Adolf Dassler alias Adidas

Bagi kamu pecinta olahraga pasti sangat familiar dengan nama Adidas. Nama ini adalah salah satu aparel olahraga yang paling tua dan merupakan pelopor aparel-aparel olahraga lainnya. Nama Adidas sendiri diambil dari nama asli pemilik aparel ini yaitu Adolf Dassler. Pada awalnya Adidas hanya memproduksi sepatu olahraga saja, namun seiring berjalannya waktu Adidas mulai berkembang menjadi produsen perlengkapan olahraga lainnya seperti jersey untuk klub sepakbola dan beberapa tim nasional, jaket, kaos, jam tangan dan sebagainya. 
Berawal dari merancang sepatu olah raga

Adidas didirikan oleh Adolf Dassler, pria kelahiran Herzogenaurach, Jerman pada 3 November 1900. Adolf Dassler ini pada awalnya hanya mencoba merancang sepatu olahraga namun karena hasil sepatu rancangannya memiliki kualitas yang baik dan cukup diminati dipasaran, akhirnya pada tahun 1924 Adolf Dassler bersama saudaranya Rudolf Dassler merintis bisnis sepatu olahraga yang dinamai Dassler Brothers OGH. 
Tapi pada perkembangan selanjutnya tepatnya pada tahun 1948 Adolf Dassler dan Rudolf Dassler memutuskan untuk merintis bisnisnya secara terpisah. Adolf Dassler kemudian mendirikan Adidas yang diambil dari singkatan namanya sedangkan Rudolf Dassler mendirikan Puma sebagai saingan dari perusahaan saudaranya itu. 
Namun pengalaman yang telah dimiliki Adolf Dassler ternyata memang lebih unggul dibanding saudaranya Rudolf Dassler, hal ini terbukti dengan lebih majunya perusahaan Adidas dibanding Puma. Dalam peringkat dunia Adidas hanya terkalahkan oleh Nike, aparel asal Amerika sedangkan Puma tertinggal dibelakang. Selain sejarah mengenai proses didirikannya Adidas, masih ada fakta-fakta menarik lainnya yang harus kamu simak mengenai Adidas berikut ini :
1. Adidas secara resmi berdiri pada 18 Agustus 1949 dan memiliki kantor pusat di Herzogenaurach, Bayern, Jerman
2. Adidas pernah mengalami dua kali perubahan pada logonya
Perubahan yang pertama terjadi pada tahun 1972. Saat itu terjadi perubahan dari logo yang awalnya hanya berupa nama Adidas menjadi logo “Trefoil Logo”. Trefoil logo ini berbentuk seperti daun yang memiliki dua sisi dikanan dan kiri serta beberapa strip dibagian bawah. Sedangkan perubahan kedua terjadi pada tahun 1996, saat itu logo Adidas berubah menjadi rangkaian tiga strip yang tersusun keatas seperti tangga. Logo inilah yang sampai saat ini masih digunakan sebagai logo resmi Adidas. 
Dibalik logo baru milik Adidas yang sangat sederhana ini tersimpan filosofi yang cukup bermakna yaitu tiga strip menunjukkan fase atau perjalanan Adidas yang berkembang dari perusahaan kecil menjadi salah satu yang terbesar didunia. Kemudian struktur tangga menggambarkan bahwa kesuksesan yang saat ini dimiliki oleh Adidas merupakan proses yang terus-menerus dan bukanlah suatu hal yang dapat dicapai secara instan.
3. Secara umum produk sepatu milik Adidas terbagi menjadi dua jenis yaitu Adidas Superstar untuk olahraga basket dan Adidas Predator untuk olahraga sepakbola.
Adidas Superstar adalah produk sepatu yang khusus diproduksi Adidas untuk keperluan olahraga basket. Adidas Superstar mulai diproduksi sejak 1969, dan diperiode 1970an lebih dari setengah dari total pemain yang bermain di NBA menggunakan Adidas Superstar sebagai sepatu mereka. Dan ditahun 2004 saat perayaan 35 tahun memperingati rilisnya Adidas Superstar diproduksi juga Adidas Superstar edisi khusus yang hanya dibuat sebanyak 5000 pasang sepatu diseluruh dunia. Tipe sepatu ini bertajuk Adidas Superstar Adi Dassler yang dibanderol dengan harga yang tinggi yaitu U$ 5000.
Adidas Predator merupakan sepatu khusus olahraga sepakbola mulai diproduksi pada tahun 1994, saat itu Adidas menggunakan jasa Craig Johnston yang merupakan pemain sepakbola asal Inggris sebagai sosok yang mempromosikan Adidas Predator. Tipe Adidas Predator tidak diproduksi secara berkala, namun produksi ini dilakukan hanya terbatas pada terselenggaranya pagelaran-pagelaran sepakbola internasional, seperti Piala Dunia atau Piala Eropa.
Secara umum Adidas Predator sendiri memiliki tiga jenis, yaitu Adidas Predator Absolute, Adidas Predator Absolute David Beckam, dan Adidas Predator Absolion.
Selain ketiga jenis ini terdapat juga beberapa tipe Adidas yang telah dirilis dalam rangka menyambut pesta sepakbola internasional seperti,  Predator yang dirilis untuk Piala Dunia 1994, Predator Touch pada Piala Eropa 1996, Predator Accelerator untuk ajang Piala Dunia 1998, Predator Precision yang dirilis untuk Piala Eropa 2000 yang kemudian disusul dengan seri berikutnya yaitu Predator Precision 2 pada 2001, Predator Mania saat Piala Dunia 2002, Predator Pulse untuk Piala Eropa 2004, Predator Absolute saat Piala Dunia 2006, dan Predator Lethal Zones di Piala Eropa 2012. 
Untuk mendukung promosi Adidas Predator, beberapa pemain sepakbola internasional dikontrak secara eksklusif sebagai Brand Ambassador diantaranya yaitu, Iker Casillas, Zinadine Zidane, Kaka, Xavi, Robbin Van Persie, Steven Gerrard, Luis Nani, Andreson Hernanes, Patrick Vieira, Frank Lampard, Alessandro Nesta, Javier Zanetti, Ashley Cole, Raul, dan tentu saja David Beckam.
4. Ada beberapa pihak yang mengartikan Adidas sebagai singkatan dari All day I dream about sports. Hal ini berdasarkan pada keseriusan Adidas dalam menjalani bisnis sebagai salah satu aparel terbesar didunia. Walaupun penafsiran ini tidak sesuai dengan maksud arti Adidas yang sesungguhnya namun banyak orang yang menyetujui penafsiran Adidas menurut versi ini. 
5. Persaingan antara Adidas dan Nike semakin ketat terutama setelah awal 2006 dimana Adidas mengakui sisi saham milik Reebok senilai U$ 3,8 milyar, yang menjadikan total penghasilan Adidas saat itu adalah U$ 12 milyar.
6. Adidas juga melakukan inovasi dalam berbagai promosinya, salah satunya dengan merilis lagu My Adidas yang dinyanyikan oleh kelompok Hip Hop, Run DMC pada tahun 1986. Sepenggal lirik dari My Adidas diantaranya adalah Now the Adidas I possess for one man is rare, myself, homeboy, got 50 pair.
Itulah 6 fakta-fakta dibalik Adidas yang jarang terungkap, semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menginspirasi.  

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *