Apakah Anda Seorang Pemimpin atau Manajer? Kenali Perbedaannya!

Kebanyakan orang masih belum mengetahui perbedaan di antara pemimpin dan manajer dan bahkan menganggap keduanya adalah profesi yang sama. Yang menjadi persamaan dari keduanya adalah kegiatan memimpin dan me-manage tidak akan bisa dilakukan tanpa kehadiran orang lain. Namun, banyak faktor yang membedakan antara pemimpin dan manajer. Apa sajakah itu?
Secara umum, seorang pemimpin atau leader adalah seseorang yang memiliki sifat kepemimpinan, berwibawa, dan disegani oleh orang lain karena kredibilitas dan perilakunya yang baik. Seorang pemimpin lebih menekankan pengaruh atau karisma yang ia miliki sehingga orang lain mau mengikuti arahan yang diberikan. Seorang pemimpin itu menstimulasi, memfasilitasi, dan berpartisipasi dalam setiap kegiatan dan tidak mengandalkan berbagai bentuk ganjaran, baik iming-iming hadiah atau hukuman. Sedangkan seorang manajer adalah pemimpin yang dalam praktiknya didasari oleh kekuasaan atau authority formalnya. Bawahannya akan mengikuti perintah dari seorang manajer karena statusnya yang lebih tinggi. Tidak seperti pemimpin yang dapat memimpin di organisasi formal dan non-formal, seorang manajer umumnya hanya ada pada organisasi formal.
Lebih lanjut lagi, Warren Bennis menjelaskan beberapa perbedaan antara pemimpin dan manajer dalam bukunya yang berjudul On Becoming Leader :
1. Seorang manajer bertugas dalam hal mengelola, sedangakan pemimpin berinovasi.
2. Seorang manajer dapat dicetak dalam arti dapat dipelajari, sedangkan seorang pemimpin orisinil, tidak dapat dicetak.
3. Seorang manajer memelihara, sedangkan pemimpin mengembangkan.
4. Seorang manajer berfokus pada sistem dan struktur yang ada, sedangkan pemimpin berfokus pada orang-orang (bawahan).
5. Seorang manajer mengandalkan kontrol, sedangkan pemimpin menumbuhkan kepercayaan.
6. Seorang manajer berorientasi dalam jangka pendek, sedangkan pemimpin memiliki perspektif jangka panjang.
7. Seorang manajer bertanya mengenai “bagaimana” dan “kapan”, sedangkan pemimpin bertanya mengenai “apa” dan “mengapa”.
8. Seorang manajer berorientasi pada hasil, sedangkan pemimpin berorientasi pada peluang-peluang masa depan.
9. Seorang manajer itu meniru, sedangkan pemimpin menciptakan.
10. Seorang manajer menerima status quo, sedangkan pemimpin menentang status quo.
11. Seorang manajer seperti tentara yang selalu siap diperintah, sedangkan pemimpin adalah dirinya sendiri.
12. Seorang manajer melakukan hal dengan benar, sedangkan pemimpin melakukan hal yang benar.
Perbedaan antara manajer dan pemimpin juga dapat dilihat dari tiga aspek yang selalu berkaitan dengan dua profesi ini, yaitu :
1. Sumber kekuasaan yang diperoleh
Berdasarkan sumber kekuasaan yang diperoleh, seperti yang sudah dikatakan bahwa pada umumnya manajer hanya memimpin organisasi-organisasi formal, maka dari itu seorang manajer ditunjuk melalui jalur formal dengan dasar yuridis yang dimiliki. Biasanya seorang maanjer dipilih oleh komisaris atau direktur. Anda dapat menjadi seorang manajer hanya apabila Anda memiliki dasar yuridis berupa surat keputusan atau surat pengangkatan. Berbeda dengan manajer, pemimpin dipilih berdasarkan kontrak sosial dengan bawahannya. Seorang pemimpin ditunjuk berdasarkan kesepakatan antara semua anggota organisasi dan pemimpin itu sendiri.
2. Bawahannya
Jika membicarakan tentang bawahan, yang menjadi bawahan seorang manajer adalah staf atau karyawan yang memiliki posisi formal di bawahnya dalam struktur hierarki organisasi. Karena perbedaan status ini lah bawahannya harus menuruti perintah-perintah yang diberikan oleh seorang manajer. Sedangkan, bawahan dari seorang pemimpin lebih sering disebut sebagai pengikut. Pengikutnya ini menjalankan perintah yang diberikan oleh sang pemimpin secara sukarela, entah karena atas dasar kekaguman, keseganan, atau yang lainnya.
3. Lingkungan kerja
Dari segi lingkungan kerja, seorang manajer biasanya hanya memimpin di lingkungan kerja atau organisasi formal di mana ia memiliki tanggung jawab terhadap atasannya. Sedangkan seorang pemimpin dapat memimpin pengikutnya itu di mana saja, entah di organisasi formal atau organisasi nonformal, bahkan bisa saja di lingkungan sekitar kita karena pemimpin dipilih berdasarkan kontrak sosial.
Seorang pemimpin memiliki fungsi dasar mengarahkan dan menggerakkan semua bawahannya untuk ikut bergerak untuk mencapai tujuannya yang sama. Sedangkan fungsi dari seorang manajer berhubungan dengan fungsi-fungsi manajemen, yaitu POAC. POAC adalah kepanjangan dari planning (merncanakan), organizing (mengorganisasikan), actuating (mengimplementasikan), dan controlling (mengontrol atau mengawasi).
Seorang Komandan Angkatan bersenjata Inggris ke-14 dalam perebutan Bumma dari tangan Jepang, Marsekal Sir William Slim, pernah mengatakan bahwa manajer memang dibutuhkan, tetapi pemimpin lah yang dipentingkan. Kepemimpinan berhubungan dengan jiwa, yaitu gabungan antara kepribadian dan visi, sementara manajemen berhubungan dengan pikiran dan lebih memperhatikan kalkulasi akurat, statistika, metode, penjadwalan, serta rutinitas.
Tidak sampai di situ saja, masih ada berbagai pendapat yang menjelaskan tentang perbedaan antara manajer dan pemimpin. Pertama, dalam hal merencanakan sesuatu, seorang manajer hanya akan merencanakan hal-hal yang bersifat prosedural, teknis, terarah, tegas, dan tidak bertele-tele. Sedangkan seorang pemimpin tidak merencakan hal yang seperti itu. Seorang pemimpin cenderung lebih memiliki visi, isi, dan pandangan lain terhadap perencanaannya.
Kedua, seorang manajer hanya memiliki pengaruh di dalam lingkungan kerja (batasan formal) saja. Namun, seorang pemimpin akan tetap berpengaruh meskipun status “pemimpin”nya itu sudah tidak ada di dirinya lagi. Posisinya akan terus dihormati dan pendapatnya akan terus dipertitmbangkan atau bahkan diikuti oleh bawahannya yang setia. Ketiga, manajer cenderung memberikan perintah kepada bawahannya dalam hal pengaturan sumber daya manusia di organisasinya. Sedangkan seorang pemimpin lebih memilih untuk membicarakan keinginannya yang berkaitan dengan organisasi dan bawahannya. Kemudian bawahannya secara sukarela akan melakukan permintaan-permintaan dari pemimpin tersebut.
Keempat, manajer cenderung tidak memberikan perhatian yang lebih ketika sedang mengontrol bawahannya. Manajer lebih sering mengatur hal-hal yang berifat prosedural. Sedangkan seorang pemimpin justru memberikan kepedulian terhadap bawahannya. Kelima, manajer memiliki tujuan yang bersifat jelas dan memiliki target yang kuantitatif, yaitu mendapatkan hasil yang sudah dijadikan target oleh perusahaan atau organisasi tersebut. Sedangkan seorang pemimpin lebih memilih untuk memperbaiki sistem di organisasinya apabila ia masih merasakan ada hal-hal yang kurang.
Berdasarkan penajabaran di atas, memang terdengar subjektif. Manajer bukanlah profesi yang buruk dan pemimpin pun belum tentu baik. Baik atau buruknya suatu pekerjaan tergantung pada Anda sendiri sebagai individu. Secara garis besar, perbedaan antara manajer dan pemimpin hanya berada pada cakupan kekuasannya, di mana manajer berada di organisasi formal, sedangkan pemimpin bisa di mana saja. Nah, setelah mengetahui perbedaan antara manajer dan pemimpin, ada di posisi manakah Anda?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *