8 Alasan Bekerja Terlalu Keras Bisa Merusak Hidup Anda

Apakah Anda sering bekerja malam dan bekerja diakhir pekan untuk membuat bisnis atau karir Anda sukses? Mungkin Anda harus mempertimbangkan hal berikut ini.
Tulisan ini diposting pada hari Minggu malam, dan itu tidak biasa. Jika Anda seperti saya, Anda mungkin menghabiskan banyak malam dan akhir pekan dengan duduk di meja Anda atau di kantor Anda, memecahkan masalah, menjawab pertanyaan, dan umumnya adalah menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai.
Jika seperti itu yang Anda lakukan, sepertinya Anda perlu meminta maaf kepada orang-orang yang ada di rumah Anda, seperti anak dan pasangan Anda.
Memang, terdengar sangat bagus jika kita selalu bekerja siang malam. Itu tandanya kita akan cepat berhasil dan perusahaan kita akan cepat maju, untuk kemudian bisa mempertahankan rumah tangga Anda. Dan kemudian nantinya Anda bisa bersenang-senang dari hal itu, iya?


Nah, sebelum Anda melihat ke belakang, Pertimbangkanlah  untuk sesekali melihat apakah totalitas Anda kepada pekerjaan malah meninggalkan keluarga Anda dalam kesulitan dan kesepian? Kebanyakan kasus, orang yang terlalu bekerja keras tidak sepenuhnya bangga dengan apa yang dia lihat di keluarganya.
Jika salah satu dari pernyataan berikut ini seperti yang Anda alami, maka Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk lebih meluangkan waktu mengerjakan hal lain, selain pekerjaan.

1. Anda Melewatkan Beberapa Tugas di Rumah
Jika Anda mengerjakan sesuatu dengan begitu keras – atau jika Anda seorang pebisnis yang super sibuk,  kami menjamin bahwa hal ini benar. Contoh misalnya, tugas-tugas rumah seperti mencuci baju, mencuci piring, dan sebagainya, apakah Anda sempat mengerjakan hal itu? Ataukah Anda tidak pernah memikirkan hal itu? Kami pikir, itu adalah tugas bersama pasangan Anda. Ada lagi kegiatan seperti berbelanja, memberi makan kucing, dan lebih dan lebih sering, dan menyediakan makan malam.

2. Anak-anak Anda Membutuhkan Lebih Banyak Waktu Anda
Barangkali, untuk sebuah pekerjaan, Anda bisa mendelegasikannya kepada partner ataupun bawahan Anda. Namun, menghabiskan waktu dengan anak-anak Anda, atau yang lebih penting yang tersedia untuk ketika mereka ingin menghabiskan waktu dengan Anda, bukanlah sesuatu yang bisa didelegasikan, bisa diganti, ditunda, ataupun dilewatkan.
Banyak anak-anak diluar sana yang dibesarkan oleh seorang ayah yang menghabiskan hampir semua malamnya di kantor, dan bahkan dari akhir pekannya juga. Dia dibayar untuk banyak hal dan memberi kami kehidupan yang nyaman, tapi seringkali itu tidak bisa menggantikan ketersediaannya waktu Anda bersama anak-anak Anda. Jangan biarkan pekerjaan Anda membawa Anda jauh dari anak-anak Anda.

3. Menghasilkan Uang bukan Alasan

Ini adalah perangkap sangat mudah untuk menjadi alasan bagi siapa saja, terutama bagi mereka yang jarang berada di rumah. Alasan utamanya biasanya adalah karena saya sebagai pencari nafkah utama. Seringkali keluarga kita akan mengeluh karena kita menghabiskan terlalu banyak waktu di kantor. Slogan kita biasanya, “Kau ingin aku membayar kebutuhan keluarga kita? Maka inilah yang harus saya lakukan!”
Tapi sebenarnya, keluarga kita tidak pernah membahas hal ini : meminta kita untuk membayar apa pun.

4. Anda Tidak Perlu Menghabiskan Banyak Waktu di Pekerjaan Seperti yang Anda Pikirkan
Seringkali disetiap pagi, kita menghabiskan waktu memeriksa sosial media, terutama facebook dan twitter. Kolom ini, serta tulisan saya yang lain, sering mendapatkan tweeted atau retweeted dari teman, yang biasanya bertujuan untuk memberi tahu banyak teman kita di social media bahwa kita baru saja melakukan sesuatu, dan kita bisa. Ini bagus, itu memberi kesan positif tentang kita di media sosial, menambah pembaca kita, dan itu menyenangkan.
Tapi apakah itu benar-benar penting kalau kita melakukan ini? Setiap hari?
Cobalah di setiap pagi hari, sibukkan diri untuk berinteraksi dengan keluarga, pasangan, dan anak-anak. Memeriksa media social bisa dilakukan nanti setelah keluarga dan pekerjaan kita mendapatkan waktu kita.

5. Jika Anda Tidak Mengurus Diri Sendiri, Pasangan Anda akan Kerepotan Mengurusi Anda

Sesekali pikirkan dampak terlalu sibuk terhadap perawatan diri sendiri. Pikirkanlah efek dari kurang tidur, sering makan makanan cepat saji, kurang berolahraga, dan hal kurang menyehatkan lainnya.
Cepat atau lambat, jika Anda tidak memperhatikan perawatan diri Anda, hal ini akan berdampak pada pasangan dan keluarga Anda sendiri. Mereka akan menjadi kerepotan dan akhirnya, Anda sakit. Banyak mengeluarkan uang dan keluarga Anda kerepotan.

6. Anda tidak happy dengan pekerjaan Anda
Walaupun Anda dalam kesehatan yang sempurna, terlalu banyak jam kerja yang panjang memiliki efek yang tidak dapat dihindari pada pandangan Anda, suasana hati Anda, dan kondisi emosional Anda. Seringkali ketika kita keluar dari kantor, kita dalam kondisi yang lelah dan mudah marah, rasanya ingin segera sampai rumah, berbaring di sofa dan menonton televisi.
Seringkali ini terlalu buruk untuk pasangan Anda, yang biasanya ingin ngobrol banyak hal dan berdiskusi dengan Anda, namun Anda lelah. Jika Anda tidak memiliki cukup waktu untuk relaksasi dan memenuhi kebutuhan pasangan Anda, maka pasangan Anda mungkin akan memiliki banyak tekanan.

7. Anda pikir waktu Anda lebih berharga dari pasangan Anda
Jika pasangan Anda memiliki sesuatu yang tampaknya bisa membantu Anda menghasilkan uang, dengan alokasi jam yang lebih sedikit dari yang Anda lakukan, itu bisa sangat- sangat menggoda Anda untuk mengambil posisi ini.
Bantulah pasangan Anda di rumah untuk melakukan pekerjaan tersebut dan dukunglah ia. Jika alasan utama Anda adalah soal menghasilkan uang, dan hal itu sering menyita waktu Anda bersama pasangan, jangan sungkan untuk meminta saran dan berdiskusi dengan pasangan Anda. Pasangan dan keluarga Anda lebih berharga daripada pekerjaan Anda.

8. Bekerja Terlalu Keras Dapat Mengancam Hubungan Anda
Ini adalah alasan yang sangat masuk akal untuk tidak terlalu bekerja keras. Jika Anda bekerja berjam-jam, pulang lelah, dan baik bekerja atau memulihkan diri di akhir pekan, mungkin ada sesuatu yang sangat penting yang hilang dari jadwal Anda, yaitu bersenang-senang dengan pasangan Anda dan keluarga. Meskipun hal ini baik-baik saja untuk sementara waktu, jika berlangsung terlalu lama, hubungan Anda dan pasangan Anda bisa terancam bubar.
Jadi pastikan untuk mengalokasikan waktu bersama pasangan Anda. Pastikan untuk membuat dia merasa istimewa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *