Usaha menjanjikan 2021

Usaha menjanjikan 2021 – Kebijakan pemerintah terkait pembatasan sosial selama masa pandemi Covid-19 memberikan dampak sangat besar bagi para pelaku usaha. Baik dari sektor pariwisata, UMKM, maupun industri besar turut terkena dampak kebijakan tersebut.

Banyak bisnis yang mengalami kerugian besar bahkan hingga gulung tikar. Ribuan pekerja terpaksa terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Daya beli masyarakat pun menurun dengan drastis. Selama pandemi Covid-19 berlangsung di tahun 2020, banyak orang merasa takut jika akan memulai bisnis baru sebab ketidakpastian keadaan.

Pada sebuah acara berjudul Blak-Blakan yang tayang di salah satu stasiun televisi Indonesia mendatangkan narasumber seorang Menteri Keungan yaitu Sri Mulyani. Pada acara tersebut, Sri Mulyani menyampaikan beberapa hal terkait kondisi ekonomi Indonesia dalam masa pandemi Covid-19.

Banyaknya usaha yang sebelumnya tutup akibat Covid-19 dapat dibuka kembali dengan syarat inovasi 3M. Inovasi 3M yang perlu diterakpan sektor usaha adalah memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menggunakan sabun.

Melalui pernyataannya, Sri Mulyani meyakini bahwa ekonomi Indonesia dapat bangkit kembali. Selain itu, terdapat sederetan usaha menjanjikan 2021 yang dapat dicoba. Apa saja jenis usaha tersebut?

Hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai usaha menjanjikan 2021

Saat akan memulai sebuah bisnis, tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Tujuannya yaitu meminimalisir kegagalan bisnis tersebut. Pada era pademi, maka Anda perlu semakin waspada dan teliti sebelum memulai bisnis. Berikut ini merupakan 4 hal utama yang perlu diperhatikan sebelum memulai bisnis.

  1. Sumber modal

Tahun 2021 ini, ekonomi secara umum masih belum pulih akibat pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak awal 2020. Untuk itu, sebaiknya Anda menghindari berhutang untuk sumber modal usaha. Jika memang akan memulai bisnis, coba jual aset yang nilainya tinggi.

Pada kondisi saat ini pun, menjual aset tentu merupakan tantangan tersendiri. Bisa juga menggunakan alternatif sistem modal lain yaitu join venture. Apa itu? Join venture merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut kerja sama antara 2 perusahaan atau lebih dalam satu bidang bisnis.

Misalnya, Anda bisa membuka bisnis bersama saudara atau teman selama memiliki tujuan dan ide yang sama. Hindari menggunakan dana darurat untuk modal bisnis sebab jika gagal maka cashflow akan berantakan dan menyulitkan finansial Anda.

  1. Pemetaan pasar konsumen

Bisnis hanya dapat berjalan jika memiliki konsumen. Bayangkan Anda menjual produk tapi tidak ada pembelinya. Tentu kerugian akan terjadi dan semakin lama bisnis Anda mengalami kebangkrutan.

Untuk menghindari hal tersebut, maka perlu pemetaan pasar konsumen secara tepat. Sebelum memulai bisnis, pastikan Anda sudah tau target konsumen produk yang tepat.

Beberapa pemetaan pasar konsumen bisa dibuat dengan membuat golongan usia, jenis kelamin, tingkat sosial, daerah tempat tinggal, dan masih banyak lainnya. Dengan pemetaan pasar konsumen maka ketika Anda melakukan iklan pun bisa lebih sesuai dan tepat sasaran.

  1. Sesuaikan dengan kondisi

Situasi dan kondisi menjadi pertimbangan penting saat akan memulai bisnis. Selain bertujuan untuk melihat peluang lebih dalam, memahami situasi dan kondisi dapat membantu memperkirakan tantangan yang mungkin muncul.

Pada era pandemi Covid-19 misalnya, kondisi sosial berubah drastis. Masyarakat mengalami keterbatasan untuk berkumpul di ruang publik dalam gerombolan besar. Interaksi fisik juga menjadi sangat minimal. Dengan situasi tersebut, Anda dapat menciptakan alat atau barang yang sekiranya dibutuhkan masyarakat saat ini.

  1. Perencanaan yang matang

Bisnis tanpa rencana tentu akan sangat berisiko. Untuk itu, Anda perlu menyiapkan perencanaan bisnis yang matang setidaknya untuk 6 sampai 12 ke depan. Berbagai unsur yang sebaiknya Anda masukkan dalam perencanaan bisnis Anda yaitu deskripsi produk, tujuan bisnis, perencanaan keuangan, target penjualan, pemetaan pasar konsumen, serta strategi pemasaran.

Jenis usaha menjanjikan 2021 yang direkomendasikan

Peluang akan selalu muncul selama diciptakan. Hanya saja, pada kondisi tertentu beberapa jenis bisnis memiliki peluang yang lebih besar dibandingkan lainnya. Pada tahun 2021, terdapat beberapa jenis bisnis yang diprediksi cukup menjanjikan. Selain itu berbagai bisnis berikut pun cukup ramah dari segi modal. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya.

  1. Minuman herbal

Kesadaran masyarakat akan pentingnya tambahan suplemen dan vitamin bagi kesehatan semakin meningkat sejak adanya pandemi Covid-19. Meski demikian, banyak orang memilih minuman herbal yang berasal dari bahan alami sebab dianggap lebih minim risiko. Bisnis minuman herbal tentunya sangat menjanjikan di tahun 2021.

Beragam minuman herbal biasanya terbuat dari bahan alami seperti jahe, kunyit, serai, dan lain sebagainya. Sayangnya, untuk membuat minuman herbal seperti jamu dapat dipasarkan secara luas dan aman Anda butuh izin dinas kesehatan. Jadi, jika Anda tertarik bisnis minuman herbal cobalah untuk menjadi reseller terlebih dahulu.

  1. Bisnis masker

Potensi bisnis masker meningkat tajam pada tahun 2020 karena pandemi Covid-19. Penggunaan masker diwajibkan sebagai usaha mencegah penularan virus Covid-19. Masker kain merupakan alternatif solutif pengganti masker sekali pakai.

Dari harga lebih terjangkau, bisa digunakan berulang kali, serta membantu menekan tumpukan sampah dari masker sekali pakai. Masker kain masih diprediksi menjadi bagian dari usaha menjanjikan 2021. Pandemi yang belum juga terselesaikan menjadi salah satu penyebabnya. Kebutuhan masyarakat terhadap masker kain masih sangat tinggi.

  1. Jasa kelas online

Peluang usaha pembuatan kelas online juga diprediksi masih tinggi di tahun 2021. Pola konsumsi pembelajaran secara online sudah mulai menjadi hal wajar selama 2020. Pandemi membuat banyak orang berusaha mengisi waktu di rumah dengan mengikuti berbagai kelas secara online.

Kelas-kelas online menawarkan diskusi, seminar, hingga kursus. Anda dapat menjadi pembicara atau pengajar pada kelas online tersebut. Selain itu, Anda juga dapat menjadi penyelenggara kelas online saja dan mencari pembicara lain yang sesuai.

Persiapkan segalanya dengan serius. Anda bisa menggunakan aplikasi Zoom Premium untuk kelas online yang lebih stabil. Pastikan pula jaringan internet kuat. Tentukan pembicara, kuota peserta, benefit yang diberikan, harga, hingga sertifikat. Setelah itu, Anda dapat memasang iklan melalui media sosial.

  1. Bahan dekorasi rumah

Kini sebagain besar orang menghabiskan waktu bekerjanya dari rumah. Hal tersebut membuat kesadaran tentang dekorasi rumah muncul. Banyak orang yang dulunya tidak sempat memperhatikan dekorasi rumah mulai merasa hal tersebut penting.

Saat bekerja dari rumah, tentu banyak orang ingin dekorasi yang indah dan nyaman sehingga membuat betah. Untuk itu, bahan dekorasi rumah merupakan usaha tepat di tahun 2021 ini. Beragam produk yang bisa Anda jual seperti seprei, goden, tanaman hias, hiasan dinding, dan lain sebagainya.

  1. Frozen food

Permintaan pasar terhadap frozen food meningkat tajam selama masa pandemi Covid-19. Tentunya hal tersebut menjadi peluang bisnis yang dapat Anda coba di tahun 2021. Usaha frozen food cukup menjanjikan sebab modalnya tidak terlalu besar, tahan lama, serta pasar konsumennya jelas.

Anda juga bisa menjual aneka jenis frozen food. Berbagai jenis frozen food yang direkomendasikan yaitu seafood, ayam, daging, bakso, bakpao, siomay, hingga berbagai jenis camilan yang digoreng lainnya. Sediakan kemasan kecil dan besar sehingga konsumen bisa memilih sesuai dengan kebutuhannya.