11 Cara Untuk Mengatur Waktu Dengan Baik

Mungkin banyak orang di dunia ini yang terbengkalai dengan pekerjaanya karena masalah waktu. Pastinya anda akan merasa waktu yang diberikan begitu singkat dan membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk mengerjakannya. Jika itu yang ada dipikiran anda, hal ini adalah anggapan yang salah. 
Soal tepat waktu adalah persoalan bagaimana anda mendisplinkan diri sendiri. Orang-orang yang namanya besar dan berhasil itu menjadi sukses karena mereka mampu mendisiplinkan diri sendiri dengan sangat baik. Meskipun tersiksa tapi pada akhirnya mereka sendiri yang menikmati kemenangan tersebut. Berikut tips–tips cepat untuk mengatur waktu dengan baik.
a. Buatlah rencana harian
Buatlah daftar kegiatan harian. Utamakan yang paling penting dalam daftar teratas dan hal yang mudah dalam urutan paling bawah. Dengan begitu ketika bangun tidur, sudah tahu apa yang akan dilakukan hari ini. Kerjakan sacara urut.  Anda bisa membuat daftar tersebut pada layar ponsel, karena ponsel adalah benda yang sering dilihat.  
Beri batas waktu dalam mengerjakan pekerjaan tersebut. Kerjakan satu pekerjaan hingga selesai setelah itu baru menyelesaikan pekerjaan selanjutnya.  Jika pekerjaan sudah selesai, anda bisa istirahat. Gunakan waktu istirahat dengan baik. Taati peraturan yang telah dibuat. 
b. Buatlah deadline jam berapa pekerjaan ini harus selesai
Beri durasi dalam menegerjakan pekerjaan. Usahakan selesai tepat waktu.  Sebaiknya tidak mencampuri pekerjaan tersebut dengan pekerjaan yang lainnya. Gunakan waktu secara efisien dan semaksimal mungkin. Bukan waktu yang mengejarmu tetapi andalah yang  harus mengejar waktu. Anda harus bisa bermain dengan waktu karena waktu yang dimiliki sangat singkat. 
c. Fungsikan kalender di tempat kerja
Gunakan kalender sebagai alarm pengingat dan jadwal kerja. Setiap melihat kalender anda terus teringat akan tugas-tugas yang harus dikerjakan. Berilah tanda pada kalender tersebut, tanggal berapa harus selesai, dan beri catatan pada tangal yang telah ditandai. Lakukan pada hal yang sama pada kalender di ponsel anda.
d. Ketahui deadline
Ketahui kapan harus menyelesaikan deadline pekerjaan. Jika deadline menumpuk anda bisa mecicil pekerjaan dalam jangka waktu yang telah diberikan. Usahakan tepat waktu agar di hari deadline tidak keteteran dengan pekerjaan lainnya. Jika dapat diselesaikan dengan tepat waktu anda tidak perlu lembur dan begadang hingga malam sehingga jatah istirahat dapat dinikmati dan jaawal tidur tidak berantakan. 
e. Belajarlah berkata tidak
Belajar berkata tidak pada setiap pekerjaan tidak penting yang menghadang. Tidak boleh telat menyelesaikan deadline. Anda tidak boleh melanggar peraturan yang telah dibuat, tidak boleh memolorkan waktu, tidak boleh malas, dan tidak boleh mencampuri pekerjaan dengan pekerjaan lainnya. Anda tidak boleh lembur karena pekerjaan yang terbengkalai sehingga menyebabkan waktu tidur kurang dari 6 jam. 
Anda tidak boleh melanggar jadwal yang telah dibuat. Tanamkan dalam hati dan pikiran apa yang harus dikerjakan. Lalu laksanakan apa yang telah menjadi komitmen tersebut. Belajar bertaggung jawab pada pekerjaan yang telah dibuat. 
f. Blok waktu, jangan sampai ada yang merebut waktu tersebut
Ketika jadwal dan waktu sudah ditentukan, usahakan waktu tersebut hanya untuk anda sendiri. Jika mempunyai janji dengan seseorang lakukan janji tersebut di luar jadwal yang telah dibuat. Jangan pernah mengiyakan janji pada teman padahal anda sendiri tidak tahu bisa menepatinya atau tidak.   
g. Fokus
Fokus pada pekerjaan dan carilah tempat yang membuat nyaman untuk menyelesaikan pekerjaan. Jangan sampai fokous anda terganggu karena hal lainnya. Pusatkan pikiran pada pekerjaan. Hilangkan segala pikiran lain yang mengganggu anda. Fokus dan konsentrasi, dengan begitu pekerjaan akan selesai tepat waktu. Jika fokus, ide tidak akan berhenti di tengah jalan. Jangan mudah mengalihkan perhatian pada hal lainnya. 
h. Hilangkan segala gangguan
Hilangkan segala gangguan seperti media sosial, pesan dari ponsel, acara-acara favorit, dan orang-orang di sekililing anda. Beri pengertian pada mereka bahwa anda tidak ingin diganggu dalam bentuk apapun ketika bekerja. Agar mereka paham, kapan mereka akan menemui dan bebrbicara kepada anda. Hindari sesuatu yang membuat terusik seperti koneksi yang kurang lancar. 
Ganti kartu anda dengan kartu lain. Atau gangguan pada keluarga seperti anak yang ingin bersama. Sebaiknya beri pengertian bahwa anda sedang dalam keadaan bekerja. Koneksi yang tidak lancar akan menganggu fokus dan menyebabkan pekerjaan terhenti di tengah jalan. Sediakan ruang kerja tersendiri untuk. Siapa pun tidak boleh masuk kecuali itu penting. Jika perlu tulis pada pintu bahwa anda tidak ingin diganggu.    
i. Prioritaskan yang paling penting dahulu
Pilah-pilahlah pekerjaan anda, kerjakan dari yang terpenting. Jika pekerjaan terpenting sudah selesai maka beban berat akan berkurang lalu selanjutnya pekerjaan mudah bisa dikerjakan dengan sedikit bersantai. Tapi pastikan semua selesai dengan baik. Sebaiknya jangan menyepelekan pekerjaan yang mudah. Segera tuntaskan dan anda bisa tidur dengan nyenyak.
j. Jangan terlalu perfeksionis
Terkadang saat melakukan pekerjaan anda ingin pekerjaan tersebut sempurna. Anggapan yang salah karena ingin sempurna maka banyak waktu  yang akan terbuang. Anda harus mengoreksi ulang dan memperbaiki yang menurut anda salah. Padahal jika menurut orang lain, pekerjaan tersebut sudah bagus dan tidak perlu merubahnya. 
Jika anda berusaha menjadi sempurna maka diri sendirilah yang akan kerepotan. Percayalah di dunia tidak ada sesuatu pekerjaan yang sempurna. Meski menurut orang pekerjaan itu sudah bagus tapi tetap saja pasti ada kesalahan. Ibaratkan teknologi secanggih apapun pasti ada kelemahan dan kekurangan. Sempurna itu hanya milik Tuhan. Jangan pernah berusaha menjadi sempurna tapi berusahalah menjadi yang terbaik.
   
k. Delegasikan yang bisa dikerjakan oleh orang lain
Pekerjaan anda menumpuk dan terlalu banyak, waktu anda tidak cukup untuk menyelesaikan semuanya? Maka mintalah pada orang lain untuk mengerjakan pekerjaan tersebut. Beri mereka pekerjaan yang bisa dia kerjakan. Jangan pernah memberi pekerjaan yang hanya mampu dikerjakan diri sendiri untuk dikerjakan orang lain. Kemungkinan pertama, pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Kemungkinan kedua, anda sendiri yang akan merombak pekerjaan tersebut. Sehingga anda akan bekerja dua kali.  

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *