Hindari 7 Hal Ini Jika Anda Tidak Ingin Bangkrut!

Tidak ada seorang pebisnis yang menjalankan usahanya untuk bangkrut. Sukses adalah hal utama yang ada di depan mata mereka. Dalam membangun sebuah usaha atau bisnis pasti akan menemui dua hal wajib, yaitu sukses dan bangkrut. Sukses adalah terwujudnya mimpi seseorang dalam membangun bisnis mulai dari tujuan awal hingga akhir. Akan tetapi bangkrut adalah sebuah risiko kegagalan dalam bisnis yang selalu membayangi seseorang. Bangkrut adalah sebuah hal yang paling ditakuti oleh para pelaku binsis manapun, termasuk diri Anda sendiri.
Sebenarnya bangkrut bukanlah sebuah momok yang mengerikan jika Anda selalu berpegang teguh pada aturan dan pendirian yang sudah dibuat. Risiko ini bisa Anda minimalisir dan semua itu tergantung pada setiap individunya. Dengan menerapkan aturan dan selalu menaatinya tentunya risiko untuk bangkrut akan menjauh dari kehidupan bisnis Anda. 
Untuk menghindarkan diri dari kebangkrutan seseorang harus melakukan beberapa hal agar bisa menyelamatkan semua hal yang telah dibangun. Bangkrut dapat dihindari oleh pebisnis manapun, dengan catatan harus selalu konsisten menjaga ritme kerjanya dan selalu berperilaku dan berpikiran positif.
Dibawah ini Anda bisa menemukan 7 hal yang harus dihindari agar Anda tidak bangkrut yang disampaikan oleh bisnishack.com. Untuk itu simak dan pahami dengan teliti agar bisa diaplikasikan dalam hidup Anda.
1. Suka berhutang
Alasan seseorang dalam berhutang adalah untuk mencukupi kebutuhan karena sudah tidak memiliki apa-apa lagi. Biasanya hutang selalu dipilih menjadi beberapa jalan untuk memecahkan masalah. Akan tetapi sejatinya hutang memiliki presentase yang cukup besar untuk menimbulkan masalah. Jelas sekali, jika seseorang berhutang dan tidak mampu membayarnya itu akan semakin menyulitkan si peminjam.
Ini bukan berarti Anda tidak boleh berhutang. Dalam bisnis berhutang juga diperlukan, perusahaan besar pun tentunya juga memiliki hutang. Bahkan sebuah negara juga memiliki hutang. Hutang memang tidak akan pernah lepas dari kehidupan manusia. Akan tetapi dalam menjalankan bisnis, Anda harus bisa meminimalisir agar tidak terburu-buru untuk berhutang. Pikirkanlah kembali dan lakukan beberapa strategi untuk mencegah atau mengurangi risiko berhutang. Hutang yang besar akan memiliki risiko yang besar pula, untuk itu pikirkanlah dan lakukan semua cara yang terbaik sebelum Anda berhutang.
2. Tidak pernah menabung
Jika dalam hidup Anda tidak pernah menyisihkan atau menganggarkan uang untuk ditabung, maka ini akan memiliki risiko yang besar. Salah satu risikonya adalah bangkrut. Jangan sampai ketika membuka sebuah bisnis kemudian Anda tidak memiliki dana cadangan sebagai backup untuk kedepannya. Jika seperti ini risiko kebangkrutan pastilah akan lebih besar.
Maka dari itu sisihkanlah uang khusus yang memang benar-benar untuk ditabung. Semua hal ini tentunya untuk kebaikan diri Anda sendiri. Intinya adalah membantu Anda memudahkan diri dalam membangun kerajaan bisnis dan menghindarkan diri dari risiko kebangkrutan. Mungkin untuk membiasakannya Anda bisa mulai dari hal terkecil.
3. Terlibat dalam aksi kriminal
Sekali masuk dalam dunia kriminal pastilah ini akan berpengaruh besar terhadap nama, kredibilitas, reputasi, dan tentunya usaha Anda. Sebagai pebisnis, reputasi selalu menjadi bahan pertimbangan seseorang untuk mencapai kesepakatan kerjasama. Jika reputasi sudah tercoreng karena sesuatu hal yang tidak baik,  terlebih lagi aksi kriminal misalnya korupsi, penggelapan uang, perampokan, dan lain-lain. Dampaknya akan sangat besar sekali. Ini akan mempengaruhi kepercayaan orang lain terhadap bisnis Anda. Kata bangkrut akan sangat mudah sekali ditemui jika sampai hal ini terjadi.
Maka jadilah seorang pebisnis profesional mulai dari hal kecil. Disiplin dan selalu bertanggung jawab. Ambillah keputusan yang memang benar-benar benar dan bermanfaat untuk banyak orang tanpa menyimpang dari aturan yang sudah ditetepkan. Hal ini akan membantu Anda dalam menjauhkan diri dari bangkrut.
4. Takut untuk pindah dari pekerjaan yang bergaji rendah
Banyak orang takut sekali untuk pidah dari zona nyamannya mereka. Misalnya saja pekerjaan yang berpenghasilan rendah. Pikiran takut tidak bisa bekerja dengan baik jika harus pindah atau takut dengan risiko yang besar, akan membuat Anda tetap jalan ditempat dan bangkrut menjadi hal yang mudah untuk ditemui.
Hidup selalu penuh dengan perpindahan dan perubahan. Untuk itu, jika Anda tidak ingin bangkrut dan bisa mencukupi semua  apa yng dibutuhkan, bersipalah untuk pindah, berubah, dan melakukan adaptasi. Dengan seperti ini, Anda akan terbantu untuk menjauhkan diri dari kata bangkrut.
5. Malas bekerja
Jika pada awalnya saja seseorang sudah malas bekerja, tentunya kata bangkrut itu selalu melingkar dalam kehidupannya. Bagaimana tidak, seseorang tersebut harus terus hidup dan mencukupi kebutuhannya, dan bagaiamana mungkin bisa memenuhi itu semua jika tidak dengan bekerja? Biasanya seseorang malas bekerja dikarenakan takut, kurang motivasi, tidak pintar, terlalu menganggap remeh dirinya, dan banyak lagi faktornya.
Untuk itu, mulailah dari saat ini, hilangkan kemalasan Anda dalam bekerja. Buatlah keluarga dan semua kekurangan Anda menjadi sebuah motivasi untuk selalu bersemangat. Sikap malas itu akan membunuh Anda jika tidak dihilangkan mulai dari sekarang.
6. Kurang berwawasan
Kurangnya pengetahuan dan wawasan dari seorang pebisnis biasanya menjadi faktor utama sebauh bisnis mengalami kebangkrutan. Wawasan memang selalu dibutuhkan dalam bisnis, bahkan bukan hanya dalam bisnis. Setiap hal dalam kehidupan sangat membutuhkan wawasan. Dengan memiliki wawasan yang luas akan membuat diri Anda menjadi seseorang yang memiliki seribu macam cara untuk menghidarkan diri dari kebangkrutan. Wawasan yang luas menjadi salah satu kunci sukses seseorang dalam mencapai kesuksesan dalam bisnis dan hidupnya.
7. Tidak bisa menerima kritik dan saran
Untuk menjadi pebisnis yang sukses Anda harus memiliki sikap keterbukaan dan bisa mendengarkan kritik atau saran dari orang lain. Seorang yang sukses dapat merubah sebuah kritik dan saran menjadi ide yang sangat cemerlang dalam bisnis. Kritik dan saran bisa dijadikan motivasi yang tinggi dalam membangun sebuah kerajaan bisnis.
Sebagian besar pebinsis mengalami kebangkrutan karena mereka tidak bisa mendengarkan kritik dan saran dari orang lain. Mereka bersikap kolot dan keras kepala. Maka dari itu kebangkrutan menjadi jalan pertama yang mereka temui. Untuk itu, bersikaplah terbuka dan selalu welcome kepada siapapun yang ingin memberikan masukan terhadapa bisnis yang Anda kerjakan. Mungkin Anda bisa menyediakan tempat atau papan khusus untuk orang lain memberikan opini. Ini akan sangat membantu demi kelancaran bisnis.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *