25 Fakta Menarik Tentang Tokopedia

Pesatnya perkembangan new media yaitu internet, terus mempengaruhi berbagai bidang dan unsur dalam hidup kita. Mulai dari cara bergaul, mencari teman, mencari informasi, hingga menjalankan bisnis! Ya, saat ini kita bisa menemukan berbagai macam cara berbisnis melalui internet. Strategi – strategi pemasaran baru pun ditemukan untuk menyesuaikannya dengan pemasaran bisnis melalui internet.
Munculnya internet sebagai media baru untuk berbisnis, tentu menimbulkan wujud – wujud baru pula dalam media internet. Salah satunya ialah website – website yang menyediakan lahan bisnis, baik untuk menjual suatu produk hingga menawarkan suatu produk kepada para pembeli. Ya, melalui media internet. Sungguh kemajuan zaman yang menyenangkan dan menguntungkan, bukan?
Salah satu website bisnis untuk melakukan transaksi jual beli, antara lain adalah tokopedia. Di Tokopedia, siapapun dapat menjual produknya baik barang ataupun jasa dengan mengunggahnya di laman Tokopedia. Setelah iklan dan rincian dari produknya muncul, maka iklan tersebut akan bebas dikonsumsi oleh siapapun yang mengunjungi laman Tokopedia. Dari sinilah muncul adanya kemungkinan produk itu dapat dibeli, hingga berujung pada transaksi jual beli yang sesungguhnya.
Salah satu dari anda, tentu pernah mengunjungi bahkan melakukan transaksi jual beli melalui Tokopedia. Namun, tahukah anda bahwa Tokopedia memiliki berbagai fakta menarik di dalamnya? Kali ini, bisnishack.com akan sedikit memaparkannya. Yuk, kita simak bersama – sama.
1. Tokopedia adalah website bisnis atau jual beli buatan Indonesia. William Tanuwijaya adalah penemu, pembuat sekaligus pengembangnya. Hebat!
2. Tokopedia adalah website bisnis yang sangat menarik dan menginspirasi. Mengapa? Karena Tokopedia berusaha untuk tidak membuat sekat dengan para konsumennya, melalui cerita – cerita dan beberapa fitur yang khas di dalamnya.
3. Tokopedia memiliki tiga (3) fitur yang tidak dapat ditemui di website bisnis ataupun jual beli lainnya. Fitur tersebut antara lain; Success story, dimana fitur ini menjadi wadah berbagi inspirasi kisah sukses dari seseorang yang telah sukses khususnya di Tokopedia; Behind the Scene, dimana fitur ini Tokopedia berusaha trransparan dengan konsumennya, yaitu dengan menunjukkan bagaimana Tokopedia bekerja, bagaimana kekompakkan timnya, dan lain – lain; dan fitur kisah berdirinya Tokopedia, dimana fitur ini menjadi wadah untuk berbagi cerita mengenai sejarah berdirinya Tokopedia beserta suka dukanya. Hal ini tentu menginspirasi siapapun yang membacanya, serta menjadikan konsumen atau user Tokopedia lebih merasa dihargai.
4. Tokopedia didirikan tahun 2009, dan pada tahun 2013, pemasukannya telah mencapai USD 20 juta.
5. Pada enam bulan pertama diluncurkan, Tokopedia langsung menjaring 23 ribu lebih anggota aktif, dengan 2500 toko di dalamnya, dan menawarkan 42 ribu produk baik barang ataupun jasa.
6. Enam bulan pertama Tokopedia hadir, total transaksi yang terjadi melalui Tokopedia telah mencapai nilai diatas 1 Milyar rupiah. Terbukti sebagai website bisnis yang dipercaya dan menjanjikan, bukan?
7. Tokopedia menyebut user-nya dengan sebutan Tokopediawan dan Tokopediawati. Hm.. Lucu juga, ya!
8. Produk pertama yang terjual di Tokopedia sejak pertama kali didirikan adalah kaos berwarna putih untuk laki – laki dengan ukuran S. Terdengar sepele, namun hal ini tentu menyisakan kesan tersendiri bagi pemilik Tokopedia.
9. Dalam kurun waktu enam bulan pertama, produk yang paling banyak terjual ialah gunting kuku untuk souvenir pengantin, sebanyak 250 buah. Harganya pun dikalkulasi dengan harga grosir, lho!
10. Produk yang paling murah terjual di Tokopedia adalah kertas kado, dengan harga Rp. 999,-. Seperti beli di warung saja.
11. Barang mahal pertama yang terjual di Tokopedia, adalah Onyx Boox 60 dengan harga Rp. 3.700.000,-.
12. Sejak pertama kali diluncurkan, statistik Tokopedia baik dari segi jumlah pengguna, jumlah toko, jumlah produk yang ditawarkan, hingga peringkat statistic website, selalu meningkat dan tidak pernah mengalami penurunan.
13. Ide membentuk online market place seperti Tokopedia ini bermula dari pengamatan William bersama rekan – rekannya atas fenomena SMS Content dan SMS Broadcasting. Apa itu SMS Content dan SMS Broadcasting? SMS Content ialah SMS yang biaya pengirimannya dikenakan pada penerima SMS. Anda ingat tren ketik REG spasi SESUATU, seperti itu? Ya, itulah SMS Content. Sementara SMS Broadcast ialah SMS yang berisikan informasi dan biayanya dikenakan pada si pengirim SMS. Biasanya yang melakukan SMS Broadcast ini ialah suatu instansi ataupun perusahaan yang ingin mempromosikan produknya.
14. Sebelum membangun Tokopedia, pemilik Tokopedia yaitu William Tanuwijaya bekerja sebagai IT & Businees Development Manager. Sungguh menginspirasi karena ia bisa memutar otaknya dengan menyajikan sebuah terobosan baru di dunia bisnis yang disesuaikan dengan bidang kerja yang digelutinya.
15. Brainstorming pertama kali mengenai ide membuat online market place yang akhirnya diwujudkan dalam Tokopedia ini, dilakukan di sebuah warteg. Super sekali!
16. Tantangan pertama Tokopedia dalam menjadi online market place adalah membangun kepercayaan masyarakat untuk berbelanja dan melakukan transaksi jual beli di dalamnya. Maklum, sejak awal kemunculan tren website jual beli, penipuan seringkali terjadi.
17. Inspirasi dari mendirikan Tokopedia, adalah website Amazon dan Napster. Pendiri Tokopedia menganggap Amazon dan Napster adalah ide yang usang. Namun berkat kegigihan dan tekadnya, ide tersebut bisa dikembangkan menjadi website yang menarik, orisinil dan sesuai dengan masyarakat Indonesia.
18. Sebelum membuat Tokopedia, pemilik Tokopedia membawahi website bisnis yang bukan miliknya, yaitu belanjaaman.com.
19. Pemilik Tokopedia pernah ingin menamakan website Tokopedia dengan kopaja.com, dengan filosofi kepanjangan dari Kopaja adalah toko apa saja. Namun, nama ini sudah teregstrasi, dan memiliki arti resmi yaitu koperasi angkutan Jakarta.
20. Nama Tokopedia tercetus saat pemilik Tokopedia berada dalam perjalanan pulang naik ojek. Guys, ide memang bisa muncul dimana saja, tanpa mengenal ruang dan waktu.
21. Filosofi nama Tokopedia adalah gabungan kata dan arti dari toko dan ensiklopedia. Diharapkan, toko – toko online yang berada di dalam website bisnis yang dikelolanya bisa menjadi ensikolopedia bagi siapapun yang mengunjungi website tersebut. 
22. Pada awal berdirinya Tokopedia, Tokopedia sangat kesulitan mencari investor. Hal ini dikarenakan Tokopedia dianggap mengimplementasikan ide yang sangat usang, sehingga tidak ada satupun investor yang menanggapinya dengan baik.
23. Tokopedia menawarkan fitur penjualan barang dengan harga grosir. 
24. Tokopedia memiliki layanan saldo yang bisa diuangkan kembali. Selain itu, saldo di Tokopedia juga bisa digunakan untuk berbelanja langsung di Tokopedia.
25. Tokopedia menawarkan fitur Featured Shop. Semakin anda meningkatkan transaksi dan penjualan anda di Tokopedia, toko anda pun akan berpeluang besar untuk menjadi Featured Shop di Tokopedia. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *