Banyak orang sering merasa kurang puas dan lega saat mendapat sesuatu yang diinginkannya. Penyebabnya, bisa jadi karena apa yang didapatkan tersebut hanyalah keinginan saja bukan kebutuhan. Sebutlah seseorang ingin punya mobil mewah. Setelah mendapatkannya, hatinya masih merasa gelisah.

Ternyata, apa yang dibutuhkan orang tersebut bukanlah mobil mewah. Yang dibutuhkannya adalah kantor yang dekat dengan rumah sehingga tidak perlu terjebak macet terlalu lama di jalan. Hal tersebut seringkali terjadi dalam sebuah perusahaan.

Pemimpin yang tidak dapat memahami kebutuhan tim dengan baik, akan menyebabkan perkembangan perusahaan terhambat. Padahal dalam tim terdapat banyak kepala yang tentunya kebutuhan dasar mereka berbeda. Lalu, bagaimana cara membedakannya?

Tony Robbins merupakan penulis sekaligus pebisnis yang sering dikenal sebagai ahli strategi hidup mencetuskan tentang 6 human needs. Tidak hanya itu, Robbins juga masuk daftar Top 50 Business Intellectuals dari Accenture , masuk daftar Harvard Business Press Top 200 Business Gurus dan Forbes Celebrity 100. Robbins meyakini bahwa 6 human needs tersebut mempengaruhi seseorang dalam mengambil keputusan penting di hidup mereka

Memahami 6 human needs ini perlu dilakukan oleh seorang CEO. Gunanya adalah untuk membaca kecenderungan kebutuhan karyawan dalam timnya. Dengan paham kebutuhan masing-masing individu, maka perusahaan akan mampu membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Hasilnya, karyawan itu mampu bekerja dengan lebih efektif dan efisien.

Semua orang perlu dipenuhi 6 human needs-nya. Akan tetapi, masing-masing orang akan memiliki kecenderungan lebih tinggi pada 1 atau 2 jenis kebutuhan tersebut. Pemetaan yang tepat akan membuat CEO lebih dapat bersikap dengan sesuaui demi memenuhi kebutuhan SDM di dalam timnya. Lalu, apa saja 6 human needs tersebut? Berikut penjelasan lebih lengkapnya.

  1. Certainty

Kebutuhan manusia yang pertama disebut sebagai certainity. Maksudnya adalah kebutuhan seseorang terhadap kepastian atau kejelasan terhadap banyak hal. Orang dengan kebutuhan certainity akan merasa tidak nyaman dengan sistem perusahaan yang tidak jelas.

Artinya, jika Anda sebagai CEO tidak memahami hal ini, banyak SDM perusahaan yang akan merasa tidak betah bekerja dengan Anda. CEO perlu menyadari bahwa orang-orang yang memiliki human need certainity akan gelisah jika tidak merasa aman dalam lingkungan kerja.

Bagaimana cara memenuhi kebutuhan certainty tersebut? Anda dapat memulai dengan membuat sistem kerja yang jelas. Sistem yang jelas membuat orang-orang tersebut merasa aman sebab bisa membayangkan keuntungan dan kerugian yang didapat jika melakukan sesuatu. Setelah sistem tersebut terbentuk, Anda bisa melanjutkannya ke pola komunikasi.

Orang-orang dengan kebutuhan certainty perlu komunikasi yang tegas dan mudah dipahami. Jika Anda terlalu berbelit dan banyak menggunakan metafora, hal itu bisa membuat kebingungan. Untuk itu, cobalah berkomunikasi dengan jelas dan tegas.

  1. Uncertainty/variety

Jenis kebutuhan yang kedua adalah uncertainty atau variety. Kebutuhan ini merupakan kebalikan dari certainty. SDM perusahaan dengan kebutuhan ini cenderung perlu mendapatkan variasi atau ketidakpastian. Orang-orang dengan kebutuhan ini biasanya mudah merasa bosan.

Meski demikian, mereka tetap dapat mengikuti sistem di sebuah perusahaan yang teratur. Hanya saja, Anda perlu memenuhi kebutuhan ‘variasi’ mereka. Caranya? Beberapa hal bisa dicoba. Komunikasi yang Anda berikan tidak harus selalu berupa perintah.

Misalnya, berikan pertanyaan atau sebuah tugas tertentu sebagai tantangan untuk dipecahkan. Hal semacam itu akan memberikan aksen variasi pada tim Anda. Kebutuhan uncertainty atau variety pun dapat terpenuhi. Hasilnya, SDM tersebut dapat bekerja dengan lebih ceria, sepenuh hati, dan efektif.

  1. Significance

Tidak hanya kepastian dan variasi saja, ternyata terdapat human needs lain yang disebut sebagai significance. Kebutuhan ini merupakan kebutuhan untuk merasa spesial. Seseorang dengan kebutuhan significance perlu merasa berbeda, unik, dan dianggap penting.

Solusi untuk memenuhi kebutuhan ini yaitu dengan diperhatikan. Bukan sekadar diberi perhatian ba-basi saja, orang dengan kebutuhan merasa spesial sebenarnya ingin merasa dihargai dan dipandang baik. Perusahaan perlu memfasilitasi pemenuhan kebutuhan ini.

Cobalah untuk selalu memberi apresiasi pada tim setelah mereka berhasil mencapai tujuan atau tugas yang diberikan. Orang dengan jenis kebutuhan ini biasanya akan mudah terpacu untuk belajar dan bekerja lebih keras jika sudah merasa dihargai.

  1. Connection and Love

Kebutuhan selanjutnya adalah connection dan love. Banyak orang yang cenderung memiliki kebutuhan ini. Manusia tentu saja membutuhkan konek, hubungan, dan relasi dengan orang lain sebab kita semua merupakan makhluk sosial.

SDM di perusahaan yang cenderung pada human needs satu ini akan sangat suka bekerja bersama dalam tim. Untuk semakin memfasilitasi kebutuhan tersebut, Anda bisa lebih sering memberikan tugas-tugas yang harus diselesaikan bersama. Selain itu, cobalah untuk semakin memperkuat ikatan personal antara satu orang dengan lainnya.

Keterikatan ini akan berdampak pada loyalitas seseorang. Karyawan yang semakin loyal akan membuat perusahaan bertumbuh dengan lebih cepat. Hal itu dikarenakan tim bekerja tidak hanya seperti robot namun juga memiliki keinginan kuat secara personal untuk turut mengembangkan perusahaan.

  1. Growth

Salah satu human needs yaitu growth. Manusia butuh untuk tumbuh terus menerus. Tony Robbins menyebutkan bahwa progress equals happines. Artinya, tanpa progres dalam hidup maka seseorang cenderung sulit merasa bahagia.

Di perusahaan, SDM yang cenderung membutuhkan growth perlu mendapatkan skill, pengetahuan, pengalaman baru. Mereka akan terus menerus merasa haus terhadap sesuatu yang baru dan bermanfaat bagi diri mereka.

Sebagai pemimpin Anda harus memahami hal ini. Perusahaan perlu memberikan fasilitas agar SDM di dalamnya mampu terus merasa bertumbuh. Tanpa hal itu, orang-orang akan mudah merasa lelah dan bosan terhadap yang sedang dikerjakan. Caranya?

Cobalah dengan terus membuat target perusahaan yang meningkat seiring berjalannya waktu. Anda juga bisa mencoba meminta pendapat orang-orang dalam tim, dan mencoba hal baru demi kepentingan perusahaan. Selain mampu membuat SDM bertumbuh, perusahaan pun akan ikut tumbuh dengan sendirinya dengan terus adanya inovasi.

  1. Contribution

Hal yang menjadi kebutuhan terakhir yaitu contribution. Manusia perlu merasa bermanfaat untuk orang lain maupun lingkungan sekitarnya. Mengapa demikian? Saat seseorang dapat berbagi dengan orang lain maka artinya ia telah bermanfaat. Saat hal tersebut terjadi, kebahagiaan bisa muncul.

Sebagai pemimpin, Anda bisa membantu memenuhi SDM yang cenderung memiliki kebutuhan ini dengan penempatan yang jelas. Seseorang perlu memahami dengan seutuhnya apa perannya dalam perusahaan. Artinya, saat ia sedang bekerja dan mencapai sesuatu maka dirinya dapat merasa berkontribusi secara nyata bagi diri sendiri, orang lain, dan juga perusahaan.

Itulah 6 basic needs yang perlu dimengerti oleh CEO. Selain human needs tersebut, CEO masih perlu memahami berbagai hal lain terkait kepemimpinan. Tanpa pemahaman yang menyeluruh dan tepat, perusahaan yang dipimpin tidak akan berkembang dengan pesat.

Sumber Daya Manusia (SDM) yang merupakan karyawan adalah aset paling berharga. Selama SDM dirawat dengan benar, maka perusahaan akan terus berkembang dan menjadi lebih baik. Sayangnya merawat SDM merupakan pekerjaan jangka panjang. Perlu konsisten untuk dapat melakukannya.

Anda bisa mendapatkan jalur cepat memahami seluruh kebutuhan pemahaman CEO terhadap SDM dalam tim di perusahaan. Caranya? Miliki buku Cara Super Gila Membangun Super Tim karya Aspira Tanada. Buku ini perlu dimiliki oleh semua pemimpin yang ingin perusahaannya memiliki tim yang bisa bekerja efektif dan efisien.

Menariknya, buku Cara Super Gila Membangun Super Tim bisa dimiliki hanya dengan Rp370.000 saja. Dengan harga yang sangat terjangkau, Anda bisa mengetahui jurus-jurus rahasia yang luar biasa dari para CEO untuk mampu berkomunikasi secara efektif dengan timnya. Miliki segera dan jangan sampai kehabisan, ya!