8 Ciri Khas Orang yang Percaya Diri di Dunia Kerja

Kepercayaan diri adalah kunci sukses dalam hal apapun. Sekarang ini, banyak orang yang memiliki bakat luar biasa tapi tidak percaya diri, namun akhirnya dia tidak menjadi apa-apa. Ada juga orang yang bakatnya biasa-biasa saja, namun rasa percaya dirinya sangat tinggi.

Dalam membangun rasa percaya diri, terkadang kita membutuhkan waktu, terutama ketika kita bertemu dengan hal baru, teman baru, lingkungan baru, dan tantangan yang baru.

Rasa percaya diri itu memang tidak permanen. Ada kalanya kita memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Ada kalanya kita down. Maka dari itu, banyak orang di dunia kerja yang bertanya, “Bagaimana agar tetap percaya diri?”

Bagaimanapun, orang yang memiliki rasa percaya diri tinggi lebih dihormati dan dihargai daripada orang yang kurang percaya diri, bahkan sombong.

Berikut ini adalah 9 ciri khas orang yang memiliki rasa percaya diri tinggi  :






1. Mereka tidak takut salah

Orang yang sombong berbeda dengan orang yang percaya diri. Orang yang sombong adalah mereka yang cenderung mengambil posisi dan kemudian menyatakan sesuatu, bahkan dengan menggertak, dan mereka mengabaikan perbedaan pendapat atau sudut pandang. Mereka yakin mereka benar dan mereka ingin Anda tahu siapa mereka.

Sedangkan orang yang percaya diri, mereka tidak keberatan jika mereka terbukti salah. Mereka lebih memilih untuk mencari tahu apa yang benar daripada bersikeras bahwa pernyataan mereka adalah benar. Dan ketika orang-orang percaya diri tadi kalah, mereka tetap percaya diri, mengakui mereka kalah, dan mereka belajar dari situ. Karena, orang yang percaya diri selalu punya prinsip yang kuat dan orientasinya pun lebih objektif daripada orang yang kurang percaya diri.

2. Mereka mendengarkan 10 kali lebih banyak dari mereka bicara

Apakah Anda pernah menemui orang yang terlalu banyak berbicara? Apakah Anda mengira bahwa mereka itu luar biasa dan sangat pandai berbicara di depan banyak orang? Jika Anda selidiki lebih dalam lagi, mungkin secara penyampaian, mereka percaya diri. Tapi jika kita lihat dari apa yang dia sampaikan, seringkali hanya omong kosong saja.  Membual dan terlalu banyak bicara seringkali dilakukan seseorang untuk menutupi ketidakpercayaandiri mereka.

Orang yang benar-benar percaya diri selalu bisa tenang. Mereka sudah tahu apa yang mereka pikirkan, dan mereka kadang-kadang ingin tahu dengan apa yang Anda pikirkan.

Jadi, mereka akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan terbuka yang memberikan orang lain kebebasan untuk menjadi lebih bijaksana dan introspektif. Mereka bertanya apa yang Anda lakukan, bagaimana Anda melakukannya, apa yang Anda sukai, apa yang Anda pelajari dari hal itu, dan apa yang harus mereka lakukan jika mereka menemukan diri mereka dalam situasi yang sama.

Orang yang benar-benar percaya diri menyadari bahwa mereka tahu banyak, tapi mereka berharap mereka tahu lebih banyak, dan mereka tahu satu-satunya cara untuk mempelajari lebih lanjut adalah dengan mendengarkan lagi.

3. Mereka tidak segan meminta bantuan

Banyak orang merasa meminta bantuan adalah tanda kelemahan. Karena makna dari meminta bantuan adalah kurangnya pengetahuan, keterampilan, maupun pengalaman. Apakah Anda pernah merasa demikian? Jika iya, kemungkinan Anda kurang percaya diri.

Orang yang benar-benar percaya diri seringkali terbuka dalam mengakui kelemahan mereka. Jadi, mereka seringkali meminta orang lain untuk membantu, bukan hanya karena mereka tidak mampu, tetapi karena mereka tahu bahwa ketika mereka mencari bantuan, orang lain akan dengan senang hati membantunya.

“Bisakah Anda membatu saya?”, walaupun terkesan lemah, tetapi jika kita renungkan lebih dalam lagi,  kata tersebut menunjukkan rasa hormat yang luar biasa untuk mengakui keahlian dan penilaian kepada kita.

4. Mereka berfikir, “Kenapa bukan aku?”

Banyak orang merasa bahwa mereka harus menunggu, untuk dipromosikan, naik jabatan, untuk dipekerjakan, untuk dipilih, untuk mendapatkan sesuatu.

Orang yang benar-benar yakin dan percaya diri mengetahui bahwa mereka mempunyai hak yang sama untuk dipilih. Bahkan mereka tahu bahwa mereka bisa mendapatkan modal, menciptakan produk sendiri, membangun hubungan dan jaringan mereka sendiri, memilih jalan mereka sendiri, dan mereka dapat mengikuti pelatihan apapun yang mereka inginkan.

Dan dengan sangat tenang, orang yang benar-benar percaya diri bisa pergi keluar dan melakukan sesuatu tanpa tergantung dengan bantuan orang lain.



5. Mereka tidak merendahkan orang lain

Secara umum, alasan kenapa banyak orang suka bergosip dan menjelek-jelekkan orang lain, karena mereka berharap dengan itu diri mereka terlihat lebih baik dari sebelumnya. Dengan menjelek-jelekan orang lain, mereka berharap bisa lebih tinggi posisinya daripada orang yang mereka jelek-jelekkan.

Padahal, justru jika kita menggosipkan orang lain, kita malah bisa terkesan tidak mampu, hanya berani ngomong di belakang, dan bahkan bisa dicap lebih jelek dari orang yang Anda gosipi.

Orang-orang yang percaya diri tidak sibuk menilai kekurangan orang lain. Mereka lebih sibuk dengan meningkatkan kelebihan diri mereka. Membicarakan orang lain hanya membuang-buang waktu saja.

6. Mereka tidak takut terlihat bodoh

Ketika Anda melakukan tindakan bodoh, seringkali Anda mendapatkan cacian dan ejekan yang tidak ada habisnya. Dan itu wajar. Tetapi, ketika Anda benar-benar percaya diri, seharusnya Anda tidak terlalu memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang diri Anda. Malah, seringkali orang-orang beranggapan bahwa Anda terlalu percaya diri.

Jika Anda percaya diri, Anda memiliki dasar yang cukup kuat untuk melakukan sesuatu dan memilih sesuatu. Yang perlu Anda pikirkan hanya bagaimana supaya orang-orang bisa paham dengan ide gila Anda.

7. Mereka bisa mengatasi kesalahan mereka

Ketidakpercayaandiri, jika sudah terlalu berlebihan, cenderung menjadi sebuah kepalsuan yang ditutup-tutupi. Namun, kepercayaan diri seringkali melahirkan sebuah ketulusan dan kejujuran.

Itu sebabnya, orang-orang yang benar-benar percaya diri berani untuk mengakui kesalahan mereka dan mereka berani jujur dengan diri sendiri. Mereka tidak keberatan untuk menjadikan kesalahan mereka sebagai sebuah peringatan.

Ketika Anda benar-benar percaya diri, Anda tidak keberatan kalau sesekali “terlihat buruk.” Karena Anda sadar, ketika Anda tulus dan bersahaja, orang tidak menertawakan Anda.

Selebihnya, orang yang kurang percaya diri cenderung untuk menutup-nutupi kekurangan dan akhirnya menjadi sebuah kepalsuan.

8. Mereka hanya meminta persetujuan dari orang yang benar-benar penting

Ketika orang-orang percaya diri menghadapi sebuah pilihan, mereka cenderung untuk meminta pendapat dan masukan dari orang yang benar-benar penting. Dan orientasinya pun lebih ke arah untuk menghormati yang lebih tua. Mereka tidak terlihat begitu panik dengan pilihan yang mereka hadapi.

Karena mereka sudah tahu apa pilihan yang harus di ambil dan apa yang tidak perlu di ambil.

Jadi, percayadirilah!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *