7 Trik Melakukan Bisnis Pakaian Secara Grosir

Menjalankan bisnis yang meraup banyak keuntungan, tentu menjadi hal yang diinginkan bagi setiap orang. Anda harus pandai-pandai melihat peluang pada apa saja yang bisa dijadikan sebuah bisnis. Salah satunya akan kebutuhan sandang bagi masyarakat dari berbagai kalangan, yang merupakan suatu kebutuhan utama bagi setiap orang.
Karena merupakan salah satu kebutuhan utama seseorang, berbisnis dalam dunia pakaian, baju ataupun sandang merupakan salah satu bisnis yang terbilang cukup menjanjikan. Kebutuhan masyarakat akan adanya pakaian yang selalu diperbaharui, diikuti dengan perkembangan mode yang terus berubah dengan pesat, menjadikan bisnis pakaian terus mengalami pertumbuhan yang pesat pula. Terlebih lagi, bila Anda menjalankan bisnis pakaian dengan harga grosir.
Menjual pakaian dengan variasi dan pilihan yang beragam, disertai dengan harga grosir yang jauh lebih murah dibanding toko pakaian kecil, tentu menjadikan bisnis Anda tidak pernah sepi pengunjung. Bisnis akan selalu ramai dikunjungi dari berbagai macam kalangan yang ingin menjual kembali produk bisnis Anda dengan harga yang lebih tinggi. Tentu, hal ini menjadi harapan bagi siapapun yang ingin berkecimpung dalam dunia bisnis, khususnya bisnis garmen atau pakaian jadi.
Bila Anda memiliki ketertarikan untuk menekuni bisnis pakaian jadi, tidak ada salahnya bila mencoba peluang usaha bisnis pakaian dengan harga grosir. Pada ulasan kali ini, bisnishack.com akan menjelaskan tentang trik-trik khusus untuk membangun bisnis di bidang pakaian. Silahkan disimak.
1. Lakukan Observasi di pasar
Melakukan obervasi di pasar merupakan langkah awal yang harus dilakukan dalam membangun bisnis pakaian secara grosir. Observasi  yang dilakukan ini mencakup aspek penjual baju demgan harga grosir, serta aspek pembeli baju dengan harga grosir. Dari segi penjual, Anda dapat melihat bagaimana cara para pedagang baju dengan harga grosir menjual produk bisnisnya, bagaimana strategi penjualannya, bagaimana tingkatan harganya, seberapa banyak pengambilan keuntungan dari konveksi, dan lain sebagainya. Sementara dari aspek penjual, Anda dapat megobservasi  bagaimana tingkat pembelian masyarakat, bagaimana ketertarikan masyarakat terhadap penjualan baju dengan harga grosir, hingga bagaimana masyarakat menjual kembali produk bisnis baju grosir dengan harga yang lebih mahal untuk mengambil keuntungan. Hasil obervasi ini dapat Anda jadikan sebagai acuan bagaimana Anda memulai langkah-langkah bisnis selanjutnya untuk terjun dalam bisnis pakaian dengan harga grosir.
2. Tentukan jenis baju yang ingin Anda jual
Berbagai macam jenis baju dapat dijadikan produk bisnis dari usaha pakaian secara grosir. Baju seragam, baju renang, baju muslim, baju resmi atau formal, baju santai, baju anak-anak, pakaian dalam, dan lain sebagainya bisa dipilih sebagai produk bisnis Anda. Adanya produk bisnis yang terfokus, menjadikan bisnis Anda lebih dipercaya sebagai toko pakaian yang lengkap, murah, serta memiliki banyak pilihan. Hal ini tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi toko pakaian grosir yang Anda buka nanti. Jenis pakaian yang terfokus juga dapat menjadikan bisnis Anda memiliki segmentasi dan sasaran yang tepat.
3. Liharlah sejauh mana daya beli masyarakat
Dari observasi yang dilakukan, Anda perlu menekankan untuk menganalisis daya beli masyarakat. Setinggi apa daya beli masyarakat dalam membeli produk bisnis yang Anda jual secara grosir. Sebanyak apa masyarakat yang membuka usaha bisnis baju dengan membeli baju di toko grosir Anda. Tingginya minat masyarakat untuk membeli pakaian dengan harga grosir serta untuk menjualnya kembali, menjadikan bisnis ini semakin terlihat sangat menguntungkan, bukan?
4. Lihatlah bagaimana selera masyarakat
Anda juga perlu memperhatikan bagaimana selera masyarakat terhadap produk pakaian yang dijual. Jika hendak menjual pakaian dengan harga grosir, Anda tentu harus mengikuti perkembangan mode yang sedang berlaku di pasaran. Bila sedikit saja barang yang dijual tertinggal mode, toko pakaian grosir yang Anda kelola tentu tidak banyak menarik konsumen untuk berbelanja di toko pakaian grosir Anda. Biasanya, selera masyarakat pada umumnya cenderung mengikuti kebaruan dari trend mode yang sedang berkembang pada saat itu. Pastikan Anda selalu menyediakan pakaian yang up to date.
5. Pilih pusat grosir yang terpercaya dan tentunya murah
Bila langkah-langkah membangun bisnis pakaian secara grosir telah ditentukan, langkah selanjutnya ialah memilih tempat atau lokasi dimana Anda akan menjual pakaian yang menjadi produk bisnis dengan harga grosir. Agar lebih efektif dalam menjualnya, sebaiknya Anda membuka usaha di pusat perbelanjaan yang memang dikhususkan untuk menjual sesuatu dengan harga grosir. Pemilihan tempat di pusat-pusat grosir sekiranya dapat menjadi langkah yang tepat untuk menjual produk bisnis Anda yaitu pakaian. Dengan begitu, toko Anda pun akan menjadi sasaran empuk bagi para pengunjung yang memang ingin membeli pakaian dengan harga grosir, sehingga dapat mendatangkan keuntungan bagi Anda sebagai pelaku bisnis pakaian grosir ini. Pusat grosir Tanah Abang, ITC Kuningan atau Thamrin City, adalah beberapa contoh pusat grosir besar yang ada di Indonesia, dan merupakan sentral dari perkembaangan mode di tanah air.
6. Sesuaikan dengan modal yang tersedia
Sejauh mana Anda akan membangun bisnis pada awal waktu, dan sebesar apa akan membangun serta mengembangkan bisnis pada tahap awal, akan bergantung pada modal yang tersedia dari diri sendiri. Untuk itu, Anda perlu menyesuaikan antara rencana bisnis pakaian grosir dengan budget yang dimiliki. Seperti yang diketahui, bahwa membangun bisnis pakaian dengan harga grosir tentu membutuhkan modal yang cukup besar. Hal ini dikarenakan penjualan pakaian dengan harga grosir membutuhkan stok barang atau stok pakaian yang harus berjumlah banyak dengan berbagai macam model. Bila pilihan model dari bisnis pakaian Anda sedikit, tentu usaha tersebut tidak banyak menarik perhatian konsumen. Begitu juga dengan kualitas dan harga yang ditawarkan. Untuk itu, Anda perlu mengatur sebaik mungkin antara modal yang dikeluarkan dengan besarnya skala bisnis pakaian yang akan dijual secara grosir.
7. Pilihlah lokasi yang strategis
Dimanapun Anda membuka usaha pakaian dengan harga grosir, baik di pasar, di pusat perbelanjaan atau mall, di pusat grosir, dan lain-lain, Anda juga perlu memperhatikan sudut atau lokasi yang dipilih sebagai toko atau tempat berjualan. Pilihlah lokasi yang strategis, yang sekiranya dilewati banyak orang dan menjadi pAndangan utama saat seseorang berjalan. Misalnya, lokasi toko di dekat tangga escalator, di depan pintu masuk, di tengah-tengah setelah pintu masuk, dan lain sebagainya. Pemilihan lokasi yang strategis setidaknya dapat mendongkrak penjualan Anda karena pakaian yang dijual dengan harga grosir menarik perhatian dan keinginan membeli dari banyak orang yang melihatnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *