8 Cara Untuk Memotivasi Pegawai yang Malas

Tidak ada seorang pengusaha yang mau memiliki karyawan atau pegawai pemalas. Seorang pengusaha pasti sudah menanamkan dalam diri mereka menjadi orang yang rajin dan terdepan untuk menjadi sukses sejak ia memulai karirnya dalam dunia bisnis. Anda pasti juga berfikir demikian. Mungkin Anda juga akan sangat marah ketika mendapati beberapa atau semua pegawai Anda bermalas-malasan.
Seorang karyawan menjadi malas bekerja karena mungkin ada hal yang mempengaruhinya. Beberapa penyebab seorang pegawai malas bekerja antara lain :
– Gaji yang didapatkan tidak sesuai dengan keringat yang dikeluarkan.
– Fasilitas tidak lengkap, sehingga pegawai kurang nyaman dalam bekerja.
– Tidak terlalu menyukai atasannya karena menyebalkan.
– Terlibat konflik dengan pegawai lain.
– Melakukan kesalahan fatal.
– Memang sifat dari orang tersebut pemalas.
– Pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai minat dan bakat dari pegawai.
Sebuah rasa malas pasti akan mengakibatkan hal buruk bagi setiap individu yang memiliki rasa malas. Beberapa akibat dari sikap malas adalah sebagai berikut :
– Tertinggal oleh orang lain.
– Tidak mampu mencapai target dalam pekerjaan yang ditentukan oleh atasan.
– Dipecat dari perusahaan dimana Anda bekerja.
– Tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup.
– Keluarga menjadi berantakan dan sering mengalami konflik.
Setelah memahami beberapa sebab dan akibat yang ditimbulkan oleh rasa malas, tentunya Anda tidak ingin menjadi orang yang malas serta tidak mau memiliki karyawan yang juga bersifat pemalas. Anda harus mampu membuat para pegawai Anda rajin dalam bekerja dan lebih produktif, karena rasa malas akan menggagalkan semua impian Anda. Dibawah ini Bisnishack.com akan memberikan beberapa cara untuk memotivasi pegawai yang memiliki sifat pemalas. Simak penjelasannya di bawah ini.
a. Jelaskan tujuan dan misi perusahaan Anda dengan jelas

Memahami sebuah tujuan dan keinginan dalam hidup akan membuat seseorang menjadi lebih bersemangat. Ketika seseorang memiliki impian yang sangat ingin dicapai, maka ia akan berfikir bagaimana cara untuk mewujudkan itu semuanya.
Hal di atas dapat diaplikasikan dalam bisnis Anda untuk mengatasi rasa malas yang dimiliki oelh para pegawai. Anda harus menjelaskan tujuan dan misi dari perusahaan Anda secara detail dan menyeluruh dari serta menggunakan pembawaan yang tepat. Berikan mereka penjelasaan dan buat mereka mengerti dan paham. Hal ini akan melecut semangat para pegawai Anda. Tujuan dan misi yang mulia serta luar biasa akan memancing semangat, dan pegawai Anda akan berlomba-lomba untuk mencapai semua itu.
b. Sering muncul di tempat para pegawai Anda bekerja


Kurangnya control atasan dalam sebuah perusahaan akan membuat pegawai menjadi bermalas-malasan. Mereka akan berfikiran bahwa atasannya tidak terlalu peduli dengan apa yang sedang dikerjakan. Jika ini terjadi maka hal buruk akan menimpa bisnis atau perusahaan Anda. Salah satu teman kami pernah bekerja dalam sebuah waralaba yang besar. Namun, saat bekerja sangat jarang sekali mendapatkan kunjungan atau kontrol dari atasan. Hal ini menyebabkan beberapa pegawai menjadi malas dan seenaknya sendiri dalam bekerja. Akibatnya terjadi minus yang besar saat kalkulasi keuang dilakukan pada akhir bulan.
Hal yang saya ceritakan diatas tentunya tidak ingin dialami oleh perusahaan Anda. Untuk menanggulangi hal tersebut agar tidak terjadi, Anda bisa membuat jadwal kunjungan atau mungkin jika ingin membuat kejutan dapat melakukan kunjungan secara tiba-tiba. Ini akan membuat pegawai Anda selalu siap dan disiplin dalam melakukan pekerjaannya dengan baik.
c. Pastikan untuk memberi insentif yang adil

Besar kecilnya gaji yang diterima merupakan salah satu faktor yang membuat seorang pegawai menjadi malas dalam bekerja. Biasanya gaji yang tidak sesuai akan membuat pegawai menjadi malas bahkan tidak jarang dari mereka berhenti bekerja. Lebih baik mungkin jika mereka berhenti bekerja, akan tetapi akan menjadi masalah jika mereka tetap bekerja dalam keadaan malas dan tidak memiliki produktivitas yang baik. Hal ini tentunya akan membuat perusahaan Anda merugi. Maka dalam memberikan insentif atau gaji Anda harus membuat pertimbangan, bagaiamana pegawai Anda bekerja dan bagaimana produktivitasnya. Ini akan menjadi dasar yang pas dalam menentukan sebuah gaji yang akan Anda berikan.
d. Bagun kepercayaan

Saling percaya akan membuat hubungan dalam hal apapun menjadi solid. Dalam hal pertemanan, permainan, bahkan perkerjaan. Seorang atasan dan pegawai harus memiliki rasa saling percaya. Ini akan membantu terciptanya suasana kerja yang kondusif. Tentunya dalam bekerja akan menjadi nyaman ketika tidak ada rasa saling curiga dalam satu perusahaan. Beri kepercayaan penuh kepada pegawai Anda, karena mendapatkan sebuah kepercayaan adalah salah satu hal yang paling sulit. 
Dalam pengalaman, ketika satu orang teman saya merasa dihianati, dia akan marah. Dia akan merasa sulit untuk menerima kembali apa yang kita katakana atau janjikan setelahnya. Ternyata sebuah kepercayaan memiliki dampak yang sangat besar. Bangunlah kepercayaan tersebut dan wujudkan mimpi Anda.
e. Jangan lupa bahwa karyawan juga manusia

Sebagai atasan Anda sebaiknya juga memperhatikan karyawan atau pegawai saat bekerja. Jangan memberikan pekerjaan atau beban yang berat du luar kemampuan mereka. Pegawai adalah seorang manusia sama seperti Anda, yang hanya memiliki kemampuan yang terbatas. Maka sesuaikanlah tugas yang Anda berikan dengan kemampuan pegawai, ini akan menjadikan mereka lebih produktif daripada memaksa mereka melakukan pekerjaan di luar kemampuan.
f. Sediakan fasilitas yang dibutuhkan pegawai dengan baik

Fasilitas yang kurang memadai menjadi salah satu penyebab kenapa seorang pegawai menjadi malas. Contohnya, mungkin perusahaan Anda memiliki koneksi internet yang lmbat, sehingga menganggu dan kurang mendukung pekerjaan. Hal lain misalnya, kantor Anda terasa panas, akan tetapi tidak disediakan AC atau minimal kipas angin. Ini akan mengganggu pekerjaan dan produktivitas pekerja. Maka, amatilah semua hal yang ada di kantor Anda, dan lakukan pembenahan demi terciptanya kenyamanan dalam bekerja.
g. Sediakan waktu untuk refresing


Seorang pegawai memiliki titik jenuh dalam bekerja dan mungkin Anda juga merasakan hal yang sama. Untuk itu, sediakanlah atau berikan kebebasan untuk pegawai Anda dalam menjalankan pekerjaan mereka, akan tetapi tidak boleh melalaikan pekerjaan. Hal ini harus dilakukan akan tetapi Anda harus tetap mengawasi dan memastikan pegawai Anda menyelesaikan pekerjaannya sesuai target.
h. Ajak karyawan Anda berdiskusi

Mengajak berbicara dan diskusi akan membantu Anda menganalisa penyebab malasnya pegawai saat bekerja. Anda memberikan mereka kesempatan untuk berbicara dan mengutarakan pendapat serta masalah yang sedang mereka hadapi. Pegawai akan merasa sangat dihargai jika Anda melakukan hal ini. Dengan menggunakan cara ini Anda bisa membuat evaluasi dan menghilangkan hal-hal yang membaut pegawai malas dalam bekerja.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *