Berbagai Peralatan Fitness dan Cara Merawatnya

Sebuah bisnis tentu memerlukan perawatan secara rutin. Perawatan rutin ini mencakup operasional serta peralatan dalam usaha Anda. Jika pintar mengatur perawatan apa yang diperlukan untuk bisnis tersebut, maka Anda tidak akan mengeluarkan uang yang banyak. Jadwal perawatan juga perlu diperhatikan, jangan sampai perawatan dilakukan ketika bisnis sedang ramai. Hal ini hanya akan menghalangi pelanggan datang ke tempat Anda.

Bisnis fitness memerlukan banyak peralatan berat untuk dipakai usaha, tentu juga memerlukan perawatan secara rutin. Jika tidak dirawat, maka peralatan pun akan terlihat usang serta tidak memberikan performa maksimal. Hal ini akan berpengaruh terhadap kesenangan pelanggan Anda. Pelanggan bisa berpindah tempat hanya gara-gara peralatan fitness tidak terawat. Lebih dari itu, bisa saja pelanggan menyebarkan rumor tidak bagus yang membuat usaha fitness Anda terkenal tidak baik.

Merawat sebuah peralatan jauh lebih susah dan mengeluarkan banyak tenaga daripada membelinya. Tetapi, jika harga peralatan mahal, tentu Anda wajib merawatnya dengan baik. Bagi yang mempunyai uang berlebih, boleh saja tidak merawat perlatan yang dimiliki karena membeli peralatan baru tidak akan menjadi masalah. Namun, alangkah baiknya jika dapat menghemat biaya operasional dan mengalihkan dana tersebut untuk mengembangkan usaha fitness. Berikut jenis serta cara perawatan alat fitness.

Perawatan treadmill electrik

Terdapat berbagai jenis atau tipe dari treadmill electric. Berbeda jenis, berbeda pula kapasitas serta penggunannya. Contohnya saja, untuk treadmill electric 1.5 hp, berat badan si pemakai tidak boleh melebihi 100 kg. Jika Anda memiliki treadmill yang seperti ini, berikan informasi atau sebuah stiker di treadmill agar bisa dibaca oleh pelanggan. Ketahuilah jenis treadmill yang Anda miliki sebelum dipakai oleh pelanggan.

Tentu Anda tidak bisa mengatur pemakaian pelanggan ketika menggunakan treadmill. Pelanggan sudah membayar mahal untuk menggunakan fasilitas tersebut, jadi mereka bisa menggunakannya sesuka hati. Pelanggan pun ada berbagai macam tipe. Ada pelanggan yang ikut menjaga barang tersebut seperti miliknya sendiri. Terkadang, ada pelanggan yang betul-betul tidak peduli dengan kondisi atau betapa mahalnya alat fitness tersebut. Ada jenis pelanggan yang memakai dengan kasar dan seenaknya sendiri.

Untuk pelanggan yang seperti ini, Anda harus banyak bersabar. Satu-satunya cara untuk menjaga alat treadmill adalah dengan membersihkan secara rutin. Bersihkanlah treadmill dari debu, bekas keringat, dan lainnya untuk mencegah penyumbatan pada mesin. Selain itu, selalu cek posisi running belt dari alat treadmill di usaha fitness Anda. Jangan sampai terbelit di tepian karena bisa menyebabkan sobek dan rusak.

Selain perawatan pribadi, alat treadmill memerlukan cek rutin berkala tiga bulan sekali. Untuk memeriksa keadaan mesin treadmill, tentu Anda memerlukan bantuan teknisi fitness. Toko dimana anda membeli treadmill biasanya juga menyediakan teknisi yang siap sedia jika dipanggil ke tempat Anda. Jaga treadmill Anda agar selalu memberikan performa yang bagus, karena treadmill merupakan salah satu alat favorit yang biasanya digunakan oleh pelanggan.

Seandainya secara tiba-tiba peralatan treadmill elektrik macet, tenang dan jangan panik. Ada beberapa teknik penanganan pertama untuk hal mendadak seperti ini. Anda bisa cek arus mulai dari stop kontak sampai sekering. Periksa sekering dari treadmill Anda, apakah sekering putus? Selain itu, periksa kabel lainnya, mungkin saja ada yang putus, kendor, atau terlepas. Jika masih mati, panggil segera teknisi peralatan fitness yang Anda kenal.

Perawatan treadmill manual

Selain treadmill electrik, Anda juga bisa memilih treadmill manual untuk usaha fitness Anda. Perawatan treadmill manual lebih mudah dibandingkan treadmill electrik. Sesuai dengan kebutuhan Anda saja mau menyediakan treadmill yang mana untuk pelanggan. Hal terpenting, peralatan treadmill tersebut berkualitas dan tidak mudah macet. Pelanggan tidak akan senang dengan treadmill yang susah digunakan serta sering macet.

Cara merawat treadmill manual sedikit berbeda daripada treadmill electrik. Namun, komponen-komponen yang diperlukan lebih sederhana daripada treadmill electrik. Selain itu, tidak diperlukan teknisi fitness untuk melakukan cek rutin berkala, terkecuali jika treadmill manual Anda mengalami masalah yang betul-betul parah. Jika tidak ada masalah yang signifikan, Anda bisa memeriksa sendiri keadaan treadmill manual. Kuncinya satu, tekun dan telaten dalam menjalankannya.

Berikut hal yang perlu Anda lakukan. Pertama, cek baterai dari treadmill manual tersebut, jangan sampai baterai karatan karena akan menghambat performa dan membuat treadmill cepat rusak. Kedua, cek monitor di treadmill, jika redup, segera ganti baterainya. Hal ini mempermudah pelanggan untuk melihat kea rah layar dengan jelas.

Ketiga, selalu jaga kebersihan treadmill, terutama disekitar mesin serta running belt. Keempat, sama seperti treadmill electrik, jaga posisi running belt agar selalu terletak ditengah. Hal ini untuk menghindari running belt rusak dan sobek. Agar running belt Anda tetap berjalan mulus, berikan pelumas secara berkala pada baut-baut kecil serta semprotkan silikon spray pada bagian bawah treadmill.

Perawatan seluruh alat fitness yang menggunakan shockbreaker

Banyak sekali peralatan fitness yang menggunakan shockbreaker. Contohnya saja power rider, jogger, stepper, dan lain sebagainya. Shockbreaker ini merupakan sebuah karet yang berbentuk spiral. Fungsi utama dari shockbreaker ini untuk menahan peralatan agar tidak langsung menghantam posisi semula dengan cepat. Jika peralatan sering terhantam, risiko alat pecah semakin besar. Jadi, komponen ini mencegah peralatan agar tidak rusak.

Cara perawatan dari peralatan-peralatan ini cukup mudah. Anda hanya perlu melakukan cek secara berkala terhadap keadaan shockbreaker di masing-masing alat. Anda bisa mencoba menggunakan alat tersebut dan rasakan apakah shock breaker masih bisa menahan beban. Jika terasa bahwa shock breaker mulai lemah, segera ganti shock breaker. Satu hal yang perlu diingat, jangan pernah memberikan minyak pelumas pada shock breaker, karena akan membuat shock breaker tidak bekerja dan menjadi bocor.

Peralatan alat fitness yang ada part dikrom

Pelapisan krom biasanya terdapat pada peralatan fitness terutama yang menggunakan listrik. Untuk merawat lapisan krom tersebut, langkahnya cukup mudah. Anda cukup membersihkan secara berkala peralatan fitness dari bekas keringat dan debu. Dengan cara itu, pelapisan krom juga akan awet. Selain merawat dengan cara biasa, Anda juga bisa memberikan autosol pada pealatan fitness Anda.

Rawatlah peralatan fitness Anda secara rutin minimal satu bulan sekali. Jika tidak mengerti sama sekali perihal perawatan alat fitness, menyewa orang dari perusahaan fitness juga bisa menjadi pilihan yang tepat. Tentu, Anda akan megeluarkan biaya sedikit lebih banyak daripada membersihkan sendiri.

Namun, hasil seseorang yang ahli dalam bidang fitness tentu akan memuaskan dan terjamin. Anda juga bisa ikut belajar perlahan dengan memperhatikan cara mereka membersihkan peralatan fitness. Selalu sisihkan keuntungan Anda untuk merawat peralatan fitness yang ada.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *