5 Cara Menjalin Relasi Dengan Orang-orang Yang Berpengaruh

Terlibat dalam bisnis, tentu tak lepas kaitannya dengan membangun relasi pada setiap kesempatan. Ya, relasi bisnis tentu sangat berguna bagi diri kita sendiri ataupun bagi bisnis yang kita jalankan. Menjalin relasi bisnis bisa dilakukan dengan siapa saja, baik itu sesame rekan kerja, sebatas kenal dari bisnis yang berbeda, hingga petinggi – petinggi bisnis dari instansi lainnya.

Semakin luas relasi bisnis yang dapat kita bentuk, tentu akan semakin menguntungkan diri kita. Begitu juga dengan kredibilitas dari orang – orang yang Anda masukkan sebagai relasi bisnis. Semakin penting kredibilitas dan peran orang tersebut, maka semakin menguntungkan pula bagi diri Anda ataupun bagi bisnis yang dikelola apabila Anda menjalin relasi dengannya.

Menjalin relasi dengan staf ataupun menjalin relasi bisnis dengan pemilik perusahaan, tentu manfaatnya akan jauh berbeda. Semakin berpengaruh orang tersebut dalam bisnisnya, maka akan semakin menguntungkan Anda. Adanya relasi tersebut bisa Anda manfaatkan untuk mencari tahu informasi, bertukar ide dan pengalaman, memperluas sasaran bisnis, hingga mewujudkan kerja sama antar bisnis yang dikelola. Mengesankan, bukan?

Pada kesempatan kali ini, bisnishack.com akan menjelaskan mengenai tips – tips untuk menjalin relasi dengan orang – orang yang berpengaruh. Hal ini merupakan hal yang penting, namun tidak semua orang dapat melakukannya. Mari kita simak pemaparannya pada artikel berikut ini.

1. Lakukan riset tentang orang – orang yang berpengaruh tersebut

Modal awal untuk membangun relasi adalah kemampuan Anda untuk berkomunikasi. Cara Anda berkomunikasi untuk mengajak lawan bicara Anda sangat diperhitungkan. Anda harus dapat menyesuaikan diri dengan calon relasi bisnis Anda. Anda harus mampu menciptakan suasana yang kondusif dengan obrolan – obrolan yang nyambung dan menyenangkan bagi Anda dan relasi Anda.

Ya, salah satu cara untuk menyusun strategi komunikasi dan berbicara dengan calon relasi Anda antara lain dengan melakukan riset pada calon relasi bisnis Anda yang akan Anda temui. Carilah informasi mengenai orang yang berpengaruh tersebut dari berbagai sumber. Bila orang tersebut cukup terkenal, Anda dapat mencarinya lewat internet. Anda juga dapat melihat bagaimana karakter dari orang tersebut melalui media sosial yang dimilikinya. Latar belakang pendidikan dan gaya hidup, bisa juga Anda jadikan modal untuk bahan pembicaraan dimana Anda dapat menyesuaikan diri Anda di dalamnya untuk bisa melakukan pendekatan dengan orang tersebut. Misalnya, melakukan pendekatan dengan pemilik bisnis kelapa sawit, tentu berbeda dengan melakukan pendekatan pada pemilik bisnis makanan rumahan.

2. Tawarkan sesuatu

Ketika Anda telah bertemu dengan calon relasi Anda yang merupakan orang berpengaruh tersebut, Anda perlu menunjukkan kepedulian dalam taktik pendekatan Anda. Kepedulian tersebut dapat Anda tunjukkan dengan menanyakan “apa kabar?”, “pergi kesini dengan siapa?”, “sudah lamakah di ruangan ini?” dan lain sebagainya. Jika Anda bertemu dalam jamuan makan, tak lupa Anda memberikan tawaran kepadanya sekaligus mempersilahkannya untuk memilih duluan. Aktiflah dalam menawarkan suatu hal yang sekiranya dia tidak memberikannya tanpa Anda meminta.

3. Setelah pertemuan pertama, pastikan untuk terus menjalin kontak

Pada proses pendekatan yang Anda lakukan terhadap calon relasi bisnis Anda, jangan lupa Anda meminta kontak yang bisa dihubungi dari orang tersebut. Meminta kontak dengan cara yang formal, dapat dilakukan dengan meminta kartu nama dari calon relasi bisnis Anda. Sementara cara yang tidak formal, dapat Anda lakukan dengan meminta atau menuliskan nomor yang bisa dihubungi secara langsung. Formal atau tidaknya cara Anda meminta kontak tentu bergantung pada suasana pertemuan Anda, serta karakteristik dari orang yang sedang Anda temui. Inilah gunanya latar belakang mengapa Anda harus mempelajari calon relasi bisnis Anda terlebih dahulu sebelum melakukan pertemuan.

Setelah kontak telah didapat, jangan lupa untuk memastikan bahwa Anda tidak akan lose contact dengan orang tersebut. Jalinlah terus silaturahmi pada momen – momen yang sekiranya bisa Anda selipkan rasa perhatian dan kepedulian Anda terhadap orang tersebut. Sekalipun belum ada bisnis yang dapat dikerjakan bersama, paling tidak Anda memiliki bahan yang bisa dibahas untuk memperlancar komunikasi Anda. Apabila Anda memiliki waktu luang, Anda bisa mengajak orang tersebut untuk makan siang bersama atau sekedar ngopi  bersama sambil membicarakan hal – hal yang ringan. Atau, Anda dapat memberikan ucapan selamat pada momen – momen tertentu seperti saat lebaran, natal, ulang tahun dan lain sebagainya. Hal ini akan menjadi bentuk kepedulian Anda terhadap relasi bisnis Anda, sehingga relasi bisnsi Anda merasa dihargai dan merasa nyaman serta senang berhubungan dengan Anda.

4. Jangan terlalu banyak bertanya

Pada pertemuan – pertemuan yang Anda lakukan, Anda memang dituntut untuk aktif bertanya. Namun, terlalu sering bertanya hingga mendominasi pembicaraan juga tidak baik. Anda perlu mengatur penempatan diri Anda, kapan Anda harus bicara, kapan Anda harus mendengarkan, kapan Anda harus memuji orang tersebut. Ingat, orang yang sedang Anda ajak bicara adalah orang yang berpengaruh, yang sekiranya menjadi inspirator Anda dalam berbisnis. Anda tentu tidak ingin menyia – nyiakan kesempatan ini, bukan?

Agar kesan baik selalu ada pada diri Anda dalam setiap pertemuan, Anda perlu dapat menempatkan diri dengan baik. Selain itu, Anda juga harus membiarkan calon relasi bisnis Anda menjadi dominan dalam pembicaraan. Bawalah pembicaraan Anda menjadi momen dimana Anda dapat banyak menyerap ilmu dari orang yang berpengaruh tersebut.

5. Posisikan diri Anda sebagai pembelajar, tapi tidak terlihat bodoh

Bisa menjalin relasi dengan orang – orang yang berpengaruh tentu menjadi nilai tersendiri bagi Anda. Anda
akan dapat memetik banyak sekali pelajaran langsung dari “pohon”-nya. Tentu Anda tidak akan menyia – nyiakan momen ini untuk belajar dan mencari tahu tentang informasi serta pengalaman dari relasi bisnis Anda.

Untuk menjalin relasi yang baik, Anda perlu menjaga ego Anda untuk tidak terlihat sombong. Aturlah pembicaraan yang dapat memberikan kesan rendah hati pada diri Anda. Posisikan diri Anda sebagai orang yang mau banyak belajar dari orang tersebut. Semakin Anda terlihat memiliki keinginan yang kuat untuk belajar, akan semakin membuat orang tersebut kagum kepada Anda sehingga mau memberikan ilmu yang dimilikinya dengan Anda secara ikhlas dan asyik dalam pembicaraan.

Namun, satu hal yang perlu diperhatikan, jangan sesekali Anda terlihat bodoh dan tidak mengetahui apa – apa tentang bisnis yang dibicarakan. Anda memang pembelajar, namun Anda juga harus memposisikan diri Anda sewibawa mungkin dan memiliki kredibilitas untuk diajak bekerja sama dalam bisnis.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *