5 Tips Untuk Menemukan Penasihat Bisnis Yang Tepat

Membangun dan mengembangkan bisnis tentu memerlukan banyak bantuan dari pihak lain. Selain dukungan, saran dan masukan dari pihak lain rasanya juga diperlukan untuk memaksimalkan pelaksanaan bisnis yang dilakukan. Hal ini ditujukan agar bisnis yang dilakukan dapat bersifat objektif dan dapat lebih menyesuaikannya dengan keadaan di sekitar bisnis Anda.
Meminta masukan dan saran untuk pengerahan bisnis Anda, mungkin bisa ditanyakan kepada siapa saja. Orang-orang terdekat Anda, keluarga, teman dekat, ataupun sahabat, bisa menjadi beberapa opsi pilihan pihak-pihak yang dapat dimintai saran dalam pembangunan bisnis Anda. Namun, ada kalanya Anda membutuhkan penasihat khusus dalam menjalankan bisnis, yang tentu harus melibatkan orang yang ahli di dalamnya. Seperti misalnya adalah konsultan bisnis ataupun praktisi dalam bidang bisnis yang Anda geluti.
Dari sekian banyak kriteria konsultan bisnis yang dapat bisa ditemui, rasanya perlu mempertimbangkan pihak mana yang paling tepat untuk mendampingi Anda, selama membangun dan mengembangkan bisnis hingga berada pada posisi stabil. Jangan sampai karena sembarangan memilih penasihat bisnis, Anda justru akan disetir oleh penasihat tersebut, atau sering berselisih paham karena adanya ketidakcocokan yang justru akan membuat usaha bisnis Anda menjadi semakin berbelit- belit.
Pada ulasan kali ini, bisnishack.com akan menjelaskan tentang tips-tips bagaimana agar Anda dapat menemukan penasihat bisnis yang tepat.  Apakah harus dari jasa konsultan bisnis, atau cukup dari teman terdekat Anda? Mari kita bahas bersama-sama.
1. Mintalah pendapat rekan-rekan Anda yang memiliki kredibilitas tinggi dalam bisnis
Dalam perjalanan Anda menemukan penasihat bisnis yang tepat. Tentu Anda harus melewati beberapa orang terlebih dahulu. Orang-orang terdekat Anda, mungkin dapat memberi masukan, saran dan dukungan yang berkaitan penuh dengan moril.  Namun, dalam teori bisnis yang sesungguhnya, Anda juga perlu menempatkan orang-orang yang memiliki kredibilitas tinggi dalam dunia bisnis sebagai penasihat bisnis Anda. 
Bukalah kembali daftar jaringan Anda dalam berkarir. Hubungilah rekan-rekan Anda yang sekiranya memiliki kredibilitas yang tinggi dalam dunia bisnis. Bila rekan Anda juga memiliki bisnis yang berkembang, itu justru lebih baik. Mintalah pendapat, masukan dan saran dari mereka untuk menjadikan bisnis Anda lebih baik dari sebelumnya.
2. Bila masih merasa kurang, gunakan link bisnis Anda untuk menemui orang yang ahli dalam bidang bisnis Anda
Bila Anda merasa bahwa pendapat dan masukan dari teman – teman Anda masih kurang, Anda juga dapat mencari ptaktisi yang ahli dalam bidang bisnis Anda. Misalkan Anda membuka bisnis video syuting, mintalah pendapat dari praktisi – praktisi yang menggeluti dunia videography dan broadcasting untuk menilai kualitas produk bisnis Anda. Begitu juga dengan bidang-bidang bisnis lainnya. Hal ini ditujukan agar dapat mengukur sejauh mana kualitas dan kuantitas dari produk bisnis yang ditawarkan kepada konsumen Anda.
Praktisi yang menggeluti bidang bisnis Anda pun biasanya mengetahui bagaimana kiat-kiat agar produk bisnis Anda dapat menjadi unggul di pasaran. Dengan demikian, meminta nasihat bisnis dari para ahli juga dirasa perlu, jika memang Anda merasa tepat dan membutuhkannya.
3. Minta pendapat dan masukan dari kalangan pebisnis – pebisnis sukses
Bila mengkonsultasikan produk bisnis Anda hingga strategi meluncurkannya ke pasaran pada ahli atau praktisi yang sukses di bidangnya. Maka untuk mewujudkan kelangsungan bisnis yang stabil dan maksimal, Anda dapat mengkonsultasikannya pada senior-senior Anda dalam berbisnis. Anda tentu memiliki inspirasi ataupun guru tersendiri dalam berbisnis. Biasanya, yang menjadi panutan ataupun isnpirasi Anda ialah mereka yang sudah tergolong menjadi pebisnis yang sukses, dimana mereka sudah mencapai titik tertinggi dalam perjuangan membangun bisnisnya.
Jangan ragu untuk menjalin relasi dengan pebisnis-pebisnis sukses yang menginspirasi Anda. Bangunlah relasi sebaik mungkin dan buka pintu pertemanan untuk saling berinteraksi dan bercerita mengenai bisnis masing-masing. Mintalah koreksi, masukan dan pendapat dari pebisnis sukses itu terhadap bisnis yang Anda jalankan. Terima kritiknya, dan jangan mudah tersinggung. Pastikan Anda telah menemui orang yang tepat dan sesuai dengan pemikiran Anda.
4. Mintalah rekomendasi dari banyak orang untuk menemukan penasihat bisnis yang tepat
Untuk menemukan konsultan bisnis, penasihat bisnis, atau berkenalan dengan pebisnis hebat untuk menjadi penasihat, tentu cukup sulit bila Anda tidak memiliki jaringan yang luas. Namun, jaringan yang luas belum tentu dapat memberikan Anda hal yang pasti dan tepat. Untuk itu, Anda juga perlu bertanya dan meminta rekomendasi dari rekan-rekan bisnis yang lain mengenai penasihat bisnis yang seperti apa yang biasa mereka gunakan. Mintalah rekomendasi secara terbuka dan jujur mengakui bahwa bisnis Anda sedang atau masih membutuhkan seorang penasihat agar bisnis tersebut dapat berkembang lebih baik. Pastikan Anda dapat menyesuaikan diri dengan penasihat bisnis yang direkomendasikan oleh rekan-rekan. Tentukan yang dirasa cocok dengan kepribadian Anda, seperti yang tidak membuat tersinggung, memiliki kepribadian yang serius namun santai, tegas, jujur, dan lain sebagainya.
5. Jangan malu untuk bertanya dan mengakui permasalahan yang ada dalam bisnis Anda
Untuk membangun koneksi yang maksimal dengan orang yang Anda pilih sebagai penasihat bisnis, kiranya jangan malu dan ragu sedikitpun untuk bertanya tentang bagaimana memecahkan masalah yang menerpa bisnis. Anda juga perlu bersikap jujur, dengan mengakui sepenuhnya apa yang sebenarnya terjadi dalam bisnis. Anda harus dengan lapang dada mengakui bahwa bisnis yang dijalankan masih membutuhkan bimbingan dan arahan dari penasihat bisnis. 
Adanya keterbukaan ini, menjadikan Anda dapat lebih mudah menentukan sejauh mana kecocokan dengan penasihat bisnis Anda nantinya. Jika Anda telah menceritakan seluk beluk bisnis sampai pada titik permasalahannya dan penasehat bisnis hanya menanggapinya dengan acuh tak acuh, cuek, merespon dengan kata-kata yang menyinggung perasaan, tentu orang tersebut bukanlah penasihat yang cocok bagi bisnis. Bila Anda tetap memaksakannya, dikhawatirkan justru akan memberi tekanan pada diri sendiri dalam menjalankan bisnis sehingga dampak-dampak buruk tidak dapat teratasi. Namun, apabila orang yang ditunjuk sebagai penasihat bisnis menanggapi Anda dengan santai, penuh perhatian, objektif dan lain-lain, bisa jadi ia adalah orang yang tepat untuk jadikan sebagai penasihat bisnis dan bersama-sama dalam membangun serta mengembangkan bisnis Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *