Kicauan Pertama CEO Twitter Terjual 41 Miliar Rupiah

by -12 views
Mata uang kripto
Mata uang kripto ETH telah digunakan untuk membeli NFT Jack Dorsey selaku CEO Twitter. Sumber gambar: unsplash.

Dunia digital digemparkan oleh Jack Dorsey, CEO media sosial Twitter, belum lama ini. Kicauan pertamanya di Twitter telah terjual seharga 2.915.835,47 dolar Amerika atau sekitar 41 miliar rupiah. Kicauan tersebut dijual dalam lelang digital berbentuk Non-fungible Token (NFT) pada Maret 2021. Masuk sebagai jenis khusus token kripto, NFT ditautkan ke sistem besar blockchain.

Pembeli lelang NFT berupa kicauan Dorsey tersebut adalah Sina Estavi selaku CEO Blockchain Service Bridge Oracle Malaysia. Menururt Estavi, NFT berupa kicauan dari Dorsey akan semakin bernilai tinggi seiring berjalannya waktu. Ia bahkan menyebut kicauan tersebut mirip seperti lukisan Mona Lisa dari segi value yang ditawarkan.

Isi kicauan Jack Dorsey yang terjual dalam lelang tersebut yaitu, “just setting up my twttr” yang diterbitkan pada 21 Maret 2006. Uang hasil lelang tersebut disumbangkan untuk Africa Response melalui GiveDirectly. Melalui lelang kicauan pertama Dorsey tersebut, pamor NFT pun semakin meroket.

Apa itu NFT?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, NFT merupakan token digital yang ditautkan kesistem besar blockchain. NFT mirip dengan beberapa aset mata uang kripto. Sejauh ini, NFT hanya bisa diperjualbelikan namun tidak bisa dipertukarkan. Token digital ini merupakan tanda kepemilikan suatu aset.

NFT umumnya digunakan untuk mewakili sebuah barang. Kini seniman banyak menggunakan NFT sebagai wakil dari karya seni di forum digital. Dalam artian mudahnya, NFT menjadi sebuah sertifikasi terhadap kepemilikan sebuah barang. Berbagai isi NFT bisa beragam seperti gambar, lagu, GIF animasi, dan lain sebagainya.

Tidak hanya karya seni saja, kini telah banyak perdagangan kartu olahraga digital berbentuk NFT. Penggemar basket bahkan telah menghabiskan sebanyak US$ 230 juta untuk memperdagangkan kartu NBA Top Shot.

Bagaimana cara bertransaksi NFT?

Bagi Anda yang sudah terbiasa memainkan mata uang kripto tentu akan lebih mudah memahami tentang bisnis NFT. Akan tetapi untuk sebagian orang, cara bertransaksi NFT masih membingungkan. Alurnya sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Misalnya, Anda ingin mencoba melakukan pembelian NFT karya seni.

Mata uang kripto Ethereum (ETH) digunakan dalam transaksi NTF ini. 0,01 NTH berada dalam taksiran sebanyak US$ 15 atau sekitar 210 ribu rupiah jika menggunakan kurs 14 ribu rupiah. Sedangkan pembelian dapat dilakukan di pasar NFT yang sedang ramai yaitu Origin Known. Anggap saja Anda akan membeli karya seni milik perupa asal Brazil degnan harga 0,02 ETH.

Agar bisa mentransfer uang pembelian, Anda perlu mentransfer ETH senilai US$ 20 dari pertukaran mata uang digital Coinbase ke dompet digital Rainbow terlebih dahulu. Dari situ, Rainbow akan terhubung dengan Origin Known. Setelahnya, pembelian baru dapat dilakukan dengan mengirim ETH seharga karya seni yang akan dibeli.

Bisnis NFT secara umum

Perkiraan total transaksi pada kripto perdagangan kartu NBA Top Shot sendiri mencapai miliaran dolar. Belum lagi pada transaksi karya seni. Eksperimen NFT pertama kali dilakukan tahun 2013 hingga 2014. Hanya saja, respon pasar baru mulai terasa kuat pada sekitar 2021.

Mata uang pertukaran dan jaringan tempat pasar yang dibangun yaitu Ehereum menyebabkan biaya transaksi sangat tinggi. Selain itu, terdapat pula biaya untuk mentransfer hak milik NFT dari pencipta ke pembeli sebanyak US$ 50.

Revolusi digital berupa NFT ini memberikan cara baru dalam berbisnis karya seni. Tidak hanya itu, kebangkitan uang kripto juga mulai terasa setelah populernya NFT di dunia kripto. Apakah Anda juga tertarik untuk mencoba berbisnis menggunakan NFT?