10 Cara Meraih Kesuksesan dengan Usaha Kecil

Dunia bisnis semakin diminati oleh banyak orang. Bagi para pengusaha bisnis yang sudah sukses, umumnya mereka akan bekerja sama dengan para pengusaha yang sukses juga, sehingga celah bagi pengusaha baru semakin kecil. Namun, bukan berarti mustahil untuk memulai sebuah bisnis baru dari nol. Hanya saja, Anda perlu berusaha lebih keras karena Anda sudah tertinggal di belakang. Ibaratnya, para pengusaha tersebut sudah berada di pertengahan jalan sedangkan ada baru mulai berjalan.

Hai ini sudah dibuktikan dengan fakta bahwa usaha kecil menengah memberikan kontribusi terbesar bagi pemerintahan Indonesia. Artinya, usaha kecil semakin banyak bermunculan dimana-mana. Tidak hanya itu saja, pemilik usaha kecil ini umumnya adalah remaja yang menginginkan perubahan dalam hidup mereka. Meskipun sudah berumur, tidak ada salahnya Anda memulai usaha sendiri. Tidak ada kata terlambat untuk memulai sebuah usaha.

Semakin cepat memulai bisnis sendiri, tentu akan semakin baik. Tetapi jangan asal memulai bisnis begitu saja. Kecepatan dapat berarti kesuksesan dan juga kegagalan. Oleh karena itu, bertindaklah yang cepat namun terarah dan terencana. Berikut inilah cara meraih kesuksesan dengan usaha kecil.

Tekad yang kuat

Modal yang dimiliki sangat minim, bahkan terkadang tidak ada modal sama sekali. Jadikanlah tekad yang kuat sebagai modal utama dalam memulai usaha kecil. Yakinkanlah diri Anda bahwa tidak ada sesuatu yang mustahil. Dengan tekad kuat, Anda akan membawa bisnis Anda ke singgasana utama dalam bidangnya. Setiap orang bisa meraih kesuksesan jika memiliki tekad yang kuat.

Buat sesuatu yang nyata

Bisnis tidak akan terwujud jika hanya dipikirkan saja. Buatlah pikiran tersebut menjadi wujud yang nyata. Rencana itu bagus, namun alangkah lebih bagus jika Anda menerapkan rencana-rencana tersebut secara langsung. Jika takut menemui halangan atau kesalahan di tengah jalan, jangan khawatir. Itu sudah merupakan hal yang umum terjadi di dalam dunia bisnis.

Tidak ada sebuah rencana yang betul-betul sempurna dalam dunia ini. Semua pasti akan mempunyai celah di bagian-bagian tertentu. Sebagai manusia biasa, wajar jika kita memiliki kesalahan dalam merencanakan sesuatu. Mungkin hal yang bisa Anda lakukan hanyalah meminimalisasi kesalahan yang ada. Jadi, setelah rencana sudah tersusun, langsung saja jalankan rencana tersebut. Anda dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada sepanjang perjalanan bisnis.

Kerahkan semua kemampuan Anda

Usaha kecil ini merupakan mimpi yang besar. Jika benar-benar menginginkannya, tentu harus berusaha untuk mewujudkannya. Kerahkan semua kemampuan yang ada untuk menjalankan serta mengembangkan bisnis tersebut. Tidak hanya kemampuan saja, sumbangkan waktu yang Anda miliki untuk memikirkan usaha tersebut serta memperbaiknya agar semakin menjadi baik. Fokuslah dengan bisnis Anda.

Usirlah rasa malas dari dalam diri Anda. Rasa malas merupakan salah satu penyebab jatuhnya sebuah rencana bisnis yang telah dibuat dengan matang. Jangan suka menunda sebuah pekerjaan. Menunda perkerjaan atau malas sama artinya dengan menunda, bahkan membatalkan kesuksesan yang seharusnya bisa diraih. Anda harus memberikan rasa totalitas pada proyek bisnis yang sedang digeluti sekarang ini.

Jangan menjual nama, tapi jual kualitas

Nama usaha memang penting untuk bisa menarik perhatian pelanggan. Namun, alangkah baiknya jika nama yang indah tersebut diimbangi oleh kualitas yang bagus juga. Percuma jika nama usaha sudah keren, tetapi kualitas yang diberikan jelek. Pelanggan tidak membeli nama, tetapi membeli produk yang dijual. Lebih baik nama usaha tersebut biasa saja tetapi kualitasnya terjamin.

Selalu utamakan kualitas yang diberikan dulu sebelum nama yang bagus. Tetapi, jangan sampai Anda asal dalam memberikan nama bagi usaha Anda. Berikan nama yang biasa saja tetapi memiliki arti. Hal yang paling bagus adalah jika nama bagus dan unik, kualitas juga bagus serta tiada duanya. Hal ini susah diperoleh, tetapi tidak mustahil untuk dilakukan.

Ketahui hal dasar dalam berbisnis

Sebuah bisnis seperti mobil yang sedang dikendarai oleh seseorang. Jika orang tersebut hanya diam saja sambil memandang ke arah jalan tanpa mengerti cara mengemudikan sebuah mobil, lama-kelamaan mobil tersebut akan menabrak dan rusak. Tentu si pengemudi harus memegang setir dengan baik dan mengarahkan mobil tersebut agar sampai tujuan dengan selamat. Ilustrasi ini sama saja dengan melakukan bisnis.

Anda harus mengetahui cara berbisnis sebelum mulai terjun dalam dunia bisnis. Anda tidak diwajibkan memiliki pengetahuan yang sempurna untuk berbisnis. Paling tidak, ketahuilah hal-hal dasar seperti bagaimana cara bernegosiasi, bagaimana cara mendapatkan suplier yang murah, serta bagaimana cara menghitung uang. Lebih bagus jika Anda menguasai pengetahuan yang cukup dalam berbisnis.

Gunakan teknologi terbaru

Gunakan teknologi yang sudah ada untuk membantu jalannya bisnis Anda. Selain itu, harga teknologi sekarang sudah terjangkau. Teknologi dapat Anda manfaatkan dalam operasional di dalam perusahaan, maupun untuk media promosi. Ikuti perkembangan teknologi yang ada serta tren teknologi yang banyak digunakan agar perusahaan selalu memiliki informasi yang paling baru. Manfaatkan teknologi, namun jangan sampai dimanfaatkan olehnya. 

Jaga hubungan baik dengan supplier

Usaha Anda tidak akan berjalan mulus tanpa bantuan serta dukungan dari para suplier. Seberapa kecil atau besar ukuran usaha, selalu jaga hubungan baik dengan suplier. Jika hubungan yang dibina baik, tentu supplier akan selalu memberitahukan informasi terbaru pada Anda. Tidak hanya itu, supplier akan melayani serta merespon permintaan dengan ramah. Mungkin saja jika hubungan sudah sangat baik, supplier bisa memberi keringanan kredit terhadap perusahaan Anda.

Rekrut karyawan yang  berpotensial

Para pegawai juga turut mengambil peranan penting dalam sebuah usaha. Apalagi jika usaha masih kecil, tentu para pekerja yang direkrut harus yang profesional agar pelanggan tidak memandang sebelah mata. Rekrutlah para pekerja yang baik dalam bidangnya. Tidak masalah jika perlu memberi bayaran sedikit lebih mahal daripada pegawai pada umumnya. Lebih baik Anda mengeluarkan gaji sedikit lebih banyak agar dapat mendatangkan lebih banyak pelanggan.

Sebagai permulaan, carilah partner

Sebagai orang pemula dalam dunia bisnis, cobalah mencari seorang partner yang bersedia berbagi beban dengan Anda. Jika memungkinkan, carilah partner yang lebih berpengalaman serta baik yang mau mengajari tentang seluk beluk dunia bisnis. Paling penting, carilah partner yang jujur agar saling terbuka ketika menjalankan bisnis. Tentu Anda juga harus menjaga relasi dengan partner tersebut agar hubungan bisnis langgeng.

Semangat yang kuat

Tekad yang kuat akan menjadi hasil yang sangat bagus jika diimbangii oleh semangat yang berkobar juga. Pastikan bahwa Anda memiliki semangat yang tak pernah redup meskipun dihalangi oleh berbagai macam permasalahan. Jangan mudah menyerah, mungkin saja kesuksesan tinggal selangkah lagi di depan. Ingatlah bahwa Anda sudah berjalan sejauh ini, jadi tidak ada alasan untuk berhenti, apalagi kembali dari awal.

Demikian artikel tentang cara yang dapat dilakukan oleh pebisnis agar mencapai kesuksesan dalam berbisnis. Semoga bermanfaat bagi para pembaca. Selamat berbisnis!

7 Cara Melihat Peluang yang Dapat Tingkatkan Performa Bisnis

Cara mendapatkan sebuah peluang merupakan sebuah pertanyaan yang sering diutarakan oleh para calon pengusaha. Satu hal yang pasti, tidak mungkin Anda bisa menunggu peluang. Peluang tidak akan datang menghampiri dengan sendirinya jika Anda hanya duduk-duduk memandang ke arah langit atau melamun. Peluang hanya akan datang pada orang-orang yang berpikir serta berusaha mencari peluang tersebut.

Untuk mendapatkan peluang, Anda bisa memulai dengan membuka pikiran terhadap hal baru. Hal ini mungkin tidak dapat dijelaskan dengan perkataan, karena harus mencoba melakukan ini dengan pikiran Anda sendiri. Jangan terperangkap dengan pemikiran Anda sendiri.

Banyak hal didunia ini yang jauh lebih hebat maupun jauh lebih buruk daripada yang Anda bayangkan. Peluang terletak diluar pikiran Anda, jadi ikutlah menjelajah di luar pikiran untuk meraihnya.

Ada banyak faktor yang menyebabkan orang tidak bisa melihat sebuah peluang. Sering kali orang berpikir, hal ini mustahil untuk dilakukan. Padahal, mereka bahkan belum mencoba untuk melakukannya. Bagaimana mengetahui hal tersebut mustahil atau tidak mungkin dilakukan jika tidak dicoba terlebih dahulu? Artikel ini akan mencoba membuka pikiran Anda untuk mendapatkan peluang.

Perhatikan keadaan di sekitar

Salah satu mencari peluang adalah dengan berjalan-jalan. Ketika berjalan, jangan berpikir kosong serta berjalan lurus begitu saja. Hal ini hanya membuang waktu dan tidak akan mendapatkan peluang dengan cara ini. Cobalah lihat keadaan di sekitar, dan coba buka pikiran Anda terhadap hal-hal baru. Peluang sebetulnya terletak dimanapun Anda melangkah. Anda hanya perlu sedikit perjuangan ekstra untuk dapat melihat peluang tersebut.

Anda akan mendapat banyak informasi penting hanya dengan duduk, melihat, dan mengawasi. Contohnya saja, jika Anda tertarik dengan restoran, Anda bisa duduk disebuah restoran yang terkemuka pada saat jam makan siang. Restoran tersebut tentu akan ramai didatangi orang.

Dari sini, cobalah amati bagaimana cara pelayan melayani pelanggan, serta apa yang biasa pelanggan lakukan di dalam restoran tersebut. Carilah celah dimana restoran tersebut masih belum bisa memenuhi kebutuhan tersembunyi dari pelanggan. Kemudian, tanyakan pada diri Anda sendiri bagaimana cara untuk memenuhi kebutuhan tersembunyi tersebut.

Terdesak dengan kebutuhan

Kekuatan terdesak mungkin adalah kekuatan terbesar yang dimiliki oleh manusia. Jika sudah terdesak, apapun akan dilakukan agar mereka selamat. Bayangkan jika Anda dipecat dari perusahaan tempat Anda bekerja, lalu masih terdapat istri serta anak yang perlu dibiayai untuk hidup.

Tentu Anda akan mencari apapun cara agar bisa memenuhi kebutuhan mereka, contohnya dengan kerja serabutan atau memulai berjualan barang seadanya. Hal ini dilakukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan personal yang tidak dapat ditunda lagi.

Dari kekuatan terdesak inilah, terkadang Anda bisa menjumpai sebuah peluang. Tetapi, tentu peluang yang diambil tidak boleh melanggar aturan yang ada. Jangan sampai menjual obat-obatan terlarang karena sangat membutuhkan uang. Pilihlah peluang yang tidak membahayakan siapapun dan tidak bertentangan dengan hati nurani Anda.

Terkadang, di dalam keadaan terdesak dan memilih untuk mencoba melakukan sesuatu, Anda tidak sadar bahwa sebetulnya sudah menjalankan sebuah peluang. Contohnya saja, karena tidak bekerja, Anda mencoba membuat kue kering dengan aneka bentuk untuk dijual. Sebenarnya, Anda sudah mendapatkan peluang ketika melakukan hal ini. Secara perlahan dan tidak disadari, perlahan usaha kue kering tersebut akan berkembang dan menjadi besar dengan sendirinya.

Baca komentar-komentar dari pelanggan

Peluang juga dapat Anda dapatkan dengan bantuan orang lain. Jadi, tidak harus berpikir keras sendiri. Bagi yang telah memiliki bisnis, coba taruh kotak komentar atau saran di dekat resepsionis atau dimanapun yang dapat dilihat pelanggan. Pelanggan bisa menuliskan keluhan-keluhan mereka serta apa yang mereka harapkan lebih dari usaha Anda. Diantara banyaknya pelanggan yang mengisi kotak tersebut, pasti terdapat sebuah ide brilian yang bisa diperoleh.

Minta saran dari pegawai Anda
Selain dari pelanggan, terkadang pegawai juga bisa memikirkan ide yang brilian. Hal ini disebabkan karena pegawai tersebut berhadapan langsung dengan pelanggan. Dengan mendengarkan saran-saran serta pendapat pegawai tersebut, Anda mungkin bisa mendapatkan sebuah peluang baru. Adakan rapat rutin satu bulan sekali untuk mengumpulkan pendapat dari para pegawai. Agar pegawai bersemangat, berikanlah imbalan seperti bonus setiap mereka menemukan ide bagus yang bisa diterapkan di perusahaan.

Sebagai seorang pengusaha yang baik, Anda harus bisa menghargai pegawai. Jika pegawai merasa dihargai, mereka akan memiliki loyalitas lebih terhadap perusahaan Anda. Hargailah setiap usaha serta pendapat mereka meskipun kedengarannya mustahil atau bodoh. Sekali meremehkan pegawai, maka kecil kemungkinan pegawai akan menyumbangkan suara atau idenya lagi untuk perusahaan.

Renungkan dan pikirkanlah performa bisnis Anda

Berpikir terkadang merupakan jalan yang terbaik. Diri Anda sendirilah yang akan berjuang serta berusaha dalam usaha tersebut. Coba sisihkan waktu untuk sekedar merenungkan hal-hal apa yang Anda mampu lakukan serta apa yang dimiliki untuk memulai sebuah bisnis. Bagi yang sudah berbisnis, renungkan apa saja yang masih kurang dalam bisnis Anda, dan hal apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan atau menghilangkan kekurangan tersebut.

Pelajari kompetitor Anda
Terkadang, peluang bisa didapatkan melalui kompetitor terbesar. Coba amati kegiatan yang telah dilakukan oleh kompetitor selama ini. Anda bisa mendapatkan informasi lebih dengan cara berpura-pura menjadi pelanggan baru ditempat kompetitor. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan meminta pendapat dari para pelanggan yang sering menggunakan atau memakai jasa kompetitor Anda.

Melalui survey atau informasi yang Anda miliki, pelajari apa kekurangan kompetitor. Lalu, jadikan itu sebuah kelebihan di dalam usaha Anda. Jadi, pelanggan akan melihat kualitas yang lebih dari perusahaan Anda dibandingkan dengan kompetitor. Ambillah sebuah peluang baru dari kelemahan kompetitor. Hal ini sangat umum dilakukan dalam bisnis pada umumnya.

Ketahuilah tren yang sudah ada

Terkadang, tren juga mempengaruhi kesuksesan dalam berbisnis. Pahamilah tren yang sedang terjadi di tengah masyarakat sekarang ini. Lalu manfaatkan tren yang sudah ada tersebut. Contohnya saja, sekarang banyak sekali orang yang menginginkan hidup sehat tetapi tidak perlu usaha yang keras untuk mendapatkannya. Banyak pebisnis yang menyadari hal ini dengan meluncurkan produk-produk kesehatan yang enak dikonsumsi, contohnya saja juice detox. Jadi, tren yang ada juga bisa memberikan peluang-peluang baru bagi Anda.

Semakin Anda berusaha untuk mempelajari dunia di sekitar, semakin besar kemungkinan untuk memperoleh sebuah peluang. Mulai saat ini, coba terapkan tujuh cara yang telah ada di artikel ini. Mulailah mencari peluang, jangan sekedar menunggunya dalam diam. Ayo, bergeraklah sekarang juga! Peluang terdekat mungkin berada tepat disebelah Anda!

Belajar dari Kisah Sukses Adam Nova

Keberuntungan memang selalu ada. Namun jika tidak diimbangi dengan kerja keras, keberuntungan akan menjadi sia-sia belaka. Kesuksesan hanya akan menghampiri orang yang berusaha. Hal ini telah dibuktikan oleh Adam Nova, seorang pria asal Jawa Barat yang mau berusaha dan jeli melihat peluang. Pilihan Adam untuk berbisnis jatuh pada usaha pijat refleksi, karena dia merasa usaha refleksi mempunyai masa depan cerah untuknya.

Meskipun usaha pijat refleksi sudah ada dimana-mana, Adam sama sekali tidak khawatir. Dia menciptakan sebuah sistem yang berbeda di pijat refleksinya agar lebih menonjol di banding lainnya. Ide ini bermula pada tahun 2010 ketika Adam sedang dipijat disebuah tempat refleksi. Saat ini, Adam telah berhasil membangun usaha refleksinya dengan sukses. Yuk, kita belajar cara menuju kesuksesan lewat cerita Adam!

Senang bertanya

Adam pada dasarnya adalah orang yang suka bertanya. Ketika Adam sedang dipijat di salah satu tempat refleksi yang berada di Jawa Barat, dia bertanya-tanya ke pegawai di tempat refleksi itu. Berbagai macam pertanyaan dilontarkan oleh Adam. Akhirnya, setelah bertanya-tanya dan menjadi cukup akrab dengan pegawai refleksi, Adam pun mendapat nomor telepon dari pemilik pijat refleksi tersebut. Semenjak itulah Adam mendapatkan titik cerah untuk masa depannya.

Ingatlah pepatah lama, “malu bertanya sesat dijalan�. Jika saat itu Adam tidak bertanya pada pegawai disana, mungkin saja Adam tidak akan mendapat kesuksesan yang dinikmatinya sekarang ini. Oleh karena itu, banyak-banyaklah bertanya. Tentu saja Anda harus melontarkan pertanyaan yang sewajarnya. Jangan bertanya pertanyaan yang mengarah ke masalah pribadi seperti, siapa pemasok bahan baku usaha refleksi tersebut. Pertanyaan seperti itu tentu tidak akan mendapat jawaban dan akan membuat orang lain curiga dan tidak nyaman.

Gali informasi
Pada saat melontarkan pertanyaan, jangan hanya sekedar bertanya hal umum. Pertanyaan umum memang dapat mendekatkan relasi dengan orang tersebut, namun tidak akan memberikan pelajaran apapun. Malah, Anda hanya membuang-buang waktu saja jika bertanya hal yang tidak penting dan tidak berhubungan dalam pembangunan masa depan yang diimpikan. Jadi, bangunlah pertanyaan yang berkualitas.

Dengan pertanyaan yang berkualitas, Anda akan mendapatkan informasi untuk menjawab rasa penasaran dan memperluas pengetahuan. Hal inilah yang berhasil dilakukan oleh Adam. Adam hanya bertanya perihal pijat terapi secara khusus. Contohnya saja tipe-tipe pelanggan yang datang, kesulitan yang dialami oleh pegawai tersebut, berapa perkiraan biaya sewa tempat, dan lain sebagainya. Dengan informasi yang ada, Adam bisa memperkirakan hal apa saja yang akan dia hadapi ketika membuka pijat refleksi.

Pintar negosiasi

Setelah mendapatkan nomor telepon pemilik refleksi, Adam langsung menghubunginya. Akhirnya, Adam berhasil membuat janji dengan pihak pemilik refleksi tersebut. Adam berkata bahwa dia memang tertarik untuk bisnis pijat. Saat bertemu dengan pemilik usaha refleksi tersebut, Adam bernegosiasi dan bersungguh-sungguh mengutarakan tujuan serta bisnisnya. Sampai akhirnya, pemilik bisnis pijat itu setuju untuk membantu Adam menyediakan segala keperluan untuk membuka bisnis pijat refleksi dengan biaya total 75 juta rupiah.

Keahlian negosiasi memang sangat penting di dunia bisnis. Jika tidak pintar dalam bernegosiasi dan hanya pasrah saja dengan keadaan yang telah ada, usaha Anda tidak akan pernah maju. Contohnya saja, ketika suplier berkata bahwa harga akan naik, jangan mengiyakan begitu saja. Ajukan nego dengan berkata bahwa Anda adalah langganan lama, tolong berikan harga khusus, dan lainnya. Bila sama sekali tidak memiliki kemampuan bernegosiasi, berlatihlah dengan keluarga Anda mulai dari sekarang.

Angkat sebuah konsep yang berbeda

Pijat refleksi sudah menyebar dimana-mana dan kebanyakan memberikan konsep serta pelayanan yang sama. Tidak hanya itu, pijat refleksi identik dengan pijat plus plus atau tidak senonoh. Mengetahui hal tersebut, Adam berusaha membuat sesuatu yang berbeda. Adam pun membuat bisnis refleksi dengan konsep syariah. Artinya, para pelanggan pria akan dipijat oleh pria, sedangkan pelanggan perempuan akan dipijat oleh perempuan. Selain itu, tempat untuk pijat pun terpisah.

Dalam sebuah bisnis, konsep juga memegang peranan penting. Jika konsep tersebut banyak ditemui di kompetitor lainnya, tentu saja usaha menjadi tidak menarik di mata pelanggan. Buatlah pelanggan memiliki rasa penasaran yang lebih untuk mengunjungi tempat refleksi Anda. Cari peluang atau kebutuhan yang belum bisa dipenuhi oleh kompetitor lainnya.

Perencanaan yang matang

Setelah berhasil bekerja sama dengan pemilik usaha refleksi tersebut, Adam mulai menyusun rencana dengan matang. Adam sudah memikirkan pelayanan yang akan disediakan, mulai dari pijat tradisional, totok wajah, lulur, dan tidak lupa refleksi. Selain memikirkan pelayanan yang akan diberikan, Adam juga membuat rencana anggaran biaya. Adam menyusun semuanya dengan detail dan bersemangat. Nama tempat refleksi pun tidak lupa dibuat, yaitu Tomura Pijat Syariah.

Undang para investor

Adam menaikkan total rancangan biaya investasi sedemikian rupa menjadi 150 juta rupiah untuk satu outlet. Jadi, ketika mendatangi para investor yang potensial, Adam menjual sebesar 50% sahamnya, yaitu sebesar 75 juta pada investor. Jadi singkat cerita, Adam berhasil mendapatkan modal 75 juta yang ia butuhkan untuk membayar si pemilik usaha refleksi yang dia ajak bekerja sama. Cara ini bukan cara licik, karena Adam tidak melakukan penipuan. Adam hanya memikirkan cara yang berbeda serta cerdik agar dia bisa mendapatkan modal.  

Kembangkan bisnis yang telah ada

Setelah usaha refleksi pertamanya memberikan hasil yang memuaskan, Adam tidak berpuas diri. Adam mulai mengembangkan usaha refleksinya dengan sistem waralaba. Sekarang ini, sudah terdapat 6 cabang dari Tomura Pijat Syariah, 2 diantaranya adalah milik Adam, sedangkan 4 lainnya milik dari rekan kerjanya dengan sistem bagi hasil. Usaha refleksinya sudah bisa berjalan sendiri tanpa bantuan pemilik usaha refleksi yang sebelumnya Adam ajak bekerja sama. Dia sudah bisa melakukan usaha ini secara independen.

Rekrut karyawan handal

Untuk memenuhi kebutuhan serta kepuasan pelanggan, Adam hanya memilih karyawan-karyawan yang handal. Karyawan tersebut dipilih Adam dengan seleksi tertentu. Satu hal yang pasti, karyawan tersebut harus mengetahui teknik pijat dan bisa memijat dengan baik. Karyawan itu juga harus ramah dalam melayani pelanggan. Dengan merekrut karyawan-karyawan handal, usaha pijat Adam pun semakin disukai oleh pelanggan.

Tidak perlu keahlian, yang penting berusaha

Hal terunik dari seorang Adam Nova adalah dia sama sekali tidak memahami soal teknik pijat. Namun dia telah berhasil dalam dunia pijat refleksi, bahkan sampai mempunyai cabang di berbagai tempat. Mengagetkan sekali bukan? Hal ini menunjukkan bahwa Anda tidak memerlukan keahlian dalam bidang usaha yang mau ditekuni. Hal yang paling penting adalah berjuang dan berusaha. Tidak ada satupun hal yang mustahil.

Demikian artikel tentang pengalaman bisnis dari Adam Nova yang mengawali masa depannya dengan berbisnis pijat refleksi. Sebenarnya semua orang bisa menjalankan bisnis. Asalkan mempunyai kemauan yang kuat dan berusaha dengan sebenar-benarnya , maka Anda akan mencapai titik kesuksesan bisnis Anda. Selamat mencoba!

9 Petunjuk Bahwa Anda Berbakat Menjadi Pengusaha Sukses

Setiap orang pasti memiliki keinginan untuk bisa hidup sukses. Namun, tidak semua orang berusaha untuk menggapai kesuksesan tersebut. Hanya orang dengan ciri-ciri tertentu yang mau berjuang untuk perubahan nasibnya. Nah, orang-orang sukses tersebut biasanya memiliki ciri-ciri  yang hampir sama. Penasaran apa saja ciri-cirinya? Yuk, simak artikel ini!

Banyak memiliki ide

Ide merupakan permulaan awal dari sebuah usaha. Jika tidak ada ide, darimana Anda akan mempunyai pikiran untuk membuka usaha tersebut? Meskipun ide tersebut terdengar gila atau mustahil, selalu catat ide yang terlintas di benak Anda. Setelah mencatat ide-ide yang didapatkan, tiap malam coba pilah ide tersebut satu per satu. Jika memang terdapat ide yang tidak masuk akal, maka hapuslah ide tersebut. Kembangkan ide yang benar-benar bagus saja.

Seorang pebisnis sukses pasti memiliki ide yang banyak. Ide ini tentu didapatkan dengan cara melihat keadaan pasar serta banyak mengikuti perkembangan tentang bidang bisnis yang disenangi. Jika seorang pebisnis tidak memiliki ide, otomatis bisnis yang dijalankan tidak memiliki inovasi dan tidak dapat berkembang. Mulai sekarang, cermati keadaan sekitar agar bisa mendapatkan ide-ide brilian.

Imajinasi tinggi

Pebisnis sukses awalnya memiliki mimpi yang begitu besar. Mereka memiliki gambaran tentang bisnis yang akan mereka jalani. Tetapi, jangan hanya imajinasi saja, Anda juga harus mampu mewujudkannya dalam dunia nyata. Imajinasi bisa mendukung munculnya ide-ide baru yang bagus. Jadi, jangan pernah takut untuk bermimpi dan berimajinasi, karena hal tersebut merupakan salah satu elemen dalam kesuksesan.

Miliki hasrat di bidang tersebut

Jika sudah benci terhadap suatu kegiatan, pasti akan terasa berat sekali ketika harus menjalani hal tersebut. Contohnya saja, Anda tidak suka dengan hal yang berbau finansial. Namun, pekerjaan yang saat ini Anda lakukan adalah menjadi pegawai akutansi di suatu perusahaan. Tentu saja Anda akan sangat tersiksa setiap harinya dan hasil yang diberikan pasti tidak akan maksimal bahkan jelek.

Carilah suatu bidang bisnis yang benar-benar Anda sukai. Jika suka berpergian, maka bukalah bisnis yang berhubungan dengan hal tersebut, contohnya saja bisnis tour. Jika Anda senang dalam bidang tersebut, tentu akan terasa lebih ringan meskipun banyak rintangan yang menghadang. Anda juga akan berbisnis dengan sepenuh hati.

Semangat yang tinggi

Tidak ada jalan yang mulus dalam berbisnis. Pasti banyak halangan yang akan dihadapi di dalam setiap perjalanan bisnis, termasuk bisnis yang sudah sukses. Oleh karena itu, semangat sangat diperlukan didalam bisnis. Betapapun sulitnya tantangan yang dihadapi, tetaplah bersemangat. Dengan semangat yang berkobar, Anda akan menyelesaikan permasalahan yang ada.

Semangat ini bisa didapatkan dari berbagai macam hal. Jika anda memang mencintai bisnis tersebut, tentu semangat yang dimiliki akan tinggi juga. Dukungan dari pihak terdekat seperti orang tua, sahabat, serta rekan kerja, juga akan memiliki pengaruh sangat besar untuk semangat yang dimiliki. Bayangkan hasil yang akan didapatkan jika Anda mampu bertahan melewati semua permasalahan ini. Katakan pada diri sendiri bahwa jalan menuju kesuksesan tinggal selangkah lagi.

Rajin mencari informasi terkait

Dunia bisnis akan selalu berkembang. Seluruh pemilik bisnis akan mencari cara untuk menjadi yang pertama. Inovasi yang terbaru akan selalu muncul kepermukaan dan meninggalkan mereka yang tidak mengerti apa-apa. Belum lagi persaingan yang semakin sengit dari para kompetitor. Tidak jarang para pengusaha gulung tikar hanya karena mereka terlambat dalam memperoleh informasi yang penting.

Oleh karena itu, Anda harus rajin mengikuti perkembangan di dalam bisnis yang digeluti. Tidak hanya itu saja, ikuti perkembangan berita untuk hal yang mempengaruhi bisnis tersebut. Contohnya saja, berbisnis di bidang pelayaran. Selain mengikuti perkembangan serta inovasi peralatan pada pelayaran, Anda juga wajib mengikuti peraturan pemerintah soal kegiatan ekspor impor yang tentu berpengaruh pada operasional pelayaran Anda.

Senang bergaul

Tidak ada pebisnis sukses yang kuper. Tentu mereka memiliki banyak kenalan serta teman. Di dalam bisnis, dibutuhkan orang lain untuk mendukung serta membantu dalam menjalankan bisnis tersebut. Tidak ada bisnis yang dapat dijalankan hanya dengan diri Anda sendiri. Banyak-banyaklah bergaul dan memiliki teman. Teman-teman Anda memiliki peluang untuk menjadi rekan bisnis Anda suatu hari nanti.

Bergabung dengan komunitas juga merupakan salah satu faktor terpenting. Dengan komunitas, Anda akan memperluas koneksi dan memperbanyak kenalan. Siapa tahu ke depan ada peluang bagus dan bisa menjadi bagian dari peluang tersebut. Selain itu, perkembangan yang terkini juga akan dibagikan diantara komunitas saja. Jadi, mulailah bergabung dengan lingkungan yang potensial.

Selalu bertanya dan belajar

Ingatlah, Anda hanya manusia, dan tidak ada manusia yang ahli dalam segalanya. Pasti ada hal yang tidak diketahui dan tidak ahli dalam melakukannya. Jadi, selalu miliki sifat rendah hati. Rendah hati berbeda dengan rendah diri. Selalu bertanya kepada orang disekitar Anda dan ambil sebuah pelajaran dari setiap cerita tersebut. Jangan merasa bahwa Anda tahu segala macam hal dan menyombongkan diri.

Jangan pernah lelah untuk belajar. Daripada uang yang diperoleh Anda pakai untuk hura-hura, sebaiknya dipakai untuk membeli buku. Buku adalah jendela kehidupan dimana Anda bisa mengembangkan pengetahuan di dalam dunia bisnis. Jika tidak suka membaca, sekarang banyak media sosial yang menyediakan berbagai berita terkini dengan gambar agar tidak mudah bosan.

Mau bekerja keras

Dunia bisnis merupakan dunia yang kejam, tidak indah seperti di buku. Anda akan menghadapi masalah dengan suplier, pelanggan, bahkan terkadang diri sendiri. Jangan pernah menganggap enteng sebuah masalah dan selesaikan saat itu juga. Hindari rasa malas serta berpikir masa bodoh. Bekerja keraslah dari sekarang untuk membangun masa depan impian Anda.

Sebesar apapun masalah yang dihadapi, jangan merasa takut. Jika Anda mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki, pasti akan membuahkan hasil. Kuncinya satu, sabarlah sedikit dalam menanti hasilnya. Anda akan mendapatkan penghargaan atau hasil yang layak dari jerih payah anda selama ini.

Miliki perencaan serta tujuan yang jelas

Orang yang tidak memiliki rencana dalam hidupnya sama saja seperti mayat berjalan. Mereka tidak tahu arah tujuan hidup mereka dan terseret dengan arus yang ada. Anda harus memiliki tujuan yang jelas dalam hidup Anda dan memikirkan bagaimana cara meraihnya. Buatlah perencanaan yang matang sebelum melangkah lebih jauh agar tidak tersesat dijalan.

Meskipun Anda tidak memiliki ciri-ciri diatas, jangan mudah menyerah. Sekarang ini banyak media serta fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk membentuk diri sendiri. Anda dapat belajar banyak serta berkumpul di komunitas yang dapat menambah pengetahuan serta kemampuan di dalam diri Anda. Satu hal yang perlu diingat, semua orang memiliki peluang yang sama untuk meraih kesuksesan. Hanya perlu tekad serta usaha yang kuat untuk mewujudkannya.

9 Kesalahan yang Sering Dilakukan Usaha Kecil

Dalam melakukan bisnis, setiap orang tentu tidak ingin melakukan kesalahan. Semua membuat rancangan ide serta perencanaan untuk masa depan bisnis mereka. Meskipun usaha yang dimiliki masih kecil, tidak ada salahnya memiliki angan-angan yang besar. Untuk artikel bagaimana cara meraih kesuksesan dalam memulai usaha kecil, bisa lihat disini (link ke artikel no.12). Setelah mengetahui bagaimana meraih kesuksesan, Anda patut mempelajari pula kesalahan apa yang sering dilakukan oleh sebuah usaha kecil.

Tidak jarang orang berasumsi bahwa mengatur sebuah usaha kecil itu mudah. Usaha besarlah yang sulit untuk diatur. Padahal, asumsi ini tidak sepenuhnya benar. Usaha kecil maupun usaha besar sama-sama memiliki sisi yang sulit untuk diatur. Terkadang, lebih mudah dalam mengatur usaha yang sudah besar karena memiliki sistem yang terkontrol serta sumber daya yang sudah ahli di dalamnya.

Namun, karena orang-orang sudah berpendapat bahwa usaha kecil lebih gampang untuk diatur, maka pengawasan dalam sebuah usaha kecil pun minim. Pemilik usaha pun ikut memandang sebelah mata mengenai hal-hal yang sebenarnya perlu diperbaiki serta diawasi. Tentu Anda tidak ingin melakukan kesalahan yang sama bukan? Jika jawaban Anda iya, maka luangkanlah waktu untuk membaca artikel ini.

Sistem yang diterapkan kuno

Usaha kecil umumnya tidak memanfaatkan teknologi yang telah ada. Mereka masih menerapkan cara-cara kuno dalam penghitungan barang serta pembukuan. Cara kerja mereka pun menjadi lebih lama dan tidak efisien. Hal ini membuat mereka tidak mengetahui apa kekurangan dari bisnis yang telah berjalan. Semua tampak baik-baik saja dari luar, karena sistem yang ada tidak menunjukkan kekurangan dari usaha tersebut.

Mudah berpuas diri

Mudah berpuas diri adalah awal dari kegagalan seseorang. Seringkali pemilik usaha kecil mudah puas dengan apa yang telah didapatkan. Contohnya saja, jika omset bulan ini sudah menembus angka sekian puluh juta, maka bisnis tersebut sudah dianggap sukses. Pemilik bisnis mulai bersantai serta menganggap bisnis tersebut sudah bisa berjalan mandiri tanpa perlu pengawasan. Mereka pun malas-malasan serta terlalu banyak menikmati waktu bersantai.

Padahal, kenyataannya tidak seperti itu. Pengembangan bisnis tidak ada habisnya, sehingga Anda pun tidak boleh memiliki rasa mudah puas. Jika omset sudah meningkat, maka kembangkan usaha dengan cara membuka cabang di tempat lain. Jangan bersantai ketika baru mencapai sesuatu, karena kompetitor di sekeliling Anda sedang menunggu waktu tersebut. Selalu cari kekurangan dari usaha kecil dan kembangkan sayap bisnis ke seluruh penjuru kota.

Tidak ada izin khusus untuk usaha

Ini hal umum yang sering ditemui pada usaha kecil. Umumnya mereka mendirikan usaha tersebut tanpa izin apapun. Pemilik bisnis menganggap bahwa karena bisnisnya kecil, tentu tidak memerlukan izin dari pemerintah. Terkadang usaha kecil tersebut dilakukan atau bertempat di rumah sendiri, sehingga dirasa tidak perlu izin. Perlu diingat bahwa asumsi tersebut salah. Setiap kegiatan bisnis apapun yang Anda lakukan wajib mendapatkan surat izin dari pemerintah agar bisnis tersebut resmi.

Jika Anda adalah pemilik usaha kecil yang merupakan home industry dan Anda memproduksi barang dalam jumlah banyak untuk dikirimkan ke luar kota, ke luar pulau, maupun sampai impor ke negara lain, tentunya wajib memiliki ijin usaha. Pemerintah dapat menutup usaha jika tidak memiliki izin yang resmi. Jika usaha tersebut benar-benar kecil seperti menerima pesanan kue disaat tertentu saja, mungkin tidak perlu untuk mendaftarkannya. Alangkah baiknya jika mendaftarkan bisnis jika belum terdaftar agar bisnis tersebut aman terkendali.

Salahkan minimnya modal yang dimiliki

Kesalahan ini adalah kesalah paling klise yang pernah ada. Daripada mengakui kelemahan yang ada pada diri sendiri, seringkali melemparkannya pada hal lain. Contohnya saja modal yang Anda miliki. Sebagai pengusaha bisnis kecil, tentu modal yang dipunyai tentu minim. Banyak orang yang mengeluhkan minimnya modal yang mereka miliki. Padahal, modal sebenarnya bukanlah penghalang bagi kita untuk sukses dalam dunia bisnis.

Kesuksesan tidak diukur hanya dari modal yang kita punya saja, tetapi dari banyak faktor lainnya. Jika modal yang dimiliki sangat banyak, percuma jika tidak bisa memanfaatkan modal tersebut dengan baik. Cara operasional serta pengaturan modal juga sangat berpengaruh dalam jalannya sebuah bisnis. Jadi jangan pernah menyalahkan modal, namun salahkan diri Anda sendiri yang kurang berusaha.

Paling penting harga murah

Harga murah memang penting, namun bukan berarti barang tersebut murahan. Kata lain dari murahan adalah barang yang tidak berkualitas. Sedangkan arti kata murah berarti barang yang mungkin berkualitas, dengan harga terjangkau. Jadi, harga murah saja tidak cukup. Harga tersebut harus diimbangi dengan kualitas yang sesuai, kalau bisa lebih.

Pelanggan mungkin akan tertarik membeli dengan melihat harga terlebih dahulu pada saat pertama mencoba. Namun, jika kualitas produk yang mereka dapatkan jelek, tentu tidak akan dibeli lagi meskipun harganya sangat murah. Lebih baik anda menjual dengan harga yang sedikit lebih mahal namun berkualitas agar pelanggan setia. Ingatlah, kualitas yang selalu nomor satu.

Pelit terhadap pelanggan

Usaha kecil yang baru Anda mulai tentu saja memiliki omset yang tidak begitu banyak. Minimnya pendapatan yang masuk akan membuat Anda pelit dengan pelanggan. Hal ini sangat tidak bijaksana untuk dilakukan. Jangan pernah pelit terhadap pelanggan, berikan sebuah hadiah atau diskon dalam sekali tempo. Jika terlalu pelit serta tidak pernah memberikan potongan apapun ketika pelanggan mengambil dalam jumlah yang lumayan banyak, pelanggan tentu berpikir dua kali untuk kembali ke tempat Anda.

Sumber daya manusia tidak dikelola dengan baik

Usaha kecil tentu akan mencari pegawai yang cukup terjangkau biayanya. Seringkali pegawai dengan bayaran yang terjangkau tidak memiliki kemampuan yang ahli. Tidak jarang pemilik usaha kecil cuek dengan keadaan tersebut. Mereka merasa bahwa selama terdapat karyawan yang menjaga usaha, maka urusan pun sudah beres. Hal ini sama sekali tidak benar, Anda tentu harus melatih pegawai secara rutin agar pelanggan terlayani dengan baik.

Tidak melakukan promosi 

Usaha kecil Anda hanya toko kelontong kecil di pinggir jalan. Seringkali untuk kasus yang seperti ini, mereka merasa bahwa tidak perlu melakukan promosi apapun karena skala usaha yang sangat kecil. Di zaman digital, hal ini sepenuhnya salah. Sekecil apapun lingkup usaha Anda, lakukan promosi gratis mulai dari obrolan sesama tetangga sampai media sosial.

Malas mencari supplier

Seringkali para pemilik usaha kecil tidak mencari supplier tambahan untuk usaha mereka. Mereka menganggap bahwa memiliki supplier yang sekarang sudah cukup. Mereka tidak berusaha mencari supplier yang lebih besar, bahkan siapa tahu memiliki harga yang lebih murah. Jangan sampai malas mencari supplier. Carilah supplier yang benar-benar profesional serta memberikan harga yang paling terjangkau untuk usaha Anda.

Nah, setelah Anda mengetahui beberapa kesalahan yang sering dilakukan para pelaku bisnis kecil, apa yang seharusnya dilakukan? Pastinya Anda akan menghindari beberapa hal tersebut kan?

6 Kesalahan dalam Berbisnis

Indonesia sekarang memiliki banyak sekali pengusaha dari usaha kecil hingga besar. Banyak diantaranya yang hanya coba-coba saja dalam berbisnis dan ada yang memang serius dalam menekuni bisnis. Ada juga yang berbisnis karena orang tua mereka mempunyai uang dan sanggup memberikan modal. Apapun keputusan yang dibuat, tujuan mereka semua satu, yaitu untuk memperbaiki hidup serta menjadi orang sukses. Mereka berlomba-lomba merebut peluang yang tersedia.

Banyak orang menganggap awal dari permulaan bisnis adalah hal yang paling penting dan harus dipikirkan dengan baik. Padahal, pemikiran tersebut adalah pemikiran yang salah. Setiap langkah yang diambil dalam berbisnis semuanya penting dan memiliki pengaruh terhadap sukses atau tidaknya bisnis yang dijalankan. Tidak jarang pengusaha yang gagal di tengah jalan karena menganggap masa perjuangannya telah berakhir ketika bisnis sudah berjalan dengan baik. Untuk menghindari kegagalan, berikut 6 kesalahan dalam berbisnis yang patut dipelajari dan dihindari.

Terlalu percaya diri dengan produk yang dimiliki

Setiap orang pasti menganggap bahwa ide yang mereka pikirkan merupakan ide yang bagus. Jika ide tersebut diwujudkan, mereka berpikir tentu produk akan laku dipasaran dan bisa menjadi orang yang sukses. Sifat terlalu yakin dengan ide diri sendiri inilah yang terkadang bisa membuat gagal. Anda akan mengeluarkan modal yang begitu banyak, bahkan sampai pinjam kesana-sini untuk mewujudkan ide brilian tersebut. Padahal, belum tentu sebuah ide yang bagus dapat diterima oleh pelanggan.

Jangan heran ketika Anda meluncurkan produk tersebut, tidak ada satu orang pun yang membelinya. Contohnya saja, Anda memiliki ide untuk membuat air mineral berwarna-warni. Ide ini memang lain daripada yang lain, juga membuat orang senang melihat warnanya. Namun, pelanggan tidak membutuhkan hal seperti itu. Pelanggan hanya membutuhkan air mineral yang terjamin kebersihannya. Jadi, ide yang bagus akan menjadi sia-sia jika hal tersebut tidak dibutuhkan oleh pelanggan.

Untuk menghindari hal diatas, Anda bisa mencari tahu terlebih dahulu apa yang pelanggan inginkan. Buatlah survey mengenai bidang yang Anda minati, lalu coba tanyakan jika produk tersebut diluncurkan, bagaimana reaksi mereka. Kalau perlu, wawancarai beberapa orang yang ahli dalam bidang tersebut. Mempunyai ide adalah langkah yang bagus, namun perlu dibentuk agar bisa mengenai target yang tepat.

Terlalu terburu-buru dan tidak memiliki perencanaan yang baik

Saat bisnis dirasa sudah mulai memberikan hasil yang nyata, tentu Anda ingin mengembangkan bisnis tersebut lebih dan lebih lagi. Hal ini merupakan hasrat atau naluri yang dimiliki oleh setiap manusia. Seringkali hal ini pula yang menyebabkan bisnis Anda bisa kandas di tengah jalan. Lebih parahnya lagi, bisnis ini bisa meninggalkan hutang yang besar bagi Anda. Kecepatan memang diperlukan dalam bisnis, namun terlalu cepat bisa membuat bisnis tersandung.

Contohnya saja, Anda memiliki bisnis rental dengan modal 2 mobil. Bisnis itu sudah berkembang dan memerlukan mobil tambahan. Padahal, tambahan 4 mobil saja sudah cukup, namun Anda menambah sampai 50 mobil dengan cara kredit. Bukannya mendapatkan untung, justru akan mendapatkan hutang. Memang contoh ini cukup ekstrim, tetapi diperlukan agar Anda bisa mengingatnya dengan baik.

Sama seperti halnya ketika belajar mengendarai mobil. Pertama-tama, tentu harus mengenali satu per satu yang perlu diperhatikan dalam menyetir mobil. Kedua, Anda harus banyak latihan dengan menggunakan mobil tersebut agar lancar. Tidak mungkin Anda langsung mengendarai mobil dengan kecepatan penuh tanpa membangun pengetahuan sedikit demi sedikit mengenai mobil. Hal ini pulalah yang patut Anda terapkan dalam berbisnis.

Satu keahlian sudah dianggap cukup

Banyak yang memiliki pikiran bahwa jika sudah ada keahlian dalam bidang bisnis tersebut, maka bisnis pun akan sukses. Contohnya saja, Anda yakin bahwa membuka bisnis restoran akan sukses karena Anda pintar dalam memasak. Padahal, hal ini belum tentu sepenuhnya benar. Pemikiran ini merupakan salah satu alasan mengapa banyak bisnis yang kandas di tengah jalan. Banyak faktor yang mempengaruhi kesuksesan dalam berbisnis.

Berbisnis meliputi banyak hal, di antaranya adalah supplier, pelanggan, bahan baku, pelayanan, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak hal tersebut, jika hanya memiliki keahlian dalam operasionalnya saja, tentu bisnis akan timpang sebelah. Jadi, Anda harus banyak belajar agar bisa menjadi seorang pebisnis yang sukses.  Selain itu, Anda bisa merekrut atau mengajak teman yang bisa melengkapi keahlian satu sama lain untuk menjadi rekan bisnis.

Pengambilan penawaran yang tidak logis

Rasa semangat yang menggebu-gebu itu diperlukan dalam berbisnis. Tetap saja, logika yang benar harus mengikuti di belakangnya. Terkadang ada penawaran yang menggiurkan seperti investasikan uang Anda dan dapatkan sepuluh kali lipat dalam waktu satu bulan. Semua orang memang menginginkan untung yang sebesar-besarnya, namun jangan sampai berpikir irasional serta mengambil keputusan secara emosional.

Tidak ada istilah mendapatkan uang mudah didalam berbisnis. Pasti ada risiko yang menanti di depan mata. Oleh karena itu, selalu teliti dan pelajari sebelum mengambil sebuah keputusan. Lebih baik Anda memikirkan dengan matang sebelum menyesal di akhir. Penawaran yang baik pasti memiliki untung rugi yang sama untuk kedua belah pihak serta berasal dari sumber yang jelas.

Tidak mempunyai rencana cadangan

Ketika ide yang didapat sudah bisa diterima serta bisnis sudah berjalan lancar, jangan mudah bersantai dan berpuas diri. Anda harus tetap berwaspada dan membuat rencana lainnya. Siapa tahu sewaktu-waktu memperoleh masalah mendadak, Anda sudah siap menghadapinya. Berdiam diri tidak akan membuat bisnis sukses, malah kompetitor akan melahap bisnis tersebut secara perlahan.

Hal ini sudah terbukti di berbagai macam industri, contohnya saja di industri obat. Dahulu, masyarakat bersedia meminum obat yang pahit dan tidak enak rasanya karena tidak memiliki pilihan lain. Sekarang, para produsen obat pahit gulung tikar karena kompetitor mereka memberikan pilihan yang lebih baik. Tersedia obat dengan berbagai macam rasa yang enak ketika dikonsumsi.

Intinya, jangan mudah berpuas diri. Terus lakukan inovasi untuk mengembangkan produk Anda agar tidak kalah oleh kompetitor yang baru masuk. Mintalah pendapat pada pelanggan agar Anda mengerti apa yang masih kurang dari produk tersebut. Selalu sediakan rencana lain untuk menanggulangi kompetitor yang berkeliaran.

Uang habis 

Uang habis disini adalah sama sekali tidak memiliki uang cash di kasir. Hal ini mungkin saja disebabkan oleh para pelanggan yang sering hutang atau menggunakan kartu kredit untuk membayar apa yang mereka beli. Padahal, uang cash tersebut seperti darah yang mengalir dalam bisnis. Jika aliran uang terhenti, tentu bisnis akan tersendat. Anda memerlukan uang cash untuk membayar biaya operasional serta karyawan Anda.  Jadi, aturlah keuangan dengan baik dan pancing pelanggan agar membayar dengan uang cash.

Demikianlah 6 kesalahan yang sering dilakukan oleh pebisnis pada umumnya. Ketika Anda sudah mengetahui 6 kesalahan ini, pastinya Anda akan berusaha meninggalkannya bukan? Usahakan ketika berbisnis, jauhi keenam kesalahan fatal ini agar bisnis yang Anda jalankan berjalan dengan lancar dan sukses mendunia.