Usaha sampingan

Banyak orang mulai berpikir untuk mencari pemasukan tambahan, termasuk karyawan. Pada masa sulit seperti sekarang ini, tidak ada yang mengetahui secara pasti apakah perusahaan tempat Anda bekerja kini akan mampu bertahan. Untuk itu, ada banyak cara yang bisa ditempuh, salah satunya yaitu menjalankan usaha sampingan.

Tentunya, ada banyak jenis bisnis sampingan yang dapat dilakukan, baik yang membutuhkan modal dan tidak membutuhkan modal sama sekali. Meski hanya usaha sampingan, jika dijalankan dengan konsisten maka manfaatnya pun dapat dirasakan segera. Bagi Anda karyawan yang ingin menjalani usaha sampingan, berikut daftar yang bisa dicoba.

1. Menjadi dropshipper

Jika Anda ingin mencoba usaha sampingan tanpa modal dengan resiko rendah, cobalah menjadi dropshipper. Seorang dropshipper tidak perlu menyetok barang seperti reseller. Seorang dropshipper hanya menjual produk milik orang lain atau milik supplier (produsen) dan memasarkannya. Dengan begitu, Anda sebagai dropshipper akan bekerja sama dengan supplier atau produsen dari barang yang akan Anda jual.

Cara memasarkan produk tersebut pun beragam, namun kebanyakan melalui website maupun media sosial. Keuntungan yang didapatkan cukup menjanjikan yaitu dari selisih harga penjualan tersebut. Misalnya, Anda mendapatkan harga produk dari supplier sebesar Rp40.000, lalu Anda bisa menjualnya kembali Rp50.000. Keuntungan yang didapatkan sebesar Ro10.000/barang dan tentunya tanpa modal.

2. Menjual pakaian bekas

Usaha lainnya yang bisa Anda coba yaitu menjual pakaian bekas. Meskipun terdengar kurang menarik, namun usaha ini sedang digandrungi karena banyak peminatnya. Pasalnya, mereka bisa tetap mengenakan pakaian branded dengan harga yang miring. Usaha ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki banyak pakaian branded di rumah dan bingung mau diapakan pakaian tersebut.

Anda bisa juga bekerja sama dengan teman yang memiliki banyak pakaian branded. Cara menjualnya pun sangat mudah, Anda bisa mengambil foto yang menarik lalu mengunggahnya di media sosial maupun e-commerce. Berikan juga deskripsi yang detail sehingga menarik minat pembeli.

3. Membuka jasa titip (jastip)

Usaha sampingan kekinian yang bisa Anda coba selanjutnya yaitu membuka jasa titip. Jastip ini begitu digandrungi karena bisa Anda lakukan secara offline maupun online. Pada jastip offline, biasanya pembeli akan mengabarkan pada Anda barang-barang apa saja yang ingin dibeli di tempat tertentu, lalu Anda membelikannya. Anda bisa membelikan barang tersebut saat Anda senggang atau sepulang kantor.

Sedangkan pada jastip online, biasanya pembeli berasal dari orang-orang yang ingin membeli produk dengan sistem open order. Ini adalah peluang yang menarik karena pada saat open order, tidak banyak orang memiliki waktu yang tepat saat barang tersebut mulai dijual. Keuntungan bisa didapat dari biaya jastip yang dihitung per barang dari yang Anda beli.

4. Membuka jasa desain grafis

Jika Anda memiliki kemampuan desain grafis, bisnis sampingan ini sangat cocok untuk dijalankan. Kini banyak orang yang membutuhkan jasa desain grafis. Meskipun banyak aplikasi atau tools untuk membuat grafis menarik tapi tentu saja sumbernya terbatas, berbeda jika menggunakan desain dari desainer grafis.

Selain itu, usaha ini membutuhkan modal yang kecil. Anda hanya perlu menyiapkan kemampuan yang mumpuni, laptop, dan juga koneksi internet untuk menjalankan usaha ini. Anda juga bisa mengerjakan usaha Anda ini di mana saja. Pastikan untuk selalu rajin melakukan penawaran jasa Anda di website maupun media sosial agar bisa menarik lebih banyak pelanggan.

5. Menjadi influencer

Media sosial tidak hanya menjadi “album” pribadi untuk perjalanan seseorang. Namun, media sosial juga bisa dijadikan lahan untuk bisnis sampingan. Salah satunya yaitu dengan menjadi influencer media sosial, baik itu di Twitter ataupun Instagram. Menjadi influencer tentu membutuhkan banyak pengikut agar Anda mendapatkan insight yang tinggi. Dengan begitu, akan banyak klien yang mengajak Anda untuk bekerja sama.

Selain itu, menjadi influencer dituntut untuk konsisten dan kreatif. Pasalnya, kini sudah banyak juga yang menjadi influencer sehingga Anda perlu mencari ciri khas yang unik dan tidak dimiliki oleh influencer lain. Meskipun terdengar sulit, namun jika dikerjakan serius maka usaha ini sangat menjanjikan. Anda bisa bekerja sama dengan banyak klien dan menjalankan usaha dari mana saja.

6. Menjadi YouTuber

Usaha yang satu ini juga bisa menjadi sampingan dan bahkan tengah naik daun. Semakin banyak orang berubah pola konsumsi hiburannya yaitu dari menonton televisi konvensional ke digital, termasuk menonton YouTube. Dengan pangsa pasar yang besar, Anda bisa menjadikannya peluang bisnis untuk meraup keuntungan. Namun, hampir sama seperti menjadi influencer, menjadi YouTuber juga perlu ciri khas yang menarik untuk ditonton.

Misalnya, jika Anda memiliki hobi traveling, Anda bisa membuat vlog dengan tema traveling. Jika Anda menyukai informasi seputar gadget, Anda bisa mengulas tentang gadget. Namun, menjadi YouTuber juga memaksa Anda untuk selalu konsisten dan kreatif. Anda harus selalu menyajikan konten yang menarik sekaligus informatif untuk menjaring lebih banyak penonton.

7. Membuka les privat

Bagi Anda yang memiliki keahlian tertentu, membuka les privat tentu sangat cocok. Misalnya, jika Anda memiliki keahlian memasak, Anda bisa membuka kursus online terkait memasak. Jika Anda hebat dalam hal mata pelajaran tertentu, Anda bisa membuka les terkait pelajaran tersebut. Terlebih lagi pada masa pandemi seperti sekarang, hampir semua orang “belajar” di rumah sehingga pangsa pasar pun semakin luas. Jika dahulu les privat hanya diperuntukkan bagi anak-anak, kini orang dewasa pun banyak yang berminat mengikuti les privat. Tidak hanya itu, kemudahan lainnya dari usaha sampingan ini yaitu Anda bisa membuka les privat secara online saja.

 

Itulah ulasan menarik tentang 7 usaha sampingan yang bisa Anda coba meskipun tetap menjadi karyawan. Carilah bisnis sampingan yang cocok dengan Anda sehingga enjoy saaat menjalankannya. Selain itu, Anda tetap harus mengingat tanggung jawab Anda sebagai karyawan. Menjalankan usaha sampingan tidak hanya menambah penghasilan saja namun juga melatih diri untuk membagi waktu.