15 Strategi Sukses untuk Pedagang Eceran

Pedagang eceran merupakan salah satu usaha kecil yang telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Pedagang eceran menjadi salah satu mata pencaharian bagi masyarakat. Dengan banyaknya jumlah pedagang eceran tersebut, tidak sulit untuk menemukan pedagang yang menanggung rugi dan akhirnya gulung tikar. Namun sebaliknya ada beberapa ahli ritel yang secara mengejutkan menyatakan bahwa mereka optimis pada prospek untuk toko-toko kecil. Mereka menemukan banyak cara pintar yang pedagang dapat manfaatkan untuk meraup keuntungan. Berikut adalah beberapa cara yang dapat digunakan oleh para pedagang eceran.

1. Ubah tata letak toko agar memudahkan pelanggan
Tata letak juga akan mempengaruhi ketertarikan pelanggan datang ke toko Anda. Tata letak barang yang sistematis dan terorganisir akan membuat pelanggan lebih mudah menemukan barang yang mereka cari. Di samping itu Anda juga akan lebih mudah mengontrol ketersediaan barang dan segera menambahnya jika sudah hampir habis.
2. Gunakan etalase untuk bercerita
Etalase bisa berfungsi lebih dari hanya sekedar sebagai tempat untuk menampilkan barang dagangan. Para pedagang tersebut perlu untuk menceritakan sebuah kisah yang akan menarik orang yang lewat dan membuat mereka untuk berhenti dan masuk ke dalam toko Anda. Underhill menunjukkan sebuah contoh toko yang baru-baru ini dilakukan oleh Kate Spade, ia mengambil tema “A Visit to Tokyo”. “Seluruh jendela toko telah diberikan sedikit sentuhan bergaya Asia dan hal itu tampak hebat”, kata Underhill. Ia dapat menarik turis Jepang untuk datang ke toko tersebut 
3. Usahakan agar barang-barang dagangan tetap segar
Anda harus mengganti barang dagangan secara teratur. Hal ini akan menarik pelanggan untuk membeli di toko Anda. Kata Antonio Moreno-Garcia, “Menjual barang tidak sulit. Tantangan utama adalah menarik pelanggan”.
4. Hadapkan toko ke jalan
Posisi toko akan mempengaruhi jumlah pembeli yang datang. Posisi yang strategis akan menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam bisnis ritel ini. Secara umum, Underhill mengatakan  bahwa jika ada 65 persen pejalan kaki yang berjalan melewati suatu jalan satu arah dan hanya 35 persen dari pejalan kaki yang melewati arah lain. Maka Anda harus memastikan toko Anda dengan berorientasi pada yang 65 persen, bukan 35 persen 
5. Pilih pemasok yang sesuai
Delapan puluh persen dari segala sesuatu yang kita beli adalah bukan barang yang dibeli langsung ke produsen, tapi sudah dari pedagang tangan pertama, atau tangan kedua, kata Underhill. Maka sebagai pedagang yang cerdas Anda harus mampu mengabaikan yang delapan puluh persen itu dan mencari yang dua puluh persen. Maksudnya adalah Anda harus mencari barang-barang yang langsung dari produsen daripada dari pedagang grosir dan sejenisnya. 
6. Cari produsen skala besar
Paco Underhill, pendiri perusahaan konsultan Envirosell dan penulis ‘What Women Want: The Science of Female Shopping’, mengatakan bahwa sebuah toko besar perlu bekerja sama dengan pemasok yang dapat memasok barang hingga 20.000 buah pada suatu waktu. Maka, ia harus mencari produsen, desainer, dan pengrajin yang masih berskala kecil, eksklusif, dan mempromosikan hubungan Anda dengan mereka.
7. Jangan gunakan teknologi yang rumit
Proses pengiklanan produk dengan menggunakan teknologi yang mewah seperti menggunakan layar, sangat tidak cocok dan realistis bagi pedagang kecil, kata Lee Peterson, wakil presiden eksekutif strategi merk dan desain di WD Partners. Toko kecil tidak memerlukan teknologi yang canggih, mereka hanya perlu teknologi yang mendukung kelancaran proses penjualan, seperti alat penghitung berupa komputer dan lain-lain.
8. Gunakan cara untuk menarik pelanggan untuk masuk
Selain tata letak yang bagus dan memberikan cerita pada jendela toko, Anda juga perlu menarik pelanggan untuk masuk. Bagaimana caranya? Anda bisa menambahkan sesuatu yang menarik di dalam toko, seperti meletakkan lukisan di dinding-dinding toko, memberi ornamen-ornamen cantik pada pintu, dan sebagainya.
9. Informasi yang sederhana
Informasi mengenai toko Anda akan menjadi identitas publik. Jadi perlu dibuat sebuah informasi sederhana yang tepat bagi para pelanggan, dan tentu Anda harus berani mengkomunikasikannya dengan para pelanggan. Komunikasi pemasaran Anda harus mendorong pelanggan untuk menyebarkan informasi tersebut ke orang lain. Satu hal yang membuat orang-orang datang ke sebuah toko adalah adanya rujukan pribadi dari orang terdekat, kata Dana Cho, seorang partner di IDEO, konsultan desain Palo Alto.
10. Sediakan tempat untuk hewan peliharaan
Beberapa dari pembeli yang datang mungkin akan berbelanja dengan hewan peliharaannya, kata Underhill, terutama berbagai pejalan kaki. Anda sebaiknya menyediakan tempat yang luas dan aman untuk hewan peliharaan tersebut. Dengan begitu, pembeli akan dapat berlama-lama di toko Anda.
11. Kondisi lingkungan budaya
Lingkungan budaya suatu masyarakat akan mempengaruhi kebutuhan mereka terhadap berbagai jenis barang, seperti bahan makanan pokok, bumbu-bumbu, dan lain-lain. Dengan mengidentifikasi kondisi lingkungan budaya Anda bisa menentukan barang yang akan dijual dan bagaimana pelayanan yang sebaiknya diberikan.
12. Lokasi dan keadaan demografi 
Kondisi demografi suatu wilayah akan mempengaruhi kelancaran transportasi di wilayah tersebut. Di pedalaman Kalimantan misalnya, di sana transportasi merupakan hal yang sangat sulit, sehingga keberadaan pedagang eceran sangat diperlukan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan. Anda juga harus memilih tempat yang strategis yang memungkinkan banyak orang dapat menjumpai toko Anda.
13. Ciptakan suasana toko yang menyenangkan
Di negara lain ada salon kuku yang menawarkan minuman gratis dan pakaian toko yang dilengkapi dengan fasilitas DJ. Kondisi menyenangkan dapat jauh lebih sederhana dari itu, kata Cho. Misalnya pemilik toko dapat menyembunyikan boneka pada suatu tempat dan apabila ada anak yang dapat menemukannya akan mendapatkan permen gratis.
14. Segera penuhi jika ada stok barang yang habis
Ketika seorang pembeli datang untuk membeli sebuah barang yang sangat penting dan kemudian mendapatkan kenyataan bahwa stok barang tersebut habis pasti akan sangat mengecewakan. Untuk itu agar dapat memenuhi kepuasan pelanggan, Anda harus segera mengisi stok barang yang telah habis.
15. Perhatikan karakter wanita
Pembeli di toko kebanyakan adalah wanita. Maka Anda perlu memberikan perhatian khusus bagi wanita. Wanita suka kebersihan dan memerlukan keamanan yang lebih dibandingkan lelaki. Sehingga Anda perlu mengusahakan kebersihan toko Anda dan memberikan tingkat keamanan yang bagus.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *