6 Tips Dalam Menyeleksi Partner Bisnis

Memang sulit untuk mendapatkan partner bisnis yang sesuai dengan diri sendiri. Sangat merepotkan jika ternyata partner bisnis tidak mempunyai tujuan yang sama dengan Anda. Bisa jadi, bukan pekerjaan yang selesai melainkan sebuah masalah dan perseteruan yang didapatkan. Setidaknya anda sudah mencoba mencari yang sesuai dengan berbagai cara. Biasanya sifat asli mereka akan muncul ketika sudah beberapa bulan menjalin kerja sama. 
Berikut enam tips menyeleksi partner bisnis :
1. Mempunyai visi yang sama
Pastikan saat menyeleksi partner bisnis dia memiliki visi yang sama dengan Anda. Anda bisa bernbincang mengenai apa mimpinya, cita –citanya, apa yang dia lakukan untuk mencapai cita –catanya. Hal –hal apa yang tidak dia sukai. Mengapa dia tidak menyukainya. Dari semua itu Anda bisa tahu apakah dia memiliki visi yang sama dengan anda. tunjukan padanya tentang visi dan bagaimana Anda menjalankannya. Ajak dia untuk berdebat mengenai hal itu. 
Ceritakan tentang komitmen Anda dan mintalah dia untuk memberi komentar. Tanya juga komitmennya yang membuat bisa mencapai cita –citanya. Dari semua percakapan jika dinilai sesuai Anda bisa menjadikan partner Anda.   Cari tahu tentangnya sedetail mungkin. Anda juga bisa mengguanakan beberapa metode yang dilakukan para tester psikolog untuk mengetahuinya. 
2. Jujur
Dijaman sekarang sulit untuk mengenali mana orang yang  jujur dan mana orang yang berbohong. Jika ada teman yang mengenal orang tersebut cari tahu tentangnya. dari situ Anda bisa tahu bagaimana kinerjanya pada masa lalu. Anda bisa bertanya tentang hal –hal yang sensitif padanya. Atau tentang hal yang buruk yang  pernah terjadi padanya. Lihat gerak –geriknya jika dia berbohong maka pergerakan bola matanya ke arah atas kanan. Dan perhatikan jumlah kedipan matanya, normalnya seseorang berkedip 5 -13 kali dalam satu menit. Jika jumlah kedipan matanya lebih dari itu bearti dia berbohong. Pada dasarnya hatinya berkata benar tetapi mulutnya berbohong. Ada sebuah tabrakan situasi dalam dirinya yang  kemudian diperlihatkan dalam jumlah kedipan mata dan pergerakan boal mata. 
Jangan sampai Anda mendapat partner yang tidak jujur. Memilih dan memilah partner bisnis bisnis memang tidak mudah. Kejujuran memang diatas segalanya. Kejujuran harus ditempatkan diatas Partner bisnis, karyawan dan teman. Dengan jujur semua situasi bisa terkendali. Seseorang yang berkata manis belum tentu dia jujur.  
3. Ikat dengan perjanjian hitam di atas putih
Walaupun hanya sebuah kertas tetapi ini sangat penting. Tulis juga sanksi yang harus ditaati ketika melanggar perjanjian tersebut. Jangan lupa buat perjanjian di atas materai. Dulplikasi perjanjian berikan pada partner bisnis untuk menyimpannya. Jangan lupa membawa saksi ketika Anda menandatangani surat perjanjian itu. Diskusikan peraturan pada partner bisnis. Setelah jadi usahakan Anda dan partner bisnis untuk mempelajari perjanjian terlebih dahulu sebelum sepakat di tanda tangani. 
Bila beberapa perjanjian dirasa memberatkan sebaiknya didiskusikan denga partner bisnis. Bagaimanapun setiap peraturan yang telah dibuat harus seimbang dan tidak membebani salah satu pihak demi kerja sama lancar.  Isi perjanjian bisa berupa daftar peraturan yang harus ditaati, pekerjaan yang harus dilaksanakan, sanksi bila melanggar peraturan, difinisi pekerjaan dan lain sebagainya. Tulis secara rinci dan jelas. Bila terdapat partner bisnis melanggar perjanjian, surat tersebut bisa diajukan sebagai salah satu bukti yang sah.   
4. Saling berbagi pekerjaan
Hal ini memudahkan untuk membagi pekerjaan denganya. Jangan mengambil  semua pekerjaan yang ada. Sebelum surat perjanjian kesepakan ditanda tangani diskusikan pekerjaan yang akan dibagi. Berikan partner bisnis pekerjaan yang bisa ditanganinya dengan baik. jadi ketika ada pekerjaan yang menumpuk dan sulit untuk ditangani. Serahkan pada partner bisnis. Salinglah melengkapi pekerjaa satu sama lain. Bila pekerjaan sudah selesai cobalah untuk membantu partner bisnis dengan begitu pekerjaan cepat selesai. Tidak akan rugi bila membantunya karena ini juga demi  perusahaan yang anda jalankan. 
Jadikan partner bisnis adalah seorang teman selayaknya anda berteman dengan kawan lama. Ketika sudah menjadi teman rasa saling membutuhkan, saling membantu dan berbagi akan timbul dengan sendirinya. Tentunya masih dalam profesionalitas pekerjaan. Dengan membagi pekerjaan padanya semua pekerjaan yang  Anda tangani sendiri menjadi berkurang. Waktu dan pekerjaan menjadi lebih efisien dan produktif. inilah manfaat mencari partner bisnis yang tepat. 
  
5. Pekerja keras
Jangan merekrut parner bisnis yang malas dan tidak mau berusaha. Ini hanya akan menghambat kinerja pada perusahaan. Anda bisa mengetahuinya melalaui pengalaman kerjanya. Dan dari semua cita –citanya mana yang  telah  tercapai. Saat bercerita partner bisnis memiliki mimpi yang besar dan tinggi. Tapi usaha untuk mencapainya masih sangat sedikit bearti dia kurang kerja keras. 
Yang perlu dilihat bukti apa yang bisa dia beriakn untuk mimpinya tersebut. Jika perlu beri tes percobaan untuk bekerja. Dari situ dapat diketahui seberapa jauh dia mengerjakan pekerjaannya. Pertama lihatlah bagaimana proses dia mengerjakannya dan kedua lihatlah hasilnya. Beri dia tantangan yang sulit, saat dia berusaha mengerjakan dan mengalami kesulitan apakah dia akan terus berjuang atau putus asa. Jika dia terus berjuang apa saja yang dilakukan untuk menyelesaikan pekerjaanya. 
Percuma jika mendapatkan partner yang tidak bekerja keras. Alhasil Anda sendiri yang akan menyelesaikan pekerjaan. Sosok pekerja keras tidak hanya dibutuhkan saat bekerja saja tetapi juga diburuhkan saat kondisi perusahaan berada dititik paling bawah. Percayalah tidak ada  suatu usaha yang dilakukan dengan kerja keras akan berbuah sia-sia dan percuma. Semua usaha keras akan berbuah kebaikan.
6. Ceria

Dimana kecerian ada disitulah ide kreatif muncul. Suasana kerja ceria membuat situasi lingkungan perusahaan lebih produktif. karena ketika seseorang emosi itu juga akan menular pada orang lain. Satu orang  saja yang memiliki rasa humor tinggi, mampu membuat hal –hal menjadi lucu, tidak mudah marah jika diajak bercanda dan manghidupkan suasana menjadi ceria dapat membuat orang yang tadinya marah menjadi ceria kembali. 
Faktanya suasana ceria mampu menangkis stres dalam timbunan pekerjaan, mengubah suasana menjadi lebih baik, meningkatkan otak untuk bekerja dan mempererat hubungan antara karyawan serta mempunyai manfaat lainnya untuk kesehatan. Karena tertawa itu dapat menular pada orang lain. 
Pancing calon partner bisnis untuk bercanda. Apakah dia bisa membalas candaan Anda atau tidak. Perhatikan gaya candaannya apakah kasar atau halus. Jika kasar bagaimana nantinya jika ada seorang karyawan yang tidak bisa menerima candaannya?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *