Menghadapi Pelanggan Cerewet? Siapa Takut !

Menghadapi Pelanggan Cerewet? Siapa Takut !

Hey kamu, iya kamu! Yang punya bisnis kecil-kecilan ataupun udah gede sedikit. Pernah nggak kamu berbisnis dengan klie, atau mungkin ketika toko kamu penuh akan pelanggan yang seringnya nanya-nanya “agak gak pentingâ€�? Mungkin kamu sedang bergulat dengan tipe pelanggan yang cerewet ! 
Image Credit
Nah, artikel kali ini akan membahas tentang bagaimana menghadapi pelanggan yang cerewetnya minta ampun. Sebagai pelaku bisnis profesinal, kamu harus tahu tipe-tipe pelanggan dan bagaimana cara memuaskan mereka dan berakhir pada keputusan pembelian suatu produk di toko kamu. 
Memuaskan pelanggan sendiri merupakan bagian dari strategi ‘relationship marketing’. Strategi ini kurang lebih intinya menjaga pelanggan agar tetap loyal dengan menangani dan memberikan pelayanan prima kepada pelanggan, agar dalam jangka panjang hubungan yang telah dibangun tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan perusahaan. 
Nah, ciri-ciri pelanggan cerewet itu sendiri gimana ya? 

Banyak bicara
Banyak bicara di sini tidak hanya banyaknya jumlah kata yang dia keluarkan dari mulutnya ya. Namun sebagai orang yang jualan bisnis, kita perlu memancing dalam membuka pembicaraan dengan pelanggan ini. Namun jangan repot-repot karena pelanggan tipe ini akan mengajak dan membuka obrolan dengan kita tanpa kita cari cara untuk memulai pembiacaraan terlebih dahulu. Dengan demikian, banyak bicara di sini bermanfaat atau tidak? Simpulkan sendiri ya ! 
Sok akrab 
Tipe konsumen ini bahkan terlihat mudah akrab dengan kita. Dengan gaya yang santai, mulailah mereka menanya-nanyai kita dengan banyak pertanyaan seolah sudah kenal dekat dengan kita. 
Mencari kesalahan 
Hal ini paling dibenci semua pebisnis, terutama yang memiliki bisnis restoran atau toko sendiri, entah toko retail atau toko khusus menjual produk khusus seperti hanya sepatu atau hanya baju saja. Tipe pelanggan cerewet ini biasanya sering sekali mencari-cari kesalahan yang sebenarnya kita tidak melakukannya. 
Bicara berlebihan 
Kadang yang topik yang keluar dari obrolan adalah hal-hal yang aneh-aneh terkesan alay atau over dalam mengatakan sesuatu. 
Setelah mengetahui ciri-ciri mereka, lantas langkah nyata apa yang sebaiknya kamu lakukan? 
      
Pasif
Pasif di sini bukannya tidak melakukan apa-apa, namun pasif dengan menjadi diam dan mendengarakan setiap perkataan yang doi omongin bisa jadi solusi terbaik. Jadilah pendengar yang baik di sini, biarkan mereka berbicara sesuka mereka. Bila mereka menyakan sesuatu baru di situ kamu menjawab dengan jawaban yang tepat dan detail sehingga tidak mengundang pertanyaan-pertanyaan yang lain. 
Arahkan pada penjualan di waktu yang tepat 
Seperti ciri pelanggan yang disebutkan di atas, kadang pelanggan ini sering sekali bicara ngalor-ngidul tentang keluarganya, tentang duitnya, tentang kehidupannya namun sebagai seorang pebisnis sejati kamu jangan sampai hanyut pada alur yang telah pelanggan tersebut buat. Artinya, pada tahap tertentu arahkan pembicaraan pada topik sebenarnya! apa itu? Purchase intention! Ya, minat pembelian, apa sebenarnya yang pelanggan ini berminta membeli di toko kamu. Lakukanlah manufer-manufer yang membuat doi ingat kembali apa sebenarnya tujuan doi datang ke toko kamu. Dan kamu tentunya tidak ingin membuang waktu sia-sia bukan? Arahkan pembicaraan apa topik yang kamu inginkan, dan di akhir sesi buatlah pelanggan melakukan keputusan pembelian suatu produk di toko kamu.
Sopan 

Sopan di sini adalah aturlah raut wajah dan kata-kata kamu ya. Jika kamu sudah mulai “muakâ€�, beranikan diri kamu untuk mengatakan “buk, mbak, boleh saya bicara?â€� tapi secara sopan. 
‘Kebab Baba Rafi’ Produk Indonesia yang Mendunia Bersama Nilam Sari

‘Kebab Baba Rafi’ Produk Indonesia yang Mendunia Bersama Nilam Sari

Kebab Baba Rafi? Hampir semua orang Indonesia tahu satu makanan ini. Kebab Baba Rafi adalah salah satu produk makanan hasil karya anak bangsa yang sudah berhasil dipasarkan sampai ke luar negeri. Anda tentunya sudah sering sekali menemui gerai-gerai atau otlet yang menjual makanan ini. Makanan ini sangat halal, dan tentunya sehat. Walaupun namanya kebab yang notabene itu makanan khas timur tengah atau berbau arab, tapi rasa makanannya sudah diolah dan dimodifikasi sehingga sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia.

Nah kali ini, tim bisnishack.com sudah berhasil melakukan interview dengan owner Kebab Baba Rafi. Untuk cerita lebih lengkapnya, mari kita simak di bawah ini.

Pertama-tama mungkin perkenalan dulu, mulai dari nama lengkap, nama perusahan, dan bisnis apa yang dijalankan? Dan di mana lokasi untuk kantornya saat ini?

Nama Lengkap saya Nilam Sari, Owner & Marketing Director at PT Baba Rafi Indonesia yang saat ini lokasi kantor pusatnya ada di Jl. R.S Fatmawati No. 33 Pondok Labu Jakarta Selatan. Ada juga Kantor cabang Surabaya di mana dulu kami memulai usaha ini, tetapi sekarang berfungsi sebagai kantor cabang. Alamatnya di Ruko Manyar Garden Regency Jl. Nginden Semolo 109 Kav 29-30 Surabaya.
Sejak kapan usaha Mbak Nilam berdiri? Bersama siapakah mbak Nilam mengawali karirnya, dan apa yang membuat mbak Nilam terjun dalam dunia bisnis?
Sebetulnya sejak awal tidak ada bayangan untuk terjun menjadi entrepreneur seperti saat ini. Kedua orang tua yang notabene pegawai juga di Jamsostek dan BNI yang kemudian membentuk mindset saya untuk menjadi seorang karyawan. Namun, itu semua berubah setelah saya menikah dengan Hendy Setiono.
Being a wife and mother di usia muda, membuat saya ingin menghasilkan uang sendiri. Kami berdua ingin mandiri dan tidak memanfaatkan fasilitas yang diberikan orang tua. At the end of the day, kami pun memutuskan untuk mulai bisnis sendiri, and here I am. 
Mengapa memilih bisnis dalam bidang makanan, dan kenapa yang dipilih adalah Kebab Baba Rafi? Apa nilai lebih dari produk mbak Nilam?
Saya melihat peluang di bisnis kuliner masih terbuka lebar, minat pasar yang luas dan variasi menu yang dapat dikembangkan memudahkan kita untuk memulai usaha di bidang tersebut. 
And why kebab?? Ide ini muncul Pada awal tahun 2003 waktu saya dan suami saya Hendy Setiono pergi ke Qatar untuk mengunjungi ayahnya yang kebetulan bekerja di sana. Di sana banyak sekali jajanan khas Timur Tengah, salah satunya kebab. Setelah mencicipi, langsung saja terlintas di pikiran, sepertinya membuka usaha makanan kebab di Indonesia bisa menjadi peluang, melihat belum ada yang menjual makanan seperti ini, dulu. Akhirnya kita, saya dan suami, mencoba combine kebab dengan rasa yang sesuai selera lidah masyarakat Indonesia.
Baba Rafi memiliki keunggulan pada rasanya yang unik. Kekuatan Brand yang sudah dikenal luas oleh pasar, selain itu proses penyediaan bahan baku dengan kualitas yang selalu dijaga dengan baik, bersertifikasi halal dari MUI. Selain itu kami terus meng-upgrade menu, design product, konsep marketing, kemasan bisnis, manajemen yang solid dan sudah terbukti di lebih dari 1000 outlet yang beroperasi di berbagai negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Filipina, China and opening soon in Srilanka, Singapore, Brunei, dan Belanda.
Apa pencapaian tertinggi dari awal mula berdiri sampai dengan saat ini?
Alhamdulillah saya sangat bersyukur dengan pencapaian sekarang. Ini membuktikan bahwa upaya yang sudah kami lakukan selama ini mendapat apresiasi yang positif dari beberapa pihak. Tetapi ke depannya masih banyak target dan rencana yang masih kami ingin capai, di antaranya membawa Bendera Kebab Turki Baba Rafi menuju ke 4000 gerai (outlet) dan menaklukkan 10 Negara dalam jangka waktu 5 tahun. Dan saya mempunyai visi untuk membawa Babarafi Enterprise “Becoming the Fastest Growing Fast Food Company in Asia�.
Selama menjalani usaha ini, apakah mbak Nilam pernah mengalami sesuatu hal yang unik, lucu, menarik, dan mungkin sedih, dan hal itu benar-benar tidak bsia dilupakan, bahkan mungkin menjadikan motivasi?
Kalau diingat, sebenarnya banyak sekali pengalaman yang tidak bisa saya lupakan sampai saat ini, salah satunya ketika pada awal saya merintis usaha ini tepatnya saat baru 2 minggu berjualan kebab dengan satu gerobak di kawasan Nginden, Surabaya. Saat itu saya dan suami harus menunggui gerobak karena kebetulan karyawan yang biasa membantu kami sedang sakit. Ternyata hari itu hujan deras, jadi sepi. Untuk menghibur diri, hasil jualan hari itu saya belikan makanan di warung sebelah tempat gerobaknya berdiri. Di sana ada warung sea food. Saat saya membayar, eh ternyata lebih mahal daripada hasil jualan saya, jadi, malah rugi hahahaha.
Tahun 2009 juga sempat merupakan waktu yang berat bagi kami karena pada saat itu masih terasa imbas krisis dari ekonomi dunia tahun 2008. Tetapi justru pada saat ekonomi slowing down, kami memutuskan untuk mengembangkan bisnis ke Jakarta. Dikarenakan Jakarta memang potensinya luar biasa dan cocok bagi orang yang haus akan challenge seperti kami. Ekonomi slowing down, pemasukan menurun, kami justru melakukan jor-joran investement untuk pindah ke jakarta. Di mana ketika kami pindah pastinya akan diikuti pula oleh pemindahan karyawan inti strategis yang nantinya akan menunjang kinerja kami di Jakarta. Dikarenakan Jakarta mulai berfungsi sebagai kantor pusat, fasilitas dan penambahan untuk perekrutan karyawan pun dilakukan. Ketika kami memboyong keluarga, it means kami harus memindah rumah ke jakarta juga sekolah 3 anak kami bebarengan dalam satu waktu. Alhamdulillah, semua berjalan tidak sesuai dengan perencanaan dan hutang kami membengkak. Sempat juga miss management, karena kami tidak siap dengan perusahaan kami yang tiba-tiba berkembang menjadi besar. Efektivitas dan produktivitas menurun, perubahan culture within the company yang benar benar harus diubah, standarisaasi KPI pegawai dan miss leading sampai masalah produksi yang naik turun sempat menjadi masalah yang tidak ada hentinya untuk kami. 
Tetapi Alhamdulillah, dalam setahun berikutnya kami mulai untuk mengambil tenaga tenaga profesional yang jauh lebih pintar dari kami seperti lulusan lulusan S2 UI, S2 Luar negeri, sampai profesional management yang pernah berkarir sebagai Kepala Cabang di Luar Negeri dan mulai membawa dampak positif bagi usaha kami. 
Fist kuartal atau 4 bulan pertama yang pasti mereka masih mempelajari flow kerja di Baba Rafi dan membuat plan perencanaan kerja. The next kuartal mereka mulai action untuk merapikan dan turun ke lapangan, and the third kuartal mereka mulai untuk bisa memberikan kontribusi kepada kantor. 
Well, pelajaran dari sini ada 3:

1. Walaupun kita pengusaha yang membangun bisnis ini dari awal dan kita menguasai semuanya, dalam ke depannya kita sangat membutuhkan tenaga ahli untuk menjadi perpanjangan tangan kita. Untuk menerjemahkan seorang nilam, mungkin memerlukan 5 bahkan 50 atau 500 orang untuk mewujudkan program kerja, target goals dan mimpi kita.
2. Berkembang, pasti goyang. Kalau ingin mencapai hasil atau target yang kita capai pasti keadaan tidak akan pernah sesuai dengan apa yang sudah kita gambar atau kita plan di atas kertas. Always have plan a,b,or c. And always persistence toward your goals. Theres no instant way.
3. Buy Time. Maksudnya untuk mencapai tujuan kita, beli fasilitas, beli sistem dan beli management, beli skills untuk percepatan. Tidak semua harus di trial and error. Kita juga bisa membeli hal tersebut, tetapi tergantung juga seberapa besar kita mau mengeluarkan modal dan investement untuk itu.
Bagaimana cara mbak Nilam menjaga kualitas produk sampai saat ini, yang tentunya kita semua tahu bahwa Kebab Baba Rafi juga sudah sampai ke manca negara?
Sebagai Perusahaan yang bergerak di dunia makanan, kualitas rasa dan unsur kebersihan produk akan selalu menjadi concern utama kami dalam mempertahankan eksistensi kami di dunia bisnis serta dalam menjaga mutu layanan kami kepada para Franchisee sebagai partner bisnis kami, juga kepada konsumen. 
Baba Rafi berinvestasi luar biasa besar kepada “Key Factor� seperti Sistem, SDM, Management, Brand, Kualitas Produk dan Service. Kami sadar bahwa management adalah key of success untuk mengawal pertumbuhan bisnis kami kedepannya. Sehingga bisa tetap sustainable in a long run. Oleh karena itu, kami juga berinvestasi banyak terhadap fasilitas kerja, training karyawan kami dan Branding baik di dalam dan luar negeri.
Kami menerapkan standarisasi mulai dari menjaga standar bahan baku, distribusi, hingga proses memasak kebab di outlet-outlet. Di samping itu, Customer Care dan Quality Control harus tetap berjalan sesuai schedule operasional untuk memastikan bahwa Standar Operasional Procedure (SOP) sudah berjalan sesuai harapan. 

Secara spesifik beberapa strategi yang saya terapkan di antaranya :
1. Strategi produk
Selalu menggunakan bahan yang fresh, berkualitas, dan bekerja sama dengan supplier yang berkompeten di bidangnya.
2. Strategi Pricing
Harga yang bersaing dengan produk sejenis, disesuaikan dengan kemampuan target market tanpa mengurangi standar kualitas.
3. Strategi Distribusi
Menempatkan stockist di setiap daerah seluruh Indonesia agar franchisee mudah untuk membeli bahan baku, dan sistem delivery untuk pembeli ( end user ).
Sistem Apa yang telah Mbak tetapkan dalam bisnis, sehingga bisnis tersebut mampu tumbuh dan berkembang dengan baik?
Pada tahun 2005, kami memutuskan untuk menggunakan sistem Franchise sebagai bentuk strategi pengembangan usaha. Alhamdulillah bisnis ini sudah berkembang dengan pesat hingga sekarang sudah memiliki lebih dari 1000 outlet yang beroperasi di berbagai negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Filipina, China and opening soon in Srilanka, Singapore, Brunei, Belanda. Dan tentunya juga terus berinvestasi kepada management juga sistem di dalam perusahaan. 
Target kami di tahun 2014 ada 4 key main point :
a. Numbers – jumlah 400 outlet within 2017 dengan rasio 50 : 50 between franchisee own dan company own.
b. Sustainable Business – Be able to be sustainable in a long run. Even for another 50 or 100 years.
c. International Brand – Open and sustainable to running, Target 10 countries in 2015.
d. Share with Others  – Baba Rafi Mentoring Session, inspiring and practical sharing business class for startups.
Baba Rafi Academy – Merekrut tenaga-tenaga dengan lulusan berpendidikan rendah dan tingkat eknonomi lemah dari daerah-daerah terpencil. Memberikan kelas training for free untuk 3 bulan. Dan mensertifikasi mereka dengan keahlian basic untuk memulai bisnis or kerja di dunia kuliner. Sehingga siap kerja juga disalurkan ke restaurant restauran or jaminan kerja di Baba Rafi.
Baba Rafi CSR Program – Bantuan kepada yayasan panti asuhan, panti jompo dan program pemberdayaan masyarakat.
Seberapa pentingkah keluarga dan karyawan dalam bisnis Anda? Bagaimana cara Anda dalam memberikan kompensasi terhadap karyawan? Apakah selalu dengan uang?
Bagi saya ‘family comes first’. Keluarga merupakan pendorong, penyemangat, serta pemberi support dan motivasi kepada saya untuk menjalani hidup ini agar menjadi lebih baik dalam senang atau pun susah. 3 anak saya Rafi Darmawan, Reva Audrey Zahira dan Ready Enterprise merupakan berkah tersendiri dari tuhan yang menjadi tujuan hidup saya. Yang paling besar sekarang sudah SMP dan makin kritis. Mereka sangat meminta waktu saya untuk di rumah dan lebih berinteraksi dengan mereka dalam kehidupan sehari harinya. Sebisa mungkin selalu menyempatkan diri untuk hadir di kegiatan mereka seperti performance biola, piano or ballet juga presentaion project kelas mereka. 
Tetapi, memang karena saya juga harus sering ke luar kota dan keluar negeri untuk jangka waktu yang sering. Jadi, saya memang membuat sistem di rumah untuk menunjang kegiatan anak-anak dan memastikan bahwa kegiatan dan kebutuhan keluarga tetap aman dan tersedia. Seperti driver, helper, secretary juga guru les. Alhamdulillah, Ibu Bapak saya masih sehat, sehingga saya masih bisa menitipkan mereka ketika saya harus travelling untuk mengurus pekerjaan. I always believe, sebagai perempuan kita tidak boleh terkungkung untuk menyalurkan bakat kita dan tetap bisa memberi kontribusi bagi sekitar. Tetapi, tetap harus memastikan keluarga aman dan terpenuhi kebutuhannya. Selagi mengejar karir dan pendidikan tinggi, tetap juga harus menjalankan fungsi sebagai seorang ibu dan istri. Alhamdulillah, suami saya mas Hendy Setiono selalu mendukung selama itu masih positif dan tetap meluangkan waktu untuk keluarga dan anak anak. A Happy woman, represent her happy family.
Di Baba Rafi, kami menyebut diri sebagai satu “keluarga besar�. Karyawan bukan hanya sebagai rekan kerja di kantor, melainkan juga memegang peranan sebagai perpanjangan tangan saya untuk memikirkan kelangsungan usaha brand “Kebab Turki Baba Rafi� ke depannya dan juga langkah-langkah sukses selanjutnya. That’s why saya selalu berupaya menciptakan suasana yang harmonis di tempat kerja dengan membentuk pola komunikasi yang efektif dan efisien, mendahulukan hak-hak karyawan yang menjadi kewajiban saya, serta memberikan jenjang karir dan apresiasi sesuai dengan kinerja karyawan yang bersangkutan.
Apa ketakutan terbesar Anda sebagai seorang pengusaha? Jika Anda dapat memberikan hanya satu nasihat kepada pengusaha pemula, apakah itu? 
Sebagai seorang pengusaha, hal yang paling menakutkan bagi saya adalah “fear itself’�. Ketakutan menghalangi kita untuk melakukan dan mencapai hal-hal besar dan bagi pengusaha pemula “Never be Afraid to Dream Big�.
Saya dan suami itu seorang pemimpi. Ini semua berawal dari mimpi. Dari dulu kita jualan gerobak, Melihat ruko jadi kepingin, Alhamdulillah ruko kesampaian. Lalu, ingin punya kantor yang proper untuk karyawan dan ada logistic sitenya, Alhamdulillah sekarang kami sudah menempati gedung kami sendiri dengan production site di dalamnya. Kemudian mimpi ingin mempunyai cabang di luar negeri, Alhamdulillah setelah berusaha 4 tahun ikut pameran, terkabul juga. Semua hal tersebut memerlukan proses dan persistence.
Bahkan kita punya semacam wall di kamar untuk nulis semua harapan kita. Dan Alhamdulillah sudah jadi kenyataan satu persatu.
Jika Anda harus melawan raksasa, senjata apa yang akan Anda gunakan? Ini metafora. 
Coffee. Definetly we can always make relationship with a cup of coffee. Sinergy dan Collaboration adalah salah satu senjata terkuat untuk bersama sama menjadi besar. I always believe in working together to achieving goals.
Nilamsari
Owner & Marketing Director of Baba Rafi Group
Kebab Turki Baba Rafi. The World’s Biggest Kebab Chain!
Graha Baba Rafi
Jl. RS. Fatmawati 33. Pondok Labu, Jakarta Selatan, Indonesia
P : +62 21 7660497 I F : +62 21 7503071 I W : www.babarafi.com
Twitter : @Nilambabarafi I Facebook : Nilambabarafi
Banyak Cara Menghadapi Si Pelanggan yang Pendiam

Banyak Cara Menghadapi Si Pelanggan yang Pendiam

Merupakan hal yang penting sekali dalam mengenal tipe-tipe pelanggan lho, guys! Mengapa ini menjadi penting? Salah satu  strategi dalam meningkatkan margin atu revenue  adalah mengenal beberapa karakter pelanggan. Why? Dengan mengenal kepribadian seorang pelanggan akan memberi efektivitas cara mengatasi atau menghadapi pelanggan, sehingga pelanggan merasa puas akan pelayanan yang kamu berikan. Pelanggan adalah teman sekarang bukan lagi sebagai raja, hal ini harus ditanamkan di benak kamu dari sekarang. Buatlah hubungan harmonis pelanggan kamu sebagai seorang teman dan sahabat sendiri, sehingga dalam melayaninya akan setulus hati dan membuahkan hubungan yang baik dalam jangkan panjang yang menguntungkan kedua belah pihak. 
Well, Apapun karakter pelanggannya, kamu harus dapat menghadapi agar mereka melakukan pembelian atas produk atau jasa yang kamu jual. Palanggan pendiam? Pernah bertemu dengan mereka? Sepertinya, artikel kali ini berisi pengalaman pribadi saya sendiri.
Saya pernah bekerja di sebuah perusahaan retail yang menjual banyak produk keperluan sehari-hari. Saya bertemu dengan banyak tipe pelanggan, dan pelanggan tipe ini seorang pelanggan yang pendiam ! 
Sebelum kamu tahu caranya, sebaiknya kamu harus tahu ciri-ciri pelanggan pendiam itu sendiri:
Jarang bicara 

Pelanggaan tipe pendiam ini memang jarang sekali berbicara. Tak jarang pelanggan ini mempunyai teman yang terbatas dan penuh dengan kerahasiaan yang sangat besar. Mereka cenderung mengatakan kalimat dengan satu kata yang sering juga membuat orang lain jengkel seperti “Tidakâ€� dan “yaâ€� tanpa disertai kalimat lain yang lebih rinci mengenai jawabnanya tadi. 
Cenderung kaku

Karena mungkin jarang sekali bergaul dan bertemu banyak orang, maka pelanggan pendiam cenderung kaku. Tenang ya, jangan langsung pandang hal ini sebagai suatu masalah, namun tantangan yang harus kamu hadapi! 
Malu-malu 

Saat memasuki toko kamu, pelanggan ini akan sangat malu-malu. Kamu dituntut harus lebih agresif di sini, seperti mempersilahkannya masuk dan membukakan pintu untuknya. Mungkin akan menjadi program sendiri jika kamu memiliki karyawan untuk mulai mendidik mereka untuk mengenal lebih jauh tipe-tipe konsumen.
Bagaimana cara menghadapi tipe pelanggan seperti ini? 
Ramah 
Pelanggan yang malu-malu dan pendiam cenderung akan merasa tentram ketika kita sebagai pedagang berperilaku ramah terhadapnya. Dengan sikap ramah tamah ini, pelanggan tipe ini akan cenderung memiliki rasa nyaman dengan kamu. 
Kebanyakan penelitian yang saya baca menyebutkan bahwa pelanggan tipe pendiam seperti ini cenderung mempunyai kepercayaan yang lebih banyak ketika doi sudah merasa nyaman pada satu orang dan menanamkan kepercayaannya dengan orang tersebut secara royal. Nah, tugas kaamu adalah menjadi orang yang bisa ia percaya! 
Jangan banyak bicara omong kosong
Memang dibutuhkan skill khusus di  sini, seperti skill membuka obrolan dengan pelanggan dengan hal-hal ringan terlebih dahulu seperti ngomongin hobi, makanan, atau apapunlah yang jangan langsung merujuk pada pembelian produk. Memang kasar sekali sepertinya kalau langsung to do pint seperti itu. Di sini kamu dituntut untuk bicara efektif, bisa jadi setelah kamu memulai pembicaraan ringan, kamu mulai menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan tujuan awal pelanggan ini datang ke toko kamu seperti menanyakan kebutuhannya apa, barang apa yangsedang dia cari, dan lain sebagainya. 
Ofer question 

Jika susah sekali mengajaknya mengobrol cobalah menanyakan pertanyaan-pertanayan yang memancing pelanggan ini untuk mengatakan sesuatu. Pertanyaan bisa jadi seputar kabar atau langsung berkaitan dengan produk. 
Menarik perhatian 
Menarik perhatian merupakan hal yang penting di sini. Jika pelanggan kamu dirasa tidak memperhatikan kam, ini saatnya kamu memutar otak untuk membuat doi tertarik, misalnya ekspressi wajah, tatapan mata, ayunan tangan kamu, apapun yang membuat doi lebih fokus padamu. 
Jangan Meremehkan Keluhan Pelanggan Anda!

Jangan Meremehkan Keluhan Pelanggan Anda!

Jangan pernah meremehkan apapun yang keluar dari mulut pelanggan Anda yang menunjukkan ketidakpuasan pelanggan tentang suatu hal. Hal ini bisa jadi 2 kemungkinan mereka tidak puas dengan Anda (service quality), atau pada pekerjaan Anda (product). Artikel kali ini akan membahas bagaimana menangani pelanggan yang tidak terpuaskan dari keluhan yang ia lontarkan. 
Jika Anda meremehkan keluhan kecil saja, bisa jadi itu adalah pintu untuk pelanggan Anda meninggalkan bisnis Anda dan beralih ke perusahaan lain. Oleh karena itu, lakukanlah hal-hal ini agar pelanggan yang sudah tidak puas tadi, tidak langsung kabur begitu saja: 
Biarkan pelanggan melampiaskan perasaan mereka

Anda bertugas sebagai pendengar yang baik disini. Membiarkan klien berkeluh kesah tentang masalahnya dan jujur terhadap apa yang ia rasakan adalah tantangan buat anda untuk menyelesaikan masalah tersebut. Disini, Anda dituntut untuk paham dan mengerti betul apa yang menjadi permasalahan dan mulailah melatih otak untuk berpikir sistematis menuju pencarian jalan pemecahan masalah.  
Jangan berdebat dengan pelanggan
Hindari perdebatan sia-sia dengan klien, karena sebenarnya adalah tanggung jawab anda untuk memberikan hal terbaik untuk mereka. Diam bisa menjadi solusi terbaik pada saat itu, tunjukkan bahwa Anda mengerti perasaan pelanggan ini. Berfokuslah pada pemecahan masalah, dan jangan pernah membuat perdebatan dengan pelaanggan walaupun itu perdebatan kecil sekalipun. 
Jangan menggunakan kalimat yang mengundang perdebatan 
Jangan pernah anda menggunakan kalimat-kalimat yang di dalamnya dapat memicu perdebatan seperti “Saya rasa ini tidak masalah yaâ€�, atau “Prosedur sudah benar saya kira pak…â€� hal ini akan memicu konflik yang lebih dalam. Berusahalah membuat pelanggan calm down dengan kata-kata positif yang keluar dari mulut Anda seperti “Oh masalah tersebut memang sering terjadi, tapi akmu Ada solusi untuk itu, Bapak perlu….â€� 
Nyatakan alasan Anda sesopan mungkin
Lontarkan semua alasan mengenai penedekatan penyelesaian masalah dari berbagai sudut pandang, namun sopanlah jangan pernah menggunakan nada-nada tinggi agar klien tidak salah paham dan memicu persoalan lebih dalam. 
Melatih otak untuk berpikir sistematis di sini merupakan hal yang sangat krusial. Mulailah memahami situasi, kemudian beranjak dengan penggetahuan yang Anda miliki, lalu rumuskan solusi untuk pelanggan. 
Bertanggung jawab akan masalah tersebut 
Jangan lari, namun beertanggung jawablah dengan masalah tersebut Tunjukkan bahwa anda benar-benar dalam track penyelesaian  masalah yang ada. Jika anda tidak tahu, betul-betul tidak tahu apa yang mestinya Anda lakukan, cobalah menghubungi senior atau orang yang lebih pandai dari Anda untuk membantu.
Segera mengambil tindakan 
Segeralah melakukan tindakan penyelesaian masalah, jangan mengulur atau memberikan waktu tambahan hal ini menurunkan integritas anda sebgai seorang rekan bisnis. Mulailah melakukan hal-hal yang memperlihatkan bahwa Anda care terhadap pelanggan Anda. 
Melatih karyawaan ‘front liner’
Jika anda memilki karyawan yang bertugas sebagai front liner, maka didiklah frontliner anda untuk bertindak fleksibel dan mampu mengambil keputusan yang rasional dan cepat. Mungkin akan membutuhkan waktu lama dan perlu waktu, namun ini bisa menjadi investasi bukan cost bagi Anda di masa depan. 
Hal di atas merupakan tips untuk membuat pelanggan yang kecewa tidak langsung pergi meninggalkan Anda dan memutuskan hubungan kerja dengan Anda. Kuncinya adalah biarkan pelanggan menyampaikan masalahnya apa yang menyebabkan mereka tidak puas, lalu carikan solusi tercepat sebisa mungkin. 
Mulutmu Harimau Mu : Pilihan Kata yang Membuat Pelanggan Bahagia

Mulutmu Harimau Mu : Pilihan Kata yang Membuat Pelanggan Bahagia

Ada ungkapan “Mulutmu adalah Harimaumu�. Ungkapan kalimat itu bermakna agar selalu menjaga mulut. Sebenarnya bukan mulut sih tepatnya, namun kata-kata yang dirangkai menjadi kalimat yang keluar dari mulut kamu. Well, ketika kita berda dalam industri bisnis dan menjadi front liner, otomatis pilihan kata akan sangat kita perhatikan untuk apa dan untuk siapa? Tentunya untuk keseimbangan bisnis kita karena kita bertemu dengan klien setiap hari. Lalu, apa saja pilihan kata yang tepat untuk digunakan dalam memanjakan para pelanggan? Nah, artikel kali ini akan membahas tentang frasa apa saja yang kamu butuhkan ketika bertemu dengan klien atau pelanggan:
Image Credit
“Ada yang bisa saya bantu?�
Kesempatan awal yang diinginkan oleh pelanggan adalah menjelaskan secara rinci apa yang ia butuhkan pada saat itu. Nah, ini akan menjadi kesempatan kamu untuk dapat membantu apa yang dia butuhkan. Karena kalimatmu “membantuâ€� bukan “menjualâ€�, ini akan mengundang stigma positif pagi si pelanggan. 
Saya bisa menyelesaikan masalah tersebut…â€�
Kebanyakan dari pelanggan akan sangat terbantu dan terkesima apabila kamu sebagai customer service dapat langsung memberikan solusi dari permasalahan yang pelanggan hadapi. Di sini kamu dituntut bersikap cekatan dan berpikiran cerdas dan menguasai topik. 
“Maaf pak, saya kurang paham, tapi akan saya pelajari lebih dulu, mohon untuk berkenan menungguâ€� 
Kadang terlihat bodoh itu ada gunanya, jujurlah saja ketika kamu menemui permasalahan yang sulit. Mungkin integritas kamu akan turun, namun pelanggan akan lebih suka orang yang jujur dan terlihat usahanya untuk mencari solusi dari pada customer service yang sotoy
“Saya akan bertanggung jawabâ€� 
Ketika kamu berbisnis dengan klien lain, dan menemui permasalahan entah itu produk atau kesepakatan harga, beritahu pelanggan kamu bahwa ini adalah tanggung jawab kamu. Hal ini akan membuat pelanggan kamu lega dan tidak pindah ke lain hati. Diskusikan hal ini dengan bos kamu segera dan ambil keputusan secepat mungkin supaya pelanggan tidak kecewa. 
“ Saya akan memberitahukan hasilnya segera…â€� 
Jika kamu berada dalam bisnis yang “sell and carryâ€� suatu bisnis yang membutuhkan beberapa waktu untuk fix all that material, maka memberitahukan pelanggan kamu tentang rentang waktu adalah hal yang baik untuk bisnis kamu. Hal ini menjaga pelanggan kamu untuk tetap percaya terhadap bisnis kamu. Misalnya kamu bisnis properti seperti negosiasi harga dengan pemilik lama atau membutuhkan waktu sedikit lama dalam desain rumah. 
“Saya akan tepat waktu…â€�
Kalimat ini menunjukkan bahwa kamu akan tepat waktu terhadap janji atau rule yang sudah disepakati bersama. Janji tetaplah janji, jika kamu tidak tepati, bersiaplah kehilangan tidak hanya satu klien di masa depan!
“Pesanan Anda akan sesuai dengan keinginan Andaâ€� 
Pelanggan menginginkan apa yang benar-benar mereka inginkan, seperti desain rumah atau modifikasi berlian. Maka, membuatnya persis seperti apa yang mereka mau adalah jalan terbaik untuk bisnis tetap kamu. Sekarang sudah jamannya “mass customizationâ€� jika kamu tidak bisa menuruti apa keinginan customermu, so you will die ! 
“ Pekerjaan Anda akan selesaiâ€� 
Jangan pernah bilang ke klien kamu bahwa hal ini membutuhkan waktu sedikit lagi. Jangan biarkan pelangganmu menunggu. Lebih baik kamu langsung sepakti waktu yang kamu bisa tepati, misalnya barang akan jadi dalam 3 hari, katakanlah seminggu kepada klien dan antartkan tepat 3 hari setelah barang jadi. So Surprizeeee !!!! 
Jangan Di Klik! Cara Agar Membuat Pelanggan Tidak Bisa Melupakan Anda

Jangan Di Klik! Cara Agar Membuat Pelanggan Tidak Bisa Melupakan Anda

Membuat pelanggan tidak lupa dengan produk Anda itu tidak jauh lebih mudah membuat mereka untuk selalu mengkontak kamu ketika berbisnis. Hal ini biasa terjadi dalam bisnis perbankan, konsultan bisnis, atau broker saham. Sulit memang untuk membuat pelanggan tetap loyal memakai Anda sebagai penasihat keuangannya ataupun memakai jasa Anda dalam sebuah proyek bisnis. 
Image Credit
Kunci membuat pelanggan Anda loyal adalah kepuasan.  Jika pelanggan puas dengan pelayanan Anda atau pekerjaan Anda bisa jadi dia akan memakai Anda lagi atau mungkin pindah ke lain hati. Bisa jadi! 
Nah, pertanyaannya adalah ketika Anda sudah merasa pelanggan ini sudah terpuaskan akan jasa Anda, maka tugas Anda selanjutnya adalah membuat dia untuk tidak lupa dengan Anda agar di waktu mendatang nama Anda lah yang menjadi daftar orang pertama untuk diajaknya kembali dalam hubungan bisnis. Ingin tahu stepnya? Simak ulasan kali ini:
Biarkan pelanggan tahu apa saja yang Anda kerjakan 

Hal ini memang sangat dramatis, namun Anda dapat mengambil keungtungan di dalamnya dengan memberi tahu klien Anda tentang apa saja yang sudah Anda kerjakana untuk klien Anda. Klien akan merasa lega dan tidak khawatir karena pekerjaan mereka ditangani orang yang benar. Anda dapat memberitahu mereka melalu newsletter, e-mail, ataupun membiuat sebuah panggilan telepon kepada klien Anda. Anda harus sadar, bagaimana bisa klien ingat akan pekerjaan Anda tanap Anda memberitahunnya sendiri kepada mereka. 
Mengirim SMS Personal ke pelanggan lama
Mengirimi SMS yang berbunyi menanyakan kabar juga sangat berpengaruh mungkin kalimatnya akan baik jika seperti ini “Saya sedang bersantai dirumah lalu nama Anda muncul di benak Saya. Bagaimana kabar Anda? Apakah Anda masih hobi untuk jalan-jalan keliling Eropa? Jangan sungkan untuk memberitahu jika Anda membutuhkan satu set bagasi. Saya bisa mampir dengan model terbaru kami setiap saat ke kantor Andaâ€�. Atau jika Anda menemui pelanggan lama di suatu acara pernikahan teman Anda, menindaklanjuti dengan mengiriminya SMS: “Sangat senang sekali melihat Anda di pesta pernikahan Natalie, Aku akan meneleponmu di awal Tahun Baru untuk jadwal makan siang.”
Buatlah janji personal 
Mampirlah ke kantornya atau buatlah janji makan siang atau makan malam dengan klien Anda secara informal. Hal ini akan memberikan sentuhan secara lebih personal untuk menjaga hubungan dengan klien Anda. 
Mengingat hari spesial pelanggan 
Kebanyakan orang akan sangat senang sekali jika hari atau tanggal tertentu dalam hidupnya diingat oleh orang lain seperti hari ulang tahun dan hari pernikahan. Kirimkan klien Anda sebuah aniversary card, holiday card, atau birthday card kemudian kirimkan hadiah yang membuatnya berkesan. Hadiah disini tidak harus hadiah yang mahal! Cobalah untuk menggunakan kreativitas Anda. Memberikan barang yang sering sekali dia beli mungkin atau pembelian terakhir yang dia sangat berkesan. 
Sampaikan Informasi yang kira-kira pelanggan Anda tertarik untuk mendengar 
Menyampaikan informasi tentang hal yang klien Anda sukai seperti pergerakan saham baru, kopi pagi saham, atau apapuhn news tentang bidang yang klien ingin sekali dengar adalah salah satu cara cerdas untuk tetap menjalin hubungan baik dengan klien Anda. 
Pertimbangkan  panggilan-panggilan informal 
Ketika melakukan panggilan informal, jangan lupa untuk mensisipi bumbu-bumbu bisnis seperti mengajaknya untuk menangani proyek baru, bisnis baru, atau sekedar menawarkan produk baru. Namun ingat, jangan berlebihan. 
Membuat Segmentasi Pelanggan

Membuat Segmentasi Pelanggan

Suksesnya penjualan produk bisnis tidak hanya ditentukan pada kualitas produk itu sendiri, namun banyak faktor menentukan seperti pemilihan segmen pelanggan. Apa segmen pelanggan itu? Segmentasi pelanggan merupakan strategi marketing untuk membagi pelanggan pada kotak-kotak tertentu melalui sebuah ukuran yang telah ditentukan. 
Image Credit
Akan ada banyak segmen pelanggan di dunia ini namun yang benar cocok dengan produk Anda itulah yang harus difokuskan. Artikel kali ini akan membahas tentang bagaimana cara mengelompokkan atau membuat segemnetasi pelanggan:
Pendapatan 

Buatlah daftar pelanggan Anda terlebih dahulu, terutama daftar pendapatan setiap pelanggan. Mungkin Anda akan kesulitan jika memang pelanggan Anda sudah banyak, Anda mungkin harus membeli sofware tertentu untuk merekap semua data pelanggan Anda. Setelah membuat daftar pendapatan pelanggan lalu pilihlah pelanggan mana saja yang cocok dengan produk yang mau Anda tawarkan misalnya cover super. Produk ini cocok untuk pelanggan dengan pendapatan satu juta ke atas maka pelanggan yang memiliki pendapatan diatas satu juta adalah segmentasi pasar Anda. 
Segmentasi berdasarkan karakteristik dasar pelanggan 

Langkah selanjutnya adalah membuat segemnetasi pelangggan dengan membagi pelanggan Anda menurut ukuran dasar seperti umur, lokasi, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan. Misalnya cover super segmentasi untuk umur 15-45 tahun, lokasi di Jateng dan DIY, semua jenis kelamin, tingkat pendidikan SMP-Profesor. 
Bagilah berdasarkan kelompok demografik

Jika berdasarkan karakteristik dasar pelanggan adalah hal yang terlalu luas, buatlah pembagian berdasarkan demografisnya, seperti membagi pelanggan secara lebih  spesifik, misalnya umur 15-45 tahun Anda hanya membidik sasaran umur 20-30 tahun, sehingga media iklan dan alat pemasaran lainnya akan mudah untuk diterapkan. 
Segmentasi berdasarkan lokasi 

Setelah menganalisis lokasi pelanggan, buatlah ukuran yang lebih spesifik apakah produk Anda ini aakan dipasarkan ke pelosok nusantara atau hanya ke sebagian kota dengan distrik-distrik tertentu. Misalnya Jika Jogja menjadi sasarannya maka mau dipassarkan kemana saja? Hanya Kabupaten Sleman atau seluruh kabupaten di Jogja. 
Segmengtasi berdasarkan psikologis

Langkah selanjutnya adalah membaagi konsumen berdasarkan ukuraan psikologis seperti kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadiannya. 
History Product 

Inilah pentingnya menggunakan membercard pada bisnis retail sebenarnya, dengan membercard Anda otomatis memiliki database penjualan produk  apa saja yang pelangga beli secara rutin. Dengan begitu, kelompokkanlah pelanggan ini berdasarkan purchase intention product yang sering dia beli.
Segmentasi perilaku konsumen 

Hal ini tidak hanya  berdasarkan standar hidup si pelanggan, namun juga berdarsarkan preferensi membeli produk dan trend pembelian. 
Segementasi berdasarkan kebermanfaatan produk 

Langkah selanjutnya adalah membagi pelanggan berdasarkan manfaat dari produk yang Anda tawarkan. Semakin banyak manfaat produk yang Anda tawarkan pada konsumen, maka semakin luas pelanggan yang akan menjadi segmentasi dari produk Anda. 
Pilihlah satu segmen saja

Fokus itu penting! Setelah Anda membuat pengelompokkan segmen berdasarkan ukuran-ukuran tertentu. Pilihlah segmen mana yang akan Anda fokuskan untuk menjual produk Anda. Hal ini terkait dengan strategi marketing selanjutnya seperti membuat target dan positioning produk ke pelanggan. 
Memilih segmentasi yang benar-benar berharga untuk pasar Anda

Tidak ingin kan, strategi pemasaran Anda sia-sia atau salah sasaran karena ternyata segmen yang Anda pilih merupakan segmen dengaan nilai paling rendah keuntungannya? Oleh karena itu, pilihlah segemen yang benar-benar menguntungkan untuk bisnis Anda. 
10 Tips di atas merupakan cara untuk mempermudah Anda dalam membuat segmentasi produk. Semoga bermanfaat!
20 Hal yang Membuat Seseorang Sukses di Usia 20-an

20 Hal yang Membuat Seseorang Sukses di Usia 20-an

Rata-rata orang memulai langkah untuk mencapai kemapanan dan meraih kenyamanan dalam hidup adalah di usia 30-40 tahun. Padahal usia tersebut adalah usia yang bisa dikatakan cukup terlambat untuk memulai sebuah usaha meraih kesuksesan.
Image Credit
Sukses bisa diraih karena pengaruh waktu. Ketika kamu semakin awal memulai karir pekerjaan kamu, maka akan semakin cepat pula peluang kamu untuk meraih sebuah kesuksesan. Jika sukses bisa diraih sejak usia muda, mengapa harus menunggu usia 30 atah 40 tahun untuk baru mulai memikirkan langkah-langkahnya?
Usia 20 tahun-an merupakan usia yang penting untuk memulai melangkah kejenjang usaha kesuksesan. Usia 20 pada seseorang pada umumnya adalah usia yang matang dan secara fisik merupakan kondisi yang bagus untuk melakukannya. Berikut ini adalah 9 usaha yang dilakukan orang uskses di usia 20-an :
Mencoba industri yang berbeda

Ketika masih muda, jangan pernah kamu menyerah pada suatu keadaan yang memaksamu untuk terperangkap dalam sebuah kegagalan. Masa muda usia 25 tahun-an, sangat penting untuk mencoba segala sesuatu yang baru. Sesuatu yang berbeda dan kreatif adalah yang paling dicari untuk membangun sebuah kesuksesan.
Namun, mengenalkan sesuatu yang baru tidaklah mudah. Semua membutuhkan sosialisasi dan marketing yang baik. Mencoba sesuatu di industri yang lain dari yang lain memang syarat akan ketidakpastian. Namun yang perlu kamu ingat, ketika kamu berani mencoba, kamu akan punya kemungkinan untuk sukses meskipun berpeluang juga untuk merasakan kegagalan. Namun, jika tidak berani mencoba, kamu tidak akan punya kesempatan untuk suskses, otomatis kamu tidak akan pernah merasakan kegagalan.
Tidak ada orang di dunia ini yang dilahirkan lalu langsung menguasai suatu hal. Untuk menjadi seorang ahli, para ahli pernah merasakan kegagalan, namun ia tidak pernah patah semangat untuk mencoba lagi, bahkan pindah jalur untuk membuka peluang usaha di bidang yang lain. Mereka melakukan hal itu sampai menemukan suatu kemantapan hati dan kenyamanan dalam melakukannya. Semua itu membutuhkan proses yang panjang dan cobaan yang tidak mudah.
Ketika kamu mencoba sesuatu hal yang berbeda, maka jangan takut untuk menekuninya. Perbedaan dalam ranah yang baik hanya perlu ketekunan untuk menuju arah kesuksesan. Jika kamu kesulitan untuk menciptakan industri yang berbeda, yang harus kamu lakukan untuk menjadi sukses adalah mengembangkan industri yang ada. Dengan sedikit kreativitas kamu pasti bisa untuk melakukannya.
Membangun dari bawah

Sukses adalah tingkatan pencapaian tertinggi suatu pekerjaan. Namun, tidak pernah ada ukuran yang pasti untuk menentukan kesuksesan dari seseorang. Seseorang bisa dikatakan sukses jika orang tersebut telah mencapai target yang ia rencanakan. 
Untuk menjadi sukses di usia 25 tahun, selain kamu perlu mencoba sesuatu yang baru kamu juga harus menekuninya. Setelah kamu merasa nyaman dengan hal itu, pertahankan semaksimal mungkin. Saat itu kamu sedang membangun fondasi yang kokoh untuk karirmu. Mungkin kamu harus merangkak dari jabatan yang paling rendah. Anggap semua itu kamu sedang menanamkan penopang untuk karirmu. Jika kamu hanya menancapkan tiang penopang itu tidak dalam kamu hanya akan merasakan terseok-seok ketika cobaan angin kencang datang. Berbeda ketika kamu menancapkan tiang penopang itu lebih dalam. Kamu akan tetap berdiri kokoh saat badai menyerang.
Implikasikan terhadap rencana suksesmu saat ini. Jangan pernah malu untuk menekuni profesimu dari bawah. Saat kamu menjadi karyawan, jadilah karyawan yang baik, agar ketika suatu ketika nasib memihak padamu menjadi seorang boss, kamu dapat memperlakukan karyawanmu dengan baik.
Membangun dari bawah tentu membutuhkan kesabaran ekstra, karena kesuksesan membutuhkan sebuah proses. Jika kamu beruntung kamu akan melewati proses tersebut dengan cepat. Dan jika kamu merasa sangat lama mencapai kesuksesan tersebut, anggaplah kamu sedang menanam pondasi yang kuat untuk mempersiapkan ketika sesuatu yang kamu bangun sudah berhasil dan tidak mudah untuk digoyahkan.
Belajar 

Kesuksesan membutuhkan proses belajar yang panjang dan tidak berhenti, sebab sukses adalah tentang peningkatan kualitas kehidupan yang kita tidak akan pernah tahu kapan sampainya. Mengapa demikian? Karena manusia mempunyai kecenderungan sifat yang tidak gampang puas akan suatu hal. Manusia selalu ingin melebihi keinginannya yang sebelumnya. Dan ketika ia berhasil, maka ia di katakan sukses. Untuk itu, manusia perlu belajar.
Untuk menjadi seorang yang sukses jangan malu untuk belajar. Dengan seorang yang lebih muda itu tidak menjadi masalah. Seorang yang masih muda dengan ilmu yang melebihi kamu tidak sedikit, dan yang lebih tua juga demikian. Belajar untuk menunjang kesuksesanmu tidak harus dengan sekolah formal. Kamu bertemu dengan seseorangpun kamu dapat dikatakan belajar jika kamu bisa mendapatkan ilmu dari orang tersebut. Namun demikian, tidak semua orang sempurna. Pasti dalam hidupnya seseorang pernah melakukan kesalahan. Semua ilmu yang kamu dapatkan dari seseorangpun tidak semuanya benar. Pandai-pandailah untuk menfilter ilmu dari pembelajaran tersebut. Terapkan yang sekiranya masih relevan dan layak, serta jangan ragu untuk membuang hal buruk atau ketidak sesuaian dari ilmu yang kamu pelajari.
Pastika kamu belajar dengan seorang yang ahli dan berpengalaman sebelumnya menangani bidang yang kamu inginka tersebut. Namun, meskipun begitu pelajaran yang akan kamu dapat dari seorang ahli tersebut tergantung kamu yang dapat menentukan. Sukses atau gagal hanya perkara kamu mau menerapkan pembelajaran yang baik atau tidak. Sukses bukan hanya masalah kamu belajar meniru seseorang yang sukses, namun sukses adalah bagaimana kamu mengembangkan ilmu yang kamu dapat dari seorang yang sukses tersebut. Kembangkanlah ilmu dari proses belajar tersebut sekreatif mungkin. Agar kamu mendapatkan sebuah karakter yang tidak mudah di lupakan seseorang.
Loyalitas

Loyalitas dapat diartikan sebagai kesetiaan atau ketekunan seseorang terhadap pekerjaan yang ia lakukan. Orang pintar dan orang tekun sama-sama berpotensi untuk meraih sebuah kesuksesan. Pintar karena sebuah bakat yang dimiliki sejak lahir hanya menduduki prosentase yang kecil di bandingkan ketekunan usaha yang dilakukan dalam meraih sebuah kesuksesan.
Loyalitas juga dapat diartikan sebagai kesetiaan pengabdian pada sebuah instansi atau perusahaan tempat seseorang bekerja. Ketika seseorang bekerja sepenuh hati pada satu tempat, maka ia akan berpotensi untuk berkembang. Perkembangan yang signifikan mampu membuat seseorang berpeluang untuk menduduki sebuah jabatan penting di tempat kerja. Loyalitas adalah bentuk dari kecintaan tertinggi dari sebuah pekerjaan yang di tekuni.
Loyalitas tidak datang begitu saja, melainkan di bangun oleh waktu. Loyalitas yang akan menuai kesuksesahan hanyalah loyalitas yang di barengi dengan peningkatan kualitas kerja yang nyata. Jika hal tersebut bisa di bangun di usia sedini mungkin, maka kesuksesan adalah hasil kegigihan yang kamu lakukan.
Berani mengambil resiko

Seseorang hidup diibaratkan di atas roda yang berputar, suatu ketika pasti akan berada di bawah juga. Tidak ada seseorang yang terus berjaya dalam hidupnya. Pasti setiap orang mempunyai jatah gagalnya masing-masing. Habiskan jatah gagalmu selagi masih muda. Dari kegagalan tersebut, bersikaplah bijaksana agar kamu tetap dapat mengambil hikmah untuk sebuah kesuksesan yang ingin kamu raih.
Berani mengambil resiko termasuk salah satu cara untuk mengambil jatah gagal sedini mungkin. Resiko ada dua macam, resiko buruk, dan resiko baik. Yang perlu di pikirkan adalah bagaimana cara menghadapi resiko yang buruk, karena kita tidak perlu merencanakan hal yang muluk-muluk untuk menghadapi resiko yang baik. Hal yang perlu kamu ingat adalah hindarkan dirimu dari sikap penyesalan ketika kamu menghadapi resiko yang buruk. Berpikir jernih dan memandang dari sudut pandang yang berbeda akan menghindarkan kamu dari perasaan penyesalan tersebut. 
Yang tidak kalah penting dari pengambilan sebuah resiko, adalah berani menghadapi jika akibat tersebut datang menghampirimu. Lari dari kenyataan adalah sifat seorang pengecut, dan selama ini belum pernah ada di temukan seorang tokoh yang sukses dengan mental pengecut.
Semua itu bisa dilakukan dengan cara latihan mengambil keputusan dalam hidupmu, jika kamu dapat dengan bijak melakukannya, maka akan sangat mudah untuk mengimplikasikannya ke pekerjaan kamu. ketika kamu berani mengambil resiko, kamu akan di hadapkan dengan 2 kemungkinan, yaitu gagal dan sukses. Namun, jika kamu tidak memberanikan diri, kamu tidak akan pernah merasakan keduanya. Pilihan ada di tangan kamu.
Menciptakan lapangan pekerjaan
Menciptakan lapangan kerja yang dilakukan seorang yang masih muda mungkin akan banyak mengalami hambatan dalam teknis pelaksanaannya. Apalagi mental seseorang yang masih muda biasanya kurang bisa mengambil keputusan secara bijak sehingga menimbulkan kegagalan-kegagalan yang berulang kali. Namun, ketahuilah saat kamu menekuni lapangan pekerjaan yang kamu bangun, kelak kamu akan mendapatkan hasil yang tidak sia-sia. Seberapa kecil usaha yang kamu lakukan demi merintis sebuah usaha, pasti akan mendapatkan timbal balik yang sesuai. Maka berusahalah semaksimal mungkin untuk membagun dan mengembangkan lapangan pekerjaan yang kamu ciptakan, agar hasil yang akan diperoleh juga akan maksimal.
Pertimbangkan peluang usaha yang akan kamu ambil. Meskipun ada seorang yang beranggapan semua usaha yang halal itu baik, namun jika tujuan kamu adalah sukses, kamu juga harus mempertimbangkan peluang yang ada. Kondisi wilayah suatu daerah, sumber daya manusia, serta teknik marketing sangat perlu untuk di perhatikan seseorang yang menciptakan sebuah lapangan pekerjaan. 
Gagal memang sudah menjadi jatah setiap orang, namun jangan sampai kamu pasrah dengan hal demikian. membuka peluang usaha yang di barengi dengan pikiran “akan gagal� juga akan mempengaruhi prospek peluang usaha kamu ke depan. Pikirkan tentang keberhasilan, setidaknya itu adalah sebuah motivasi untuk meningkatkan kinerja kamu dalam membangun sebuah lapangan pekerjaan.
Investasi

Jika kamu punya modal yang cukup untuk membuka peluang usaha, namun kamu tidak tahu harus memilih apa, mungkin kamu perlu mencoba bisnis investasi jangka panjang. Memang setiap bulan keuntungan yang diperoleh tidak terlalu besar, namun tidak semua bisni ivestasi mengalami hal tersebut. Jika kamu menyebarkan modal untuk investasi ke lebih dari beberapa peluang usaha, tentu kamu akan semakin cepat untuk balik modal dan menikmati keuntungannya.
Menanam modal usaha untuk sebuah investasi saat di usia muda sangat menguntungkan, karena pekerjaan yang akan kamu kerjakan tentu lebih ringan. 
Ada beberapa contoh bisnis investasi jangka panjang yang marak di coba tentu karena hasilnya sangat memuaskan. Diantaranya adalah bisnis property, bisnis batu bara, tambang, granite, rumah dan mobil. Investasi dengan hasil yang besar tentu di butuhkan modal usaha yang tidak sedikit, juka seberapa peka kamu melihat peluang keuntungan yang akan kamu peroleh. 
Bisnis investasi seperti ini juga rentan dengan masalah penipuan, untuk itu pastikan kamu mengenali dengan siapa kamu akan berbisnis. Kepercayaan memang sangat penting, namun alangkah baiknya kamu juga ikut turun tangan langsung dalam bisnis tersebut meskipun dalam kapasitas yang kecil. Dengan seperti itu kamu tidak akan terlalu “butaâ€� mengenai informasi pada bisnis investasi yang kamu jalankan. Pentingnya survei lokasi bisnis investasi juga hal yang perlu di perhatikan. Karena bisa jadi penawaran yang di tawarkan adalah fiktif belaka. 
Jangan mudah tertipu dengan investasi hasil besar dengan modal tipis, karena pasti lebih berpeluang gagal. Biasanya pebisnis seperti itu mengincar orang-orang yang ambisius untuk sukses dengan usaha yang minim. “Pasrah�dalam bisnis investasi apalagi yang bermodal besar adalah sebuah kesalahan yang fatal, meskipun itu dilakukan dengan saudara.
Karena jika uang sudah berbicara pertemana atau persaudaraan tidak akan ada artinya. Maka penting bagi kamu untuk berfikir sekali, bahkan dua kali atau tiga kali untuk menaruh sebuah modal pada sebuah investasi tertentu. Pelajari lebih dalam, baik dengan cara bertanya pada teman atau pun searching di internet. Semua bisnis investasi pasti mempunyai kekurangan, pelajari lebih lanjut apakah kamu akan siap menerima kekurangan yang dimiliki bisnis investasi yang akan kamu ikuti. Jika memang tidak terlalu berat, tidak ada salahnya untuk mencobanya.
Jalin relasi yang baik
Untuk usia muda, jika ingin meraih kesuksesan sangat diperlukan untuk menjalin relasi yang luas, hal itu tidak lain adalah untuk memudahkan memperoleh link pekerjaan.
Menjalin relasi dengan seseorang memang susah-susah gampang. Hal tersebut dikarenakan sifat orang berbeda-beda, mengharuskan kita untuk memahami dan menyikapi dengan berbeda pula. Satu hal yang jangan sampai hilang dalam diri kamu ketika menjalin relasi dengan seseorang adalah jangan sampai kamu kehilangan jati diri kamu.
Jati diri adalah sebuah karakter yang akan memudahkan seseorang untuk mengenal dan mengingat kamu.
Saat hendak menjalin relasi dengan seseorang pilihlah relasi yang baik dan menguntungkan. Relasi berbeda dengan pertemanan biasa, jika pertemanan kamu mungkin tidak perlu pandang bulu dengan siapa kamu memilihnya, namun jika relasi cenderung pada rekan bisnis. Usahakan seorang tersebut adalah orang yang menyenangkan dan dapat dipercaya. Selanjutnya kamu hanya tinggal menyamankan diri dalam bekerja sama dengan orang tersebut.
Menjalin relasi untuk sebuah bisnis memerlukan kesempurnaan pada kesan pertama. Jika kamu dapat mengambil simpati pada kesan awal kamu menjalin sebuah relasi, kamu akan mendapatkan kemudahan untuk menyamankan diri dalam lingkungan tersebut.
Bekerja secara penuh
Selagi masih muda, pergunakan waktumu dengan efektif dan produktif. Jangan ragu untuk mengambil jam kerja yang panjang dalam waktu satu minggu full. Karena ketika kamu masih muda fisik kamu masih mampu untuk melakukan semua pekerjaan secara optimal.
Jangan membatasi diri dengan pekerjaan apapun yang datang menghampirimu. Karena bisa jadi kesempatan tidak datang untuk kedua kalinya. Manfaatkan setiap peluang dengan baik. Waktu bekerja yang penuh akan mengasah kemampuan dan pengalaman kamu di bidang yang kamu geluti.
Kepemimpinan Eksekutif yang Efektif

Kepemimpinan Eksekutif yang Efektif

Nilai kepemimpinan eksekutif telah sulit untuk diukur. Namun, studi terbaru meneliti efektivitas pembinaan menunjukkan bahwa kepemimpinan dapat menjadi faktor utama dalam keberhasilan pada suatu organisasi dan bahwa bimbingan satu persatu dan akuntabilitas yang diberikan oleh pelatih secara substansial dapat meningkatkan efektivitas. 
Ada beberapa studi yang meneliti hasil pembinaan eksekutif, pembinaan eksekutif yang telah dilakukan secara konsisten menunjukkan hasil yang dramatis. Sebagian besar studi menunjukkan hasil laba atas investasi lebih dari 500 persen! Bahkan beberapa studi memperoleh angka yang lebih tinggi dari itu.
Terlalu bagus untuk menjadi kenyataan? 
Hasil ini terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. 
Kita terbiasa mendengar tentang terobosan ilmiah terbaru, hanya untuk menemukan bahwa studi tersebut cacat atau bahwa beberapa peneliti lainnya memperoleh hasil yang bertentangan. Ini semua sangat membingungkan, sehingga setelah beberapa saat, kita berhenti mendengarkan.
Bagaimana mungkin ROI menjadi yang baik? Kami sangat senang jika penawaran saham menghasilkan return 20% pada akhir tahun. (Sekarang kita mungkin berterima kasih jika kita bisa setidaknya impas.) Sebuah pengembalian 500% tampaknya mustahil. Dan kita asumsikan bahwa penelitian nantinya akan menawarkan perbaikan yang diperlukan untuk angka-angka ini. 
Hasil statistik sering menjadi lebih sederhana karena semakin banyak sampel yang dikumpulkan. Istilah teknis adalah “regresi untuk mean,” yang menggambarkan kecenderungan hasil untuk menjadi “rata-rata” sebagai jumlah sampel yang meningkat. Ada beberapa studi yang semua menunjuk ke arah yang sama, namun pembinaan masih profesi baru yang hanya terdapat sedikit penelitian tentangnya.
Beberapa penelitian mendapatkan hasil yang dramatis dalam satu area, tetapi efek tersebut telah diantisipasi oleh faktor-faktor lain yang mungkin terkena dampak negatif. Organisasi adalah sistem, dan perubahan di satu daerah mungkin memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan di tempat lain.
Tentu saja, layanan pembinaan merupakan investasi yang relatif kecil untuk seorang eksekutif. 
Terlalu Penting untuk terjawab! 
Studi tentang pembinaan menunjukkan hal tentang kepemimpinan. Pelatih yang bekerja secara efektif untuk meningkatkan kepemimpinan organisasi dengan mendengarkan, memberi nasihat dan membuat eksekutif untuk bertanggung jawab. ROI bukan tentang pelatih, itu menunjukkan bahwa kepemimpinan yang baik membuat dampak positif pada bottom line.
Banyak organisasi yang telah berinvestasi pada sumber daya kepemimpinan yang mereka miliki. Individu dipromosikan melalui perusahaan karena mereka memiliki kinerja yang sangat baik dalam keterampilan teknis profesi mereka. Itu tidak membuat mereka menjadi pemimpin yang baik. Di perusahaan lain, para eksekutif diambil dari orang-orang dengan ketajaman bisnis atau pelatihan keuangan yang solid, tetapi tanpa banyak latar belakang yang mempersiapkan mereka untuk berurusan dengan “masalah ” organisasi.
Seminar dan pelatihan yang bermanfaat dan juga menunjukkan (lebih sederhana) laba atas investasi untuk pelatihan kepemimpinan. Hal terbaik dari seminar ini yaitu pelatihan yang berfokus pada keterampilan yang diperlukan untuk memimpin orang-orang, tidak hanya untuk mengelola peristiwa atau mengendalikan persediaan. 
Tapi pelatihan kepemimpinan yang paling efektif terjadi dalam hubungan satu-satu yang menjadi ciri khas pembinaan eksekutif. Hal ini bahwa semua pengetahuan dan keterampilan yang seorang eksekutif bawa dapat diterapkan pada kehidupan nyata, situasi sehari-hari yang perusahaan hadapi, teori menjadi kenyataan, kebiasaan baik terbentuk, “potensi kepemimpinan” menjadi kepemimpinan.
Diharapkan bahwa ROI untuk pembinaan eksekutif dapat menjadi lebih sederhana karena berarti bahwa eksekutif memimpin dengan lebih efektif. Tapi itu tidak akan pernah menjadi opsional dalam sebuah organisasi yang percaya bahwa para pemimpin itu penting. 
ROI untuk pembinaan eksekutif tidak terlalu bagus untuk menjadi kenyataan namun, itu terlalu penting untuk dilewatkan.
Pembinaan di Tempat Kerja

Pembinaan di Tempat Kerja

Apakah kamu melakukan apa saja agar bisa sukses? Banyak eksekutif dan manajer yang mendaftar atau mengikuti pelatihan untuk memastikan bahwa mereka telah melakukan semua yang mereka bisa untuk memaksimalkan kemungkinan untuk sukses. Apakah pembinaan hanyalah “iseng-iseng” atau alat manajemen?
Image Credit
Apa itu pembinaan?
Menurut Federasi Internasional Pembinaan, pembinaan adalah profesi baru yang dikembangkan untuk memfasilitasi hubungan antara pelatih yang berkualitas dan individu dalam sebuah organisasi. Hasil dari hubungan ini dapat diamati, diukur dan sesuai dengan persyaratan kinerja organisasi. Dengan kata lain:
Pembinaan: 
Membantu orang menetapkan dan mencapai tujuan 
Individu  bertanggung jawab untuk membuat kemajuan pada tujuan mereka 
Meminta individu untuk melakukan lebih dari yang mereka lakukan sendiri 
Meningkatkan Fokus pada hasil yang diinginkan 
Menyediakan alat dan dukungan 

Apakah pembinaan seperti terapi? 
Pelatih dan klien memiliki manfaat (fasilitatif) hubungan satu sama lain satu, tetapi hal ini berbeda dengan pembinaan yang tidak berurusan dengan bekerja misal pada “isu-isu” masa lalu atau masalah kesehatan mental. 
Pembinaan tidak bergantung pada resolusi isu-isu masa lalu untuk membuat klien maju ke depan. Kadang-kadang masalah masa lalu muncul dalam hubungan pembinaan dan pada saat itu seorang pelatih berpengalaman akan merujuk klien pada ahli kesehatan mental yang tepat. Pembinaan berfokus pada kegiatan proaktif untuk mencapai tujuan pribadi dan profesional yang diinginkan. 
Apa hubungan antara pelatih dan klien?
Sebuah Kemitraan kolaboratif (pelatih bukan “ahli”, “otoritas”, atau “penyembuh”) 
The fokus, format dan tujuan bersama.
Klien dan pelatih, keduanya memegang akuntabilitas pada hubungan pembinaan.

Bagaimana pembinaan disampaikan?
Sejumlah opsi  ada untuk pelayanan pembinaan. Sarana kontak ditentukan oleh pengaturan bersama yang memenuhi kebutuhan klien. Sering jadwal yang bersama-sama diatur dan kemudian pelatih dan klien berada dalam kontak melalui telepon, kontak langsung, melalui e-mail, atau dengan kombinasi dari metode ini. Sering kali pelatih akan meminta klien untuk melakukan semacam tugas antar sesi. Banyak pelatih menggunakan pelatihan bentuk fokus untuk membantu klien mengarahkan kebutuhan mereka pada setiap sesi. 

Berapa lama seseorang membutuhkan pelatih? 
Pelatih dan klien menentukan panjang hubungan. Sering kali pelatih akan meminta komitmen 3-6 bulan agar hubungan cukup waktu dan menjadi efektif. Kebanyakan pelatih akan meminta penghentian hubungan jika pembinaan tidak bermanfaat bagi salah satu pihak itu. Beberapa pelatih telah menulis perjanjian menguraikan syarat dan kondisi tertentu. 
Apakah pembinaan benar-benar berguna?
Ya, jika pelatih dan klien “cocok”. Sinergi antara pelatih dan klien sangat penting dan kamu mungkin perlu untuk sedikit melihat-lihat untuk menemukan yang pelatih yang “benar” untuk kamu. Pelatih memiliki kualifikasi dan pelatihan yang berbeda, sehingga sangat penting untuk melihat pengalaman dan keahlian pelatih. 
Pembinaan menjadi populer karena hal ini menghasilkan manfaat bagi pribadi yang menjalaninya. Pelatih menyediakan alat untuk membantu klien mencapai tujuan mereka atau menemukan makna lebih dalam hidup mereka. 

Pembinaan dapat memberikan bantuan dalam pengembangan perilaku tertentu dalam manajer, seperti mendengarkan dan bekerja secara efektif dengan kepribadian yang sulit, manajemen konflik dan ketegasan. Pelatih mengajukan pertanyaan yang sulit (misalnya: “Apa yang bisa kamu toleransi?” “Di mana kamu menyerahkan kekuasaan kamu”?) Pada lini bawah klien mengembangkan keterampilan baru dan ini diterjemahkan ke dalam kesuksesan. 

Sekarang, kembali ke titik apakah pembinaan hanyalah “iseng-iseng”, tidak, pembinaan tidak hanya “iseng-iseng”, tapi merupakan manajemen yang kuat (baik itu manajemen diri atau lainnya) teknik yang menyediakan individu dan alat yang mereka perlukan untuk mencapai tujuan secara efisien dan cara yang efektif untuk mencapainya. 
Image Credit
Sekali lagi, apa saja yang kamu lakukan untuk membuat diri kamu sukses? Tidak semua orang membutuhkan pelatih, pembinaan mungkin hanya untuk membuat kehidupan kamu lebih baik dan lebih hebat.