sudah mendapat keuntungan dari jumlah pengunjung yang bertambah.

4. Kenali konsumen secara personal

Dibanding pria, wanita memiliki perasaan yang lebih sensitif. Maka wanita menyukai pendekatan secara personal. Kenali konsumen Anda secara dekat. Jangan hanya berbicara pada mereka tentang harga aksesoris atau penawaran lainnya. Coba buka obrolan mengenai aksesoris favorit atau akan dipakai dalam acara apa aksesoris yang mereka beli. Ingat-ingat nama mereka. Ingat juga aksesoris kesukaan mereka. Dengan demikian, pelanggan akan merasa lebih nyaman berbelanja di toko Anda.

5. Usahakan untuk up to date

Dunia mode selalu mengalami perubahan. Demikian juga aksesoris, selalu muncul model baru dalam periode tertentu. Jangan sampai Anda ketinggalan mode. Toko yang tidak berkembang akan ditinggalkan oleh konsumen. Maka ikuti perkembangan mode melalui majalah, tabloid, maupun berbagai website. Sediakan aksesoris model terbaru untuk konsumen. Dengan demikian, mereka akan datang terus ke toko Anda.

6. Berikan diskon

Diskon adalah hal yang tidak bisa ditolak oleh sebagian besar wanita. Jangan ragu untuk memberi diskon secara berkala. Dengan demikian, konsumen akan mengunjungi toko Anda dengan rutin. Diskon bisa berupa potongan harga bagi aksesoris tertentu. Bisa juga diberikan jika konsumen membeli aksesoris berjumlah banyak sekaligus. Bosan dengan diskon yang itu-itu saja? Anda dapat memberi diskon pada konsumen yang sedang berulang tahun, konsumen yang baru saja menikah, atau konsumen yang pertama kali mengunjungi toko Anda setiap bulannya.

7. Rawat produk secara rutin

Kebanyakan aksesoris berukuran kecil. Jika tidak dirawat, debu akan masuk di sela-sela aksesoris. Akibatnya produk terlihat kusam dan kotor. Hindari kondisi ini. Rawat produk Anda secara berkala. Gunakan kemoceng, lap, atau penyedot debu kecil untuk membersihkannya. Jika Anda tidak mau repot membersihkan, bungkus saja semua aksesoris dengan plastik. Namun plastik juga bisa dikotori debu. Maka ganti plastik pembungkus secara berkala. Jangan sampai kualitas produk Anda berkurang hanya karena debu. Perhatikan juga apakah ada aksesoris yang rusak. Jika ada, segera ganti aksesoris tersebut. Jangan sampai konsumen membeli produk yang sudah rusak atau cacat. Bisa-bisa mereka tidak percaya lagi pada toko Anda.

8. Tata tempat usaha semenarik mungkin

Dekorasi juga bisa menjadi daya tarik tempat usaha. Coba cat toko Anda sesuai dengan target konsumen. Jika sasaran Anda adalah remaja, pilih cat berwarna terang. Misalnya saja kuning atau oranye. Namun jika sasaran Anda adalah wanita dewasa, pilih cat bernuansa lembut. Misalnya saja warna-warna pastel seperti pink atau hijau. Anda juga bisa menggunakan wallpaper. Selain itu, hiasi toko Anda dengan berbagai macam pajangan. Misalnya saja lukisan, patung, kerajinan tangan, dan sebagainya. Anda juga bisa memajang boneka manekin. Pasang aksesoris-aksesoris pada manekin tersebut. Pastikan untuk membersihkan dan mengganti aksesorisnya secara berkala. Jika ditempatkan di depan jendela kaca, manekin yang terlihat menarik akan mengundang pelanggan untuk masuk.

9. Gunakan aksesoris Anda di segala kesempatan

Promosi tak hanya bisa dilakukan melalui poster, surat kabar, brosur, atau website. Gunakan aksesoris Anda di berbagai kesempatan. Misalnya saja di acara pernikahan, arisan, reuni, dan sebagainya. Anda bisa menjadi manekin berjalan. Jika orang-orang menanyakan aksesoris tersebut, katakan bahwa Anda memiliki toko yang menjualnya. Bawa kartu nama toko ke mana-mana. Berikan pada orang yang tertarik pada aksesoris Anda. Dengan demikian, Anda melakukan promosi secara gratis. Anda juga terlihat lebih cantik dan menarik di setiap kesempatan.

10. Berikan garansi untuk produk tertentu

Garansi tak hanya diberikan pada peralatan elektronik. Aksesoris juga membutuhkannya. Beri garansi pada aksesoris bernilai mahal yang terbuat dari emas, perak, dan batu mulia lainnya. Dengan demikian, pembeli tak akan ragu untuk membeli karena ada jaminan. Mereka tak perlu takut aksesoris Anda palsu. Jika suatu saat aksesoris tersebut rusak, mereka juga bisa memperoleh garansi untuk memperbaikinya. Layanan ini akan membuat usaha Anda semakin maju.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *