6 Sifat Yang Harus Dimiliki Pengusaha Bermodal Kecil Untuk Sukses

Untuk menjadi besar, harus menjadi kecil terlebih dahulu. Tidak mungkin suatu hal tiba-tiba menjadi besar tanpa pernah menjadi kecil. Begitu juga dengan pengusaha. Pengusaha-pengusaha yang sekarang sukses seperti Bob Sadino, Sandiaga Uno, dan Tung Desem Waringin dulunya juga tidak sebesar sekarang. Mereka pernah merasakan jatuh bangun dalam menjalankan sebuah bisnis, pernah merasakan kebangkrutan dan kerugian. Namun mereka memiliki semangat juang yang tinggi sehingga bisa membuat bisnisnya bangkit kembali. Modal tidak menjadi masalah yang besar. Suatu usaha memang tidak harus langsung memiliki modal besar untuk cepat berkembang.  
Lalu apa yang harus dilakukan untuk mengembangkan bisnis dengan modal yang kecil? Berikut ini sifat-sifat yang harus dimiliki untuk menjadi pebisnis sukses. Sifat tersebut di antaranya adalah penuh penasaran, kolaboratif, fokus pada masa depan, berorientasi pada aksi, menguasai teknologi, dan bahagia dengan bisnis yang dijalankannya.
a. Penuh Penasaran

Layaknya anak kecil yang masih awam terhadap dunia, rasa penasaran akan terus muncul dalam diri mereka. Keingintahuan yang besar terhadap segala hal di dunia membuat mereka terus bertanya dan mendapat jawaban tentang hal baru tersebut. Semua pengusaha wajib memiliki sifat seperti ini. Penasaran dengan hal baru agar selalu ingin mencoba dan mencoba. Jika mencoba lalu gagal tidak menjadi masalah. Poin yang terpenting adalah berani mencoba bukan pada hasilnya, berhasil atau gagal. Anda tidak akan pernah tahu berhasil atau gagal jika belum mencoba. Persis seperti anak-anak. Tadinya dia belum bisa berjalan, hanya bisa merangkak. Sedikit demi sedikit dia belajar berdiri. Lalu jatuh dan berdiri lagi, begitu seterusnya. Sekarang si anak yang tadinya hanya bisa merangkak kini sudah bisa berlari.   
Semangat untuk mencoba segala hal bisa dilakukan ketika ada rasa penasaran. Terapkan pandangan Anda seperti pandangan anak umur lima tahun yang selalu penasaran dan tidak pernah puas dengan jawaban yang diberikan orang tua mereka. 
b. Kolaboratif


Kolaboratif berarti mudah diajak bekerja sama. Sifat kolaboratif berarti sifat yang mudah diajak bekerja sama. Seorang pebisnis harus mau bekerja sama dengan orang lain apalagi jika modal yang dimiliki belum mencukupi. Modal kecil bukan menjadi halangan untuk sukses. Kebanyakan pengusaha kecil yang baru memasuki dunia bisnis gulung tikar karena alasan tidak ada modal. Padahal jika mereka mau berusaha lebih keras, pasti banyak yang akan memberikan bantuan modal. Salah satu kuncinya adalah kolaboratif; datangi seminar-seminar dan ikuti pertemuan-pertemuan bisnis. Di sana Anda akan menjumpai banyak orang dengan keperluan dan kebutuhan yang sama. Siapa tahu di sana pula banyak rekan yang justru kelebihan modal dan ingin menginvestasikan modalnya pada bisnis Anda.
Menjadi pengusaha kecil memang akan susah jika ingin bekerja sendiri. Cobalah memulai untuk bekerja sama dengan orang lain. Namun ingat, tetap waspada dan jangan sembarangan memilih partner.
c. Fokus Pada Masa Depan

Membangun bisnis yang baik, sebaiknya bukan hanya untuk jangka tertentu saja, tapi juga untuk jangka panjang. Sebagian besar pengusaha bermodal kecil adalah pengusaha pemula. Sebagian dari pengusaha pemula tersebut biasanya tidak merencanakan bisnisnya dengan baik. Mereka memilih bisnis hanya sebatas karena kesuakaan atau kecukupan modal. Jika Anda belum menentukan akan berbisnis apa, ada baiknya juga memasukkan unsur waktu; seberapa lama Anda akan menjalankan bisnis tersebut, bagaimana prospeknya di jangka panjang, berapa lama balik modalnya, dan lain-lain. Jika Anda sudah terlanjur mendirikan bisnis, teruskan saja bisnis tersebut. Mulailah membuat garis waktu dan menetapkan target-target dalam kurun waktu tertentu. Misalkan, dalam satu tahun ke depan apa saja yang harus dicapai, dalam 10 tahun ke depan, 15 tahun ke depan, begitu seterusnya. 
Tidak jarang pula dalam jangka pendek bisnis Anda belum menunjukkan hasil yang maksimal. Tidak usah khawatir, jika Anda sudah berorientasi terhadap masa depan dan yakin bahwa di masa depan bisnis tersbeut akan memberikan hasil maksimal, maka yakinlah pada keputusan Anda. 
d. Berorientasi Pada Aksi

Aksi berarti tindakan atau sikap. Berorientasi pada aksi maksudnya ialah segera lakukan tindakan, segera ambil keputusan. Jangan terfokus pada rencana. Rencana tanpa aksi tidak berarti apa-apa. Sebaliknya, aksi tanpa rencana akan lebih bermakna. Akan lebih baik lagi jika keduanya berjalan bersamaan. Rencana disusun terlebih dahulu dan aksi mengikuti kemudian secara teratur. Jika rencana tidak berjalan dengan lancar, jangan berhenti di satu titik. Segera susun strategi dan tentukan aksi Anda untuk mengembalikan bisnis pada rencana semula.  
e. Menguasai Teknologi


Tahun 2000 merupakan tahun gencar-gencarnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jika Anda masih menjalankan seperti biasanya, dengan cara lama, maka Anda akan tergilas dan hilang. Bermacam-macam teknologi dikembangkan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Mulai dari hal yang kecil, banyak sekali akun-akun jejaring sosial yang bisa dimanfaatkan sebagai media promosi gratis. Perubahan tidak selalu berarti negatif. Jangan terlalu membatasi diri terhadap perubahan. Dengan menguasai beragam akun jejaring sosial, Anda bisa memasarkan produk Anda pada masyarakat secara gratis. Gunakan juga gadget yang mendukung kebutuhan Anda. Perkembangan teknologi dewasa ini seharusnya membuat manusia semakin produktif, bukannya semakin malas. Usahakan bagaimana caranya agar Anda yang memanfaatkan teknologi, jangan sampai justru terjadi kebalikannya, menjadi korban teknologi.  
f. Bahagia Dengan Bisnis yang Dijalankannya


Ini dia hal yang paling penting dari semua poin di atas, bahagia. Kalimat-kalimat motivasi seperti ‘Follow your passion’ adalah benar adanya. Dengan melakukan apa yang menjadi minat Anda,maka semuanya akan menjadi lebih mudah. Tentu berbeda menjalankan bisnis yang hanya sekedar jalan dengan menjalankan bisnis yang didasari perasaan cinta dan bahagia. Salah satu kutipan terkenal berbunyi bahwa jika ingin bahagia selamanya maka cintailah pekerjaanmu. 
Enam tips di atas semoga dapat membantu mengembangkan bisnis Anda. Tidak usah khawatir jika modal yang dimiliki masih sedikit. Lama-kelamaan dengan semua usaha di atas, akan diperoleh modal yang besar dan untung yang besar juga.  Jika baru memulai usaha langsung diberi modal yang besar, Anda akan kebingungan dengan modal sebesar itu apa yang harus dilakukan. Lebih baik dimulai dari yang kecil dulu. Selamat mencoba!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *