fbpx

Kesalahan Fatal yang Seharusnya Tidak Anda Lakukan Bila Tidak Ingin Calon Karyawan Kabur

Sumber: freepik.com/@stories

Rekrutmen itu perkara susah-susah gampang. Dalam bisnis, rekrutmen merupakan proses penting tapi bila tidak tangani dengan serius akan menjadi batu sandungan perjalanan bisnis Anda. Memimpin sekumpulan orang yang berbeda merupakan tantangan besar. Menggerakkan orang-orang yang berbeda baik dalam hal karakter dan latar belakang bukanlah urusan yang bisa disepelekan seolah menjentikan jari begitu saja.

Apalagi dalam bisnis tidak ada yang namanya single fighter. Bisnis adalah tentang kinerja tim. Anda tidak akan melangkah kemana-mana tanpa kerja tim. Namun membangun tim yang solid juga tidak bisa dilakukan dalam sekedipan mata. Belum lagi persoalan-persoalan semacam ini; tim banyak tapi nggak efektif, tim sedikit tapi nggak solid karena setiap orang ingin maunya sendiri. Bagaimana kepala tidak pusing jika dihadapkan dengan permasalahan sumber daya manusia tersebut/?

Permasalahan ataupun permasalahan yang muncul itu wajar. Tidak ada bisnis tanpa permasalahan. Tinggal bagaimana Anda sebagai leader menyikapinya.

Hidup adalah tentang melakukan kesalahan, kesalahan, dan kesalahan. Dari sanalah kita belajar Yang perlu menjadi catatan adalah tidak melakukan kesalahan yang sama. Jangan sampai Anda masuk ke lubang yang sama!

Berikut ini adalah kesalahan-kesalahan dalam pengelolaan SDM yang kerap terjadi. Daftar kesalahan fatal ini seharusnya tidak Anda lakukan lagi.

 

1. Asal Merekrut Orang

Ibaratnya, Anda tengah mencari seseorang yang siap diajak bertarung di medan perang. Anda tentu tidak ingin merekrut sembarang bukan? Bayangkan! Apa jadinya tim Anda bila diisi oleh orang-orang yang tidak sesuai? Jangankan meraih kemenangan, membayangkanya sudah terlalu jauh.

Kunci merekrut orang adalah ketahui tim yang ingin Anda bentuk seperti apa. Semua bergantung pada apa yang Anda inginkan. Jika Anda saja tidak tahu tim seperti apa tim yang hendak dibentuk, Anda tidak akan menemukan orang yang tepat karena menentukan kriterian orang yang Anda inginkan saja tidak bisa.

Buat kriteria sejelas mungkin sehingga baik Anda maupun calon karyawan benar-benar tahu tingkat kecocokan kalian saat bekerja nantinya. Semakin jelas apa yang Anda inginkan, semakin mudah pula Anda menemukan tim yang tepat.

 

2. Tidak Memperhatikan Faktor Kecocokan

Kesalahan fatal lainnya yang sebaiknya tidak dilakukan. Kualifikasi memang penting tapi jangan sampai mengabaikan faktor kepribadian calon karyawan. Anda perlu memastikan bahwa kepribadiannya memang cocok dengan budaya perusahaan Anda. Tanpa kecocokan, Anda dan tim tidak akan pernah sejalan.

 

3.  Tidak Memberikan Job Description yang Jelas

Job Description yang jelas akan sangat membantu pelamar kerja untuk mengetahui apa yang dikerjakannya nanti. Dari sinilah, pelamar kerja bisa menimbang-nimbang apakah pekerjaan ini sesuai dengan mereka atau tidak. Anda sebagai pemilik bisnis pun akan semakin mudah memberikan arahan bila job description diterangkan secara jelas.

Ketidakjelasan job description akan mempengaruhi kinerja Anda dan karyawan. Apabila job description tidak dijelaskan dengan baik di awal, kemungkinan besar terjadi miskomunikasi antara Anda dan karyawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *