25 Fakta Menarik Tentang Nike

Anda pecinta olahraga ataupun barang-barang sport?  Ya, tentu merek ini tidak lagi asing di telinga siapapun yang mendengarnya. Namanya telah menjulang tinggi, eksistensinya telah merajai pasar barang olahraga berkat kualitasnya, hingga pada akhirnya Nike mampu memiliki brand awareness yang cukup tinggi dari masyarakat. Logonya yang khas pun terus menjadikan merek Nike sebagai merek benda dan alat-alat olahraga yang bergengsi dan berkualitas tinggi.
Sejauh ini, kita mengetahui bahwa Nike, Inc. adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam industryi sepatu, pakaian dan alat-alat olahraga yang terletak di Amerika Serikat. Perusahaan ini termasuk perusahaan dengan basis produk olahraga yang terbesar di dunia, lho. Gaya dan modelnyaa seringkali menjadi penyetir mode atau fashion sport di dunia. Hal ini diikuti dengan langkah keberanian Nike untuk mensponsori olahragawan-olahragawan terkenal seperti Tiger Woods, Ronaldo dan Michael Jordan. Anda tentu mengenal mereka semua bukan?
Dibalik semua itu, tentu merek Nike menyimpan berbagai keunikan dan fakta menarik. Penasaran apa saja yang menjadi keunikan dan fakta menarik dari Nike, Inc.? Pada ulasan kali ini, Bisnishack.com akan membahasnya. Yuk, kita simak bersama – sama!
Images Credit
1. Nike, Inc. termasuk perusahaan sepatu, pakaian dan alat – alat olahraga yang tidak pernah tanggung – tanggung dalam mengikat kerja sama dengan  atlit – atlit ternama. Terbukti, Nike mensponsori berbagai tim sepak bola dunia seperti Manchester United, Barcelona F.C, Arsenal, F.C Basel, Juventus, Inter Milan, Hertha BSC Berlin, Valencia C.F, Atletico de Madrid, Paris Saint – Germain, FC Porto, Boca Juniors, Urawa Red Diamonds, dan masih banyak lagi.
2. Logo Nike adalah inovasi dari bentuk tanda ceklis. Sederhana namun banyak arti, dengan filosofi bahwa menggunakan Nike adalah sesuatu yang benar, tepat dan sesuai dengan harapan.
3. Slogan perusahaan Nike adalah “Just Do It”. Lakukan saja, apa yang membuatmu nyaman, salah satunya dengan menggunakan Nike sebagai merk yang terpercaya dan berkualitas untuk berolahraga.
4. Inspirasi nama  Nike adalah dewi Yunani yang bernama Dewi Nike. Sesuai kepercayaannya, Dewi Nike adalah lambang kemenangan.
5. Perusahaan Nike didirikan tahun  1964. Hal ini bermula ketika atlit sekaligus pengusaha Oregon bernama Philip Knight, membuat sepatu lari yang diimpor dari Jepang. Sepatu lari yang dibuatnya ini diharapkan bisa bersaing dengan merk Jerman seperti Adidas dan Puma, yang sudah lebih dulu mendominasi pasar Amerika. Dengan lokasi produksi yang berada di Jepang, sepatu lari milik Knight tentu dapat dijual dengan harga yang lebih murah.
6. Philip Knight menjual sepatu dengan berkeliling di stadion atletik. Ia memulai bisnisnya dari nol. Knight menjualnya secara pelan, sederhana namun pasti. Lama kelamaan, peningkatan penjualan diterima oleh Knight berkat kualitas sepatunya yang bagus namun harganya lebih murah dibandingkan merk sepatu yang dibuat di Jerman. Salah satu pelajaran wirausaha yang berharga.
7. Sejak dulu, Nike merangkul pasar yang terdiri dari seluruh kalangan, mulai dari anak – anak hingga dewasa, dengan terfokus pada sepatu lari baik bagi yang professional maupun yang non professional. Tidak hanya mengedepankan kualitas untuk pemakaian olahraganya saja, Nike pun mementingkan sepatunya dari segi model dan fashion.
8. Salah satu kompetitor Nike yang sempat menggoyahkan kestabilan perusahaan Nike adalah Reebok.
9. Untuk mengalahkan Reebok, Nike mengeluarkan seri sepatu Air Jordan, yang dipromosikan oleh pebasket handal Michael Jordan. Segmentasi yang tepat!
10. Nike memperluas pasarnya selain di Amerika Serikat, ia juga menyasar pada wilayah Eropa dan Asia. Jumlahnya cukup besar, untuk Amerika Serikat sebanyak 60%, Eropa 30% dan wilayah Asia 5%.
11. Sepatu Nike selalu dibuat di Asia. Bila pada mulanya hanya di Jepang saja, kini pabrik Nike meluas ke Korea Selatan dan Taiwan. Baru – baru ini, China juga menjadi salah satu negara yang memilki pabrik Nike.
12. Produksi Nike di Korea Selatan dan Taiwan sudah ada sejak tahun 1972. Langkah ini kemudian diikuti oleh Adidas dan Reebok, karena tenaga kerja di dua negara ini cukup murah sehingga dapat memberikan keuntungan lebih bagi perusahaan.
13. Pada tahun 1980- an, terjadi pergolakan buruh di Korea Selatan. Adanya kasus ini membuat Nike memindahkan pabrik produksinya ke Thailand Selatan dan Indonesia.
14. Nike Indonesia beroperasi sejak tahun 1988.
15. Sebagian besra pabrik yang memberikan ruang produksi untuk Nike berlokasi di daerah industry di Tangerang dan Serang. Yap! Daerah sebelah barat Jakarta ini menghasilkan barang kesukaanmu.
16. Pencipta slogan “Just Do It” pada produk Nike bukanlah pendiri Nike yaitu Philip Knight, melainkan Wieden dan Kennedy, biro iklan yang bekerja sama dengan Nike sejak awal Nike dikembangkan.
17. Selain Philip Knight, salah satu pendiri Nike adalah Bill Bowerman, seorang pengajar dan pelatih di Sekolah Tinggi Medford.
18. Hingga kini, Nike memiliki lebih dari 700 toko resmi di seluruh dunia, dengan kantor di 45 negara besar di luar Amerika Serikat.
19. Nike memiliki pabrik – pabrik di wilayah Asia. Beberapa negara yang memiliki pabrik Nike antara lain Indonesia, China, Taiwan, India, Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia dan Pakistan.
20. Anda pasti kenal dengan sepatu Comverse? Ya, Converse adalah anak perusahaan utama dari Nike. Dahulunya, Converse pernah diakuisisi pada tahun 2003 oleh Nike. Namun Nike kembali menjualnya karena Converse dirasa memiliki nilai jual yang khusus.
21. Yang menjadi kekuatan perusahaan ataupun produk Nike adalah; kualitas produknya, brand nya yang sudah mendunia, logo dan slogan yang khas dan tertanam di benak masyarakat, serta tim Research and Development dari kantor Nike pusat yang bekerja dengan baik. Hal inilah yang menjadikan Nike paling sering berinovasi dibandingkan dengan merk sepatu yang lain. Inovasi ini sangat menyesuaikan zaman, kebutuhan serta model yang sedang berkembang.
22. Kelemahan perusahaan Nike adalah, terlalu fokus pada penjualan sepatu. Produk perusahaan yang paling identik dengan Nike adalah sepatu. Padahal, masih banyak produk lain dari Nike seperti baju, celana dan perlengkapan olahraga lainnya yang penjualannya terbilang rendah atau tidak sukses.
23. Nike selalu diterpa dengan isu miring eksploitasi pekerja. Who knows?
24. Di negara berkembang, produk palsu ataupun bajakan dari merk Nike menjadi pilihan utama bagi sebagian besar konsumen. Yah, kembali kepada kita, ingin menghargai sebuah karya atau tidak.
25. Bagi Nike, pesaing terberat baginya adalah brand Adidas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *